‹ Semua renungan

Senin, 24 Desember 2029

Yang Datang Melompat

Sepanjang hari ini banyak rumah sibuk menanti. Ada yang menunggu anak yang pulang dari perantauan, ada yang menyiapkan kamar untuk tamu tercinta. Malam Natal punya rasa penantian yang khas: seseorang yang kita rindukan sedang dalam perjalanan menuju kita.

Kidung Agung melukiskan penantian itu dengan gembira. "Dengarlah! Kekasihku! Lihatlah, ia datang, melompat-lompat di atas gunung-gunung, meloncat-loncat di atas bukit-bukit." Yang dinanti tidak datang lesu dan terpaksa. Ia datang melompat, seperti orang yang tak sabar untuk sampai. "Musim dingin telah lewat, hujan telah berhenti."

Kemarin kita mendengar Maria berkata ya kepada malaikat. Hari ini Injil menunjukkan apa yang segera ia lakukan sesudahnya: ia berangkat dan langsung berjalan ke pegunungan mengunjungi Elisabet. Yang menerima Tuhan tidak tinggal diam. Ia bergegas membawa-Nya kepada orang lain.

Dan lihat yang terjadi. Begitu salam Maria terdengar, anak dalam rahim Elisabet melonjak kegirangan. Bahkan sebelum Yesus lahir, kehadiran-Nya sudah membuat orang lain melompat, persis seperti kekasih dalam Kidung Agung. Sukacita Natal ternyata menular lewat sapaan yang sederhana.

Malam ini, kepada siapa aku bisa membawa sukacita kedatangan Tuhan, hanya lewat sebuah sapaan?

Tuhan, Engkau datang bergegas mencari kami. Jadikan aku seperti Maria yang membawa-Mu kepada orang lain, sampai hati mereka melonjak oleh kehadiran-Mu. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →