Senin, 6 Mei 2030
Karena Kenyang
Warung yang membagikan makan gratis selalu ramai. Tetapi coba tanyakan pelan-pelan kepada yang antre: yang dicari masakannya, pemiliknya, atau gratisnya?
Orang banyak menyeberangi danau demi mencari Yesus. Kelihatannya rajin sekali. Namun Yesus membaca isi hati mereka: 'Kamu mencari Aku bukan karena kamu telah melihat tanda-tanda, melainkan karena kamu telah makan roti itu dan kamu kenyang.' Mereka mencari pemberian, bukan Pemberinya.
Kita pun perlu jujur. Doa kita sering ramai justru ketika sedang butuh: menjelang ujian, saat sakit, waktu dagangan sepi. Setelah kenyang, sepi lagi. Menariknya, Yesus tidak mengusir para pencari roti itu. Ia mengajak mereka naik kelas: 'Bekerjalah, bukan untuk makanan yang akan dapat binasa, melainkan untuk makanan yang bertahan sampai kepada hidup yang kekal.'
Dan ketika mereka bertanya pekerjaan apa itu, jawabannya mengejutkan karena sederhana: percayalah kepada Dia yang diutus Allah. Percaya juga pada hari-hari kita tidak sedang lapar. Setia juga ketika tidak sedang perlu.
Kalau semua permintaanku hari ini dikabulkan, masihkah aku datang kepada-Nya besok pagi?
Tuhan, aku sering mencari tangan-Mu dan lupa menatap wajah-Mu. Ajarilah aku mencintai-Mu, bukan hanya pemberian-Mu. Amin.