Senin, 24 Desember 2029

Senin IV Adven

Bacaan Misa

Bacaan Pertama Kidung Agung 2:8-14

Dengarlah! Kekasihku! Lihatlah, ia datang, melompat-lompat di atas gunung-gunung, meloncat-loncat di atas bukit-bukit. Kekasihku serupa kijang, atau anak rusa. Lihatlah, ia berdiri di balik dinding kita, sambil menengok-nengok melalui tingkap-tingkap dan melihat dari kisi-kisi. Kekasihku mulai berbicara kepadaku: "Bangunlah manisku, jelitaku, marilah! Karena lihatlah, musim dingin telah lewat, hujan telah berhenti dan sudah lalu. Di ladang telah nampak bunga-bunga, tibalah musim memangkas; bunyi tekukur terdengar di tanah kita. Pohon ara mulai berbuah, dan bunga pohon anggur semerbak baunya. Bangunlah, manisku, jelitaku, marilah! Merpatiku di celah-celah batu, di persembunyian lereng-lereng gunung, perlihatkanlah wajahmu, perdengarkanlah suaramu! Sebab merdu suaramu dan elok wajahmu!"

Mazmur Tanggapan Mazmur 33:2-3,11-12,20-21

Bersyukurlah kepada TUHAN dengan kecapi, bermazmurlah bagi-Nya dengan gambus sepuluh tali!
Nyanyikanlah bagi-Nya nyanyian baru; petiklah kecapi baik-baik dengan sorak-sorai!
tetapi rencana TUHAN tetap selama-lamanya, rancangan hati-Nya turun-temurun.
Berbahagialah bangsa, yang Allahnya ialah TUHAN, suku bangsa yang dipilih-Nya menjadi milik-Nya sendiri!
Jiwa kita menanti-nantikan TUHAN. Dialah penolong kita dan perisai kita!
Ya, karena Dia hati kita bersukacita, sebab kepada nama-Nya yang kudus kita percaya.

Bacaan Injil Lukas 1:39-45

Beberapa waktu kemudian berangkatlah Maria dan langsung berjalan ke pegunungan menuju sebuah kota di Yehuda. Di situ ia masuk ke rumah Zakharia dan memberi salam kepada Elisabet. Dan ketika Elisabet mendengar salam Maria, melonjaklah anak yang di dalam rahimnya dan Elisabetpun penuh dengan Roh Kudus, lalu berseru dengan suara nyaring: "Diberkatilah engkau di antara semua perempuan dan diberkatilah buah rahimmu. Siapakah aku ini sampai ibu Tuhanku datang mengunjungi aku? Sebab sesungguhnya, ketika salammu sampai kepada telingaku, anak yang di dalam rahimku melonjak kegirangan. Dan berbahagialah ia, yang telah percaya, sebab apa yang dikatakan kepadanya dari Tuhan, akan terlaksana."

Renungan

Yang Datang Melompat

Sepanjang hari ini banyak rumah sibuk menanti. Ada yang menunggu anak yang pulang dari perantauan, ada yang menyiapkan kamar untuk tamu tercinta. Malam Natal punya rasa penantian yang khas: seseorang yang kita rindukan sedang dalam perjalanan menuju kita.

Kidung Agung melukiskan penantian itu dengan gembira. "Dengarlah! Kekasihku! Lihatlah, ia datang, melompat-lompat di atas gunung-gunung, meloncat-loncat di atas bukit-bukit." Yang dinanti tidak datang lesu dan terpaksa. Ia datang melompat, seperti orang yang tak sabar untuk sampai. "Musim dingin telah lewat, hujan telah berhenti."

Kemarin kita mendengar Maria berkata ya kepada malaikat. Hari ini Injil menunjukkan apa yang segera ia lakukan sesudahnya: ia berangkat dan langsung berjalan ke pegunungan mengunjungi Elisabet. Yang menerima Tuhan tidak tinggal diam. Ia bergegas membawa-Nya kepada orang lain.

Dan lihat yang terjadi. Begitu salam Maria terdengar, anak dalam rahim Elisabet melonjak kegirangan. Bahkan sebelum Yesus lahir, kehadiran-Nya sudah membuat orang lain melompat, persis seperti kekasih dalam Kidung Agung. Sukacita Natal ternyata menular lewat sapaan yang sederhana.

Malam ini, kepada siapa aku bisa membawa sukacita kedatangan Tuhan, hanya lewat sebuah sapaan?

Tuhan, Engkau datang bergegas mencari kami. Jadikan aku seperti Maria yang membawa-Mu kepada orang lain, sampai hati mereka melonjak oleh kehadiran-Mu. Amin.

Invitatorium

SENIN IV PAGI

Pembukaan

Ant. Marilah kita menyembah Tuhan, raja yang akan datang.

MAZMUR 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karya Ku yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku".

Kemuliaan kepada Bapa...
Seperti pada...

Ant. Marilah kita menyembah Tuhan, raja yang akan datang.

Ibadat Bacaan

Ibadat Bacaan untuk Hari Minggu Adven Keempat, 21 Desember

Ya Allah, datanglah menolongku.

Tuhan, bersegeralah menolongku.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

MADAH

Datanglah, datanglah, Imanuel,
Tebuslah Israel yang tertawan,
Yang merana dalam pembuangan di sini,
Sampai Putra Allah menampakkan diri.
Bersukacitalah! Bersukacitalah! Imanuel
Akan datang kepadamu, hai Israel.

Datanglah, hai Tunas Isai, bebaskanlah
Umat-Mu dari tirani Setan;
Dari kedalaman Neraka selamatkanlah umat-Mu,
Dan berikanlah mereka kemenangan atas maut.
Bersukacitalah! Bersukacitalah! Imanuel
Akan datang kepadamu, hai Israel.

Datanglah, hai Surya Pagi, datanglah dan ceriakanlah
Roh kami dengan kedatangan-Mu di sini;
Singkirkanlah awan-awan malam yang kelam,
Dan halaukanlah bayang-bayang maut.
Bersukacitalah! Bersukacitalah! Imanuel
Akan datang kepadamu, hai Israel.

Datanglah, hai Kunci Daud, datanglah,
Dan bukalah lebar-lebar rumah surgawi kami;
Jadikanlah aman jalan yang menuju ke atas,
Dan tutuplah jalan menuju kesengsaraan.
Bersukacitalah! Bersukacitalah! Imanuel
Akan datang kepadamu, hai Israel.

Datanglah, datanglah, hai Tuhan yang perkasa,
Yang kepada suku-suku-Mu, di puncak Sinai,
Pada zaman dahulu memberikan Taurat,
Dalam awan, dan keagungan, dan kekaguman.
Bersukacitalah! Bersukacitalah! Imanuel
Akan datang kepadamu, hai Israel.

PEMAZMURAN

Ant. 1 Inilah Raja surgawi kita; Ia datang dengan kuasa dan kekuatan untuk menyelamatkan bangsa-bangsa, alleluya.

Mazmur 24

Masuknya Tuhan ke dalam bait-Nya
Kristus membukakan surga bagi kita ketika Ia mengenakan kemanusiaan (Ireneus).

Milik Tuhanlah bumi serta isinya,
dunia dan semua penduduknya.
Sebab Dialah yang mendasarkannya di atas lautan,
dan menegakkannya di atas sungai-sungai.

Ant. Inilah Raja surgawi kita; Ia datang dengan kuasa dan kekuatan untuk menyelamatkan bangsa-bangsa, alleluya.

Siapakah yang boleh naik ke gunung Tuhan?
Siapakah yang boleh berdiri di tempat-Nya yang kudus?
Orang yang bersih tangannya dan murni hatinya,
yang tidak menginginkan hal-hal yang tidak berharga,
yang tidak bersumpah untuk menipu sesamanya.

Ant. Inilah Raja surgawi kita; Ia datang dengan kuasa dan kekuatan untuk menyelamatkan bangsa-bangsa, alleluya.

Ia akan menerima berkat dari Tuhan
dan ganjaran dari Allah yang menyelamatkannya.
Demikianlah orang-orang yang mencari Dia,
mencari wajah Allah Yakub.

Ant. Inilah Raja surgawi kita; Ia datang dengan kuasa dan kekuatan untuk menyelamatkan bangsa-bangsa, alleluya.

Hai pintu-pintu gerbang, angkatlah kepalamu;
terangkatlah, hai pintu-pintu gerbang yang abadi.
Biarlah Raja kemuliaan masuk!

Ant. Inilah Raja surgawi kita; Ia datang dengan kuasa dan kekuatan untuk menyelamatkan bangsa-bangsa, alleluya.

Siapakah Raja kemuliaan itu?
Tuhan, yang perkasa, yang gagah perkasa,
Tuhan, yang gagah perkasa dalam perang.

Ant. Inilah Raja surgawi kita; Ia datang dengan kuasa dan kekuatan untuk menyelamatkan bangsa-bangsa, alleluya.

Hai pintu-pintu gerbang, angkatlah kepalamu;
terangkatlah, hai pintu-pintu gerbang yang abadi.
Biarlah Raja kemuliaan masuk!

Ant. Inilah Raja surgawi kita; Ia datang dengan kuasa dan kekuatan untuk menyelamatkan bangsa-bangsa, alleluya.

Siapakah Dia, Raja kemuliaan itu?
Dia, Tuhan semesta alam,
Dialah Raja kemuliaan.

Ant. Inilah Raja surgawi kita; Ia datang dengan kuasa dan kekuatan untuk menyelamatkan bangsa-bangsa, alleluya.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Doa Mazmur
Ketika Putra-Mu dihukum secara tidak adil, ya Tuhan Allah, dan dikelilingi oleh orang-orang fasik, Ia berseru kepada-Mu, dan Engkau membebaskan-Nya. Jagalah umat-Mu sebagai harta hati-Mu dan bimbinglah langkah mereka di jalan yang aman agar mereka dapat melihat wajah-Mu.

Ant. Inilah Raja surgawi kita; Ia datang dengan kuasa dan kekuatan untuk menyelamatkan bangsa-bangsa, alleluya.

Ant. 2 Hai putri Yerusalem, bersukacitalah dan bergembiralah; Rajamu akan datang kepadamu. Sion, jangan takut; Penyelamatmu sedang dalam perjalanan.

Mazmur 66

Madah Ekaristi
Tuhan telah bangkit dan semua orang telah dibawa kepada-Nya oleh Bapa (Hesychius).

I
Bersorak-sorailah bagi Allah, hai seluruh bumi,
Nyanyikanlah kemuliaan nama-Nya.
Persembahkanlah pujian yang mulia kepada-Nya.
Katakanlah kepada Allah: “Betapa dahsyat perbuatan-Mu!

Ant. Hai putri Yerusalem, bersukacitalah dan bergembiralah; Rajamu akan datang kepadamu. Sion, jangan takut; Penyelamatmu sedang dalam perjalanan.

Karena kebesaran kekuatan-Mu
musuh-musuh-Mu gemetar di hadapan-Mu.
Di hadapan-Mu seluruh bumi akan sujud,
akan bernyanyi bagi-Mu, bernyanyi bagi nama-Mu!”

Ant. Hai putri Yerusalem, bersukacitalah dan bergembiralah; Rajamu akan datang kepadamu. Sion, jangan takut; Penyelamatmu sedang dalam perjalanan.

Datanglah dan lihatlah perbuatan-perbuatan Allah,
dahsyat perbuatan-Nya di antara manusia.
Ia mengubah laut menjadi tanah kering,
mereka menyeberangi sungai dengan kaki kering.

Ant. Hai putri Yerusalem, bersukacitalah dan bergembiralah; Rajamu akan datang kepadamu. Sion, jangan takut; Penyelamatmu sedang dalam perjalanan.

Maka biarlah sukacita kita ada di dalam Dia;
Ia memerintah selama-lamanya dengan kekuatan-Nya.
Mata-Nya mengawasi bangsa-bangsa:
jangan biarkan pemberontak bangkit melawan Dia.

Ant. Hai putri Yerusalem, bersukacitalah dan bergembiralah; Rajamu akan datang kepadamu. Sion, jangan takut; Penyelamatmu sedang dalam perjalanan.

Hai bangsa-bangsa, berkatilah Allah kita;
biarlah suara pujian-Nya bergema,
dari Allah yang memberikan hidup kepada jiwa kita
dan menjaga kaki kita agar tidak tersandung.

Ant. Hai putri Yerusalem, bersukacitalah dan bergembiralah; Rajamu akan datang kepadamu. Sion, jangan takut; Penyelamatmu sedang dalam perjalanan.

Sebab Engkau, ya Allah, telah menguji kami,
Engkau telah menguji kami seperti perak diuji;
Engkau membawa kami, ya Allah, ke dalam jerat;
Engkau menaruh beban berat di punggung kami.

Ant. Hai putri Yerusalem, bersukacitalah dan bergembiralah; Rajamu akan datang kepadamu. Sion, jangan takut; Penyelamatmu sedang dalam perjalanan.

Engkau membiarkan orang-orang menunggangi kepala kami;
kami melewati api dan air
tetapi kemudian Engkau memberikan kami kelegaan.

Ant. Hai putri Yerusalem, bersukacitalah dan bergembiralah; Rajamu akan datang kepadamu. Sion, jangan takut; Penyelamatmu sedang dalam perjalanan.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Hai putri Yerusalem, bersukacitalah dan bergembiralah; Rajamu akan datang kepadamu. Sion, jangan takut; Penyelamatmu sedang dalam perjalanan.

Ant. 3 Marilah kita menyucikan hati kita untuk kedatangan Raja kita yang agung, agar kita siap menyambut-Nya; Ia datang dan tidak akan menunda.

II
Kurban bakaran kubawa ke rumah-Mu;
kepada-Mu aku akan membayar nazarku,
nazarku yang telah kuucapkan dengan bibirku,
yang kuucapkan dengan mulutku dalam kesesakanku.

Ant. Marilah kita menyucikan hati kita untuk kedatangan Raja kita yang agung, agar kita siap menyambut-Nya; Ia datang dan tidak akan menunda.

Aku akan mempersembahkan kurban bakaran dari hewan gemuk
dengan asap domba jantan yang dibakar.
Aku akan mempersembahkan lembu jantan dan kambing.

Ant. Marilah kita menyucikan hati kita untuk kedatangan Raja kita yang agung, agar kita siap menyambut-Nya; Ia datang dan tidak akan menunda.

Datanglah dan dengarlah, hai semua yang takut akan Allah,
aku akan menceritakan apa yang telah Ia lakukan bagi jiwaku:
kepada-Nya aku berseru dengan nyaring,
dengan pujian yang tinggi siap di lidahku.

Ant. Marilah kita menyucikan hati kita untuk kedatangan Raja kita yang agung, agar kita siap menyambut-Nya; Ia datang dan tidak akan menunda.

Jika ada kejahatan dalam hatiku,
Tuhan tidak akan mendengarkan.
Tetapi sungguh Allah telah mendengarkan;
Ia telah memperhatikan suara doaku.

Ant. Marilah kita menyucikan hati kita untuk kedatangan Raja kita yang agung, agar kita siap menyambut-Nya; Ia datang dan tidak akan menunda.

Terpujilah Allah yang tidak menolak doaku
dan tidak menahan kasih-Nya dariku.

Ant. Marilah kita menyucikan hati kita untuk kedatangan Raja kita yang agung, agar kita siap menyambut-Nya; Ia datang dan tidak akan menunda.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Doa Mazmur
Bapa yang Mahakuasa, dalam kematian dan kebangkitan Putra-Mu sendiri Engkau membawa kami melalui air baptisan ke pantai kehidupan baru. Melalui air itu dan api Roh Kudus Engkau telah memberikan penghiburan kepada setiap kami. Terimalah kurban pujian kami; semoga hidup kami menjadi persembahan total kepada-Mu, dan semoga kami layak memasuki rumah-Mu dan di sana bersama Kristus memuji kuasa-Mu yang tak pernah gagal.

Ant. Marilah kita menyucikan hati kita untuk kedatangan Raja kita yang agung, agar kita siap menyambut-Nya; Ia datang dan tidak akan menunda.

Hening Suci (ditandai dengan lonceng)
Sesaat untuk merenung dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.

Kembalilah kepada kami, ya Tuhan, Allah kami.

Tunjukkanlah wajah-Mu kepada kami dan kami akan diselamatkan.

BACAAN-BACAAN

Bacaan Pertama

Dari Kitab Nabi Yesaya

Yesaya 48:12-21; 49:9b-13

Eksodus baru
Beginilah firman Tuhan:

Dengarkanlah Aku, hai Yakub,
hai Israel, yang telah Kupanggil!
Akulah Dia, Akulah yang pertama,
dan Akulah juga yang terakhir.
Ya, tangan-Ku telah meletakkan dasar bumi,
tangan kanan-Ku membentangkan langit.
Apabila Aku memanggil mereka,
mereka tampil sekaligus.

Berkumpullah kamu sekalian dan dengarkanlah:
Siapakah di antara kamu yang telah memberitahukan hal-hal ini?
Sahabat Tuhan akan melakukan kehendak-Nya
terhadap Babel dan keturunan Kasdim.
Aku sendiri telah berfirman, Aku telah memanggilnya,
Aku telah membawanya, dan jalannya berhasil!
Mendekatlah kepada-Ku dan dengarkanlah ini!
Bukan dari permulaan Aku mengatakannya secara rahasia;
Pada saat itu terjadi, Aku hadir:
“Sekarang Tuhan Allah telah mengutus aku, dan Roh-Nya.”

Beginilah firman Tuhan, Penebusmu,
Yang Mahakudus Israel:
Aku, Tuhan, Allahmu,
mengajar engkau apa yang baik bagimu,
dan menuntun engkau di jalan yang harus kau tempuh.

Sekiranya engkau memperhatikan perintah-perintah-Ku,
kemakmuranmu akan seperti sungai,
dan pembenaranmu seperti gelombang laut;
Keturunanmu akan seperti pasir,
dan mereka yang lahir dari keturunanmu seperti butir-butirnya,
Nama mereka tidak akan pernah terputus
atau terhapus dari hadapan-Ku.

Keluarlah dari Babel, larilah dari Kasdim!
Dengan sorak-sorai wartakanlah ini, beritahukanlah;
Publikasikanlah sampai ke ujung bumi, dan katakanlah,
“Tuhan telah menebus hamba-Nya Yakub.
Mereka tidak haus
ketika Ia menuntun mereka melalui tanah kering;
Air dari batu karang Ia alirkan bagi mereka;
Ia membelah batu karang, dan air memancar keluar.”

Di sepanjang jalan mereka akan menemukan padang rumput,
di setiap bukit yang gundul akan ada padang rumput mereka.
Mereka tidak akan lapar atau haus,
dan angin yang membakar atau matahari tidak akan menyengat mereka;
Sebab Dia yang mengasihani mereka menuntun mereka
dan membimbing mereka di samping mata air.
Aku akan membuat jalan melalui semua gunung-Ku,
dan meratakan jalan raya-Ku.

Lihatlah, sebagian akan datang dari jauh,
yang lain dari utara dan barat,
dan sebagian dari tanah Syene.
Bersoraklah, hai langit, dan bersukacitalah, hai bumi,
pecahlah menjadi nyanyian, hai gunung-gunung.
Sebab Tuhan menghibur umat-Nya
dan menunjukkan belas kasihan kepada orang-orang-Nya yang tertindas.

RESPONSORIUM Mazmur 96:11; Yesaya 49:13; Mazmur 72:7

Bersukacitalah, hai langit, dan bergembiralah, hai bumi;
berserulah dengan pujian, hai gunung-gunung.
Sebab Tuhan akan datang.

Ia akan berbelas kasihan kepada orang-orang-Nya yang miskin.
Pada zaman-Nya keadilan akan berkembang dan damai sejahtera akan berlimpah.

Ia akan berbelas kasihan kepada orang-orang-Nya yang miskin.

Bacaan Kedua

Dari sebuah komentar tentang Lukas oleh Santo Ambrosius, Uskup

Maria mengunjungi Elisabet
Ketika malaikat menyampaikan pesannya kepada Perawan Maria, ia memberinya tanda untuk memenangkan kepercayaannya. Ia memberitahunya tentang kehamilan seorang wanita tua dan mandul untuk menunjukkan bahwa Allah mampu melakukan semua yang Ia kehendaki.

Ketika mendengar ini, Maria berangkat menuju daerah pegunungan. Ia tidak meragukan firman Allah; ia tidak merasa tidak yakin akan pesan itu atau ragu akan tanda itu. Ia pergi dengan tujuan yang bersemangat, dengan hati nurani yang taat, bergegas karena sukacita.

Dipenuhi oleh Allah, ke mana lagi ia akan bergegas selain ke tempat yang tinggi? Roh Kudus tidak bekerja dengan usaha yang lambat dan melelahkan. Dengan cepat pula, berkat kedatangan-Nya dan kehadiran Tuhan menjadi jelas: segera setelah Elisabet mendengar salam Maria, anak itu melonjak dalam rahimnya, dan ia dipenuhi dengan Roh Kudus.

Perhatikan kontras dan pilihan kata-kata. Elisabet adalah yang pertama mendengar suara Maria, tetapi Yohanes adalah yang pertama menyadari rahmat. Ia mendengar dengan telinga tubuh, tetapi ia melonjak kegirangan akan makna misteri itu. Ia menyadari kehadiran Maria, tetapi ia menyadari kehadiran Tuhan: seorang wanita menyadari kehadiran seorang wanita, sang perintis menyadari janji keselamatan kita. Para wanita berbicara tentang rahmat yang telah mereka terima sementara anak-anak aktif secara rahasia, membuka misteri kasih dengan bantuan ibu-ibu mereka, yang bernubuat oleh roh putra-putra mereka.

Anak itu melonjak dalam rahim; sang ibu dipenuhi dengan Roh Kudus, ia memenuhi ibunya dengan Roh yang sama. Yohanes melonjak untukmu, dan roh Maria bersukacita pada gilirannya. Ketika Yohanes melonjak kegirangan, Elisabet dipenuhi dengan Roh Kudus, tetapi kita tahu bahwa meskipun roh Maria bersukacita, ia tidak perlu dipenuhi dengan Roh Kudus. Putranya, yang melampaui pemahaman kita, aktif dalam ibunya dengan cara yang melampaui pemahaman kita. Elisabet dipenuhi dengan Roh Kudus setelah mengandung Yohanes, sementara Maria dipenuhi dengan Roh Kudus sebelum mengandung Tuhan. Elisabet berkata: Berbahagialah engkau karena engkau telah percaya.

Engkau juga berbahagia karena engkau telah mendengar dan percaya. Jiwa yang percaya baik mengandung maupun melahirkan Sabda Allah dan mengakui karya-karya-Nya.

Biarlah jiwa Maria ada dalam setiap kamu untuk mewartakan kebesaran Tuhan. Biarlah rohnya ada dalam setiap kamu untuk bersukacita dalam Tuhan. Kristus hanya memiliki satu ibu dalam daging, tetapi kita semua melahirkan Kristus dalam iman. Setiap jiwa menerima Sabda Allah asalkan ia tetap suci, tetap murni dan bebas dari dosa, kesopanannya tidak tercemar. Jiwa yang berhasil dalam hal ini mewartakan kebesaran Tuhan, sama seperti jiwa Maria memuliakan Tuhan dan rohnya bersukacita dalam Allah Penyelamatnya. Di tempat lain kita membaca: Muliakanlah Tuhan bersamaku. Tuhan dimuliakan, bukan karena suara manusia dapat menambahkan sesuatu kepada Allah tetapi karena Ia dimuliakan di dalam kita. Kristus adalah gambar Allah, dan jika jiwa melakukan apa yang benar dan kudus, ia memuliakan gambar Allah itu, yang menurut rupa-Nya ia diciptakan dan, dalam memuliakan gambar Allah, jiwa memiliki bagian dalam kebesaran-Nya dan ditinggikan.

RESPONSORIUM Lukas 1:45, 46; Mazmur 66:16

Berbahagialah engkau yang telah percaya,

karena janji-janji Tuhan akan digenapi dalam dirimu.
Dan Maria berkata:

Jiwaku memuliakan Tuhan.
Datanglah, dan dengarkanlah,

dan aku akan menceritakan betapa besar hal-hal yang telah Allah capai bagiku.

Jiwaku memuliakan Tuhan.

TE DEUM

Engkau Allah: kami memuji-Mu;
Engkau Tuhan: kami memuliakan-Mu;
Engkau Bapa yang kekal:
Seluruh ciptaan menyembah-Mu.

Kepada-Mu semua malaikat, semua kekuatan surga,
Kerubim dan Serafim, bernyanyi dalam pujian tak berkesudahan:
Kudus, kudus, kudus, Tuhan, Allah semesta alam,
langit dan bumi penuh kemuliaan-Mu.

Paduan mulia para rasul memuji-Mu.
Persekutuan mulia para nabi memuji-Mu.
Pasukan martir berjubah putih memuji-Mu.

Di seluruh dunia Gereja kudus memuliakan-Mu:
Bapa, yang keagungan-Nya tak terbatas,
Putra-Mu yang sejati dan tunggal, layak disembah,
dan Roh Kudus, Pembela dan Pembimbing.

Engkau, Kristus, adalah Raja kemuliaan,
Putra Bapa yang kekal.

Ketika Engkau menjadi manusia untuk membebaskan kami
Engkau tidak menolak rahim Perawan.

Engkau mengalahkan sengat maut,
dan membuka kerajaan surga bagi semua orang percaya.

Engkau duduk di sisi kanan Allah dalam kemuliaan.
Kami percaya bahwa Engkau akan datang, dan menjadi Hakim kami.

Datanglah, ya Tuhan, dan tolonglah umat-Mu,
yang telah Engkau tebus dengan harga darah-Mu sendiri,
dan bawalah kami bersama para kudus-Mu
ke kemuliaan abadi.

Selamatkanlah umat-Mu, ya Tuhan, dan berkatilah warisan-Mu.

Pimpinlah dan tegakkanlah mereka sekarang dan selalu.
Hari demi hari kami memuji-Mu.

Kami memuji nama-Mu selama-lamanya.
Jagalah kami hari ini, ya Tuhan, dari segala dosa.

Kasihanilah kami, ya Tuhan, kasihanilah kami.
Tuhan, tunjukkanlah kasih dan belas kasihan-Mu kepada kami,

karena kami telah menaruh kepercayaan kami kepada-Mu.
Dalam Engkau, ya Tuhan, adalah harapan kami:

Dan kami tidak akan pernah berharap dengan sia-sia.

DOA PENUTUP

Curahkanlah,
kami mohon kepada-Mu, ya Tuhan,
rahmat-Mu ke dalam hati kami,
agar kami, yang kepada-Nya Inkarnasi Kristus Putra-Mu
diberitahukan oleh pesan seorang Malaikat,
oleh Sengsara dan Salib-Nya
dibawa kepada kemuliaan Kebangkitan-Nya.
Yang hidup dan berkuasa bersama-Mu dalam persatuan Roh Kudus,
Allah, sepanjang segala abad.

Amin.

AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)

Marilah kita memuji Tuhan.

Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

Madah

Dengarkan suara Tuhan
Yang mengecam, kejahatan
Usirlah jauh impian
Serta karya kegelapan.

Bangunlah hati merana
Yang parah terluka dosa
Sebab Kristus bercahaya
Bersinar laksana surya.

Kristus datang bagai domba
Yang menghapus dosa kita
Mari mohon dengan tekun
Supaya diberi ampun.

Dipuja dan dipujilah
Bapa dan Putera Allah
Bersama Roh mahamulya
Selalu senantiasa. Amin.

Ant.1: Ya Tuhan, penuhilah kami dengan kasih setiaMu waktu pagi.

Mazmur 89 (90)

Tuhan, Engkaulah pelindung kami,*
turun-temurun.

Sebelum gunung-gemunung dijadikan,+
sebelum bumi dan jagat dilahirkan,*
dari kekal sampai kekal Engkaulah Allah.

Engkau mengembalikan manusia kepada debu,*
degan bersabda: "Kembalilah, hai anak Adam!"

Sebab bagiMu seribu tahun sama dengan hari kemarin,*
sama dengan satu giliran ronda malam.

Manusia hilang lenyap seperti mimpi,*
seperti rumput yang disabit.

Pagi-pagi berkembang dan berbunga,*
waktu sore layu dan kering.

Hari kami hancur luluh karena amarahMu,*
karena geram murkaMu kami remuk redam.

Kesalahan kami Kaubeberkan di hadapanMu,*
dan dosa kami yang tersembunyi terbongkar dalam pandanganMu.

Segala hari kami lenyap dalam murkaMu,*
segenap tahun kami hilang bagaikan nafas.

Batas umur kami tujuh puluh tahun,*
atau delapanpuluh jika kuat.

Dan hampir selurunya susah dan derita,*
dalam sekejap mata kami lenyap.

Mengapa gerangan Engkau murka begitu hebat?*
Mengapa orang takwa Kaumarahi?

Ajarlah kami meghitung-hitung hari hidup kami,
supaya kami beroleh budi yang arif.

Kembalilah kepada kami, ya Tuhan! Mengapa Engkau berlambat?*
Kasihanilah kami, para hambaMu!

Penuhilah kami dengan kasih setiaMu waktu pagi,*
supaya kami bernyanyi gembira seumur hidup.

Berilah kami kegembiraan seimbang dengan hari-hari penderitaan kami,*
seimbang dengan tahun-tahun kemalangan kami.

Perlihatkanlah karyaMu kepada para hambaMu,*
dan keagunganMu kepada anak-anak mereka.

Ya tuhan, limpahkanlah kemurahaMu kepada kami,*
dan teguhkanlah pekerjaan tangan kami.

Ant.1: Ya Tuhan, penuhilah kami dengan kasih setiaMu waktu pagi.

Ant.2: Pujilah Tuhan di seluruh bumi.

Yes 42,10-16

Nyanyikanlah lagu baru bagi Tuhan,*
pujilah Dia di seluruh bumi.

Hendaklah laut seisinya bersorak-sorai,*
segala pulau dan semua penduduknya.

Hendaklah gurun beserta kota-kotanya bersukaria,*
semua perkampungan yang didiami suku Kedar.

Hendaklah penduduk bukit bersorak gembira,*
menggemakan seruannya dari puncak gunung.

Hendaklah mereka semua memuliakan Tuhan,*
mewartakan pujianNya di segala pulau.

Tuhan bergerak maju laksana pahlawan,*
bagaikan perwira Ia mengobarkan semangat.

Tuhan menyerukan pekik pertempuran,*
menghadapi lawan dengan gagah berani.

"Terlalu lama Aku membisu,*
terlalu lama Aku menahan diri.

Kini Aku hendak menjerit bagaikan wanita bersalin,*
ngap-ngap menghembuskan gelora murkaKu.

Aku hendak menghanguskan gunung dan bukit,*
membuat layu segala tetumbuhan.

Aku hendak mengubah bengawan menjadi lembah kersang,*
dan mengeringkan segala danau.

Tetapi orang buta akan Kutuntun di jalan,*
dan Kubimbing pada lorong yang tidak mereka lihat.

Kegelapan mereka akan Kuubah menjadi terang,*
dan jalan yang berlekuk liku Kujadikan rata".

Ant.2: Pujilah Tuhan di seluruh bumi.

Ant.3: Pujilah nama Tuhan, hai umat yang berhimpun di rumah Tuhan.

Mazmur 134 (135),1-12

Pujilah nama Tuhan,*
pujilah karya Tuhan.

hai umat yang berhimpun di rumah Tuhan,*
di pelataran rumah Allah kita.

Pujilah Tuhan, sebab Tuhan itu baik,*
bermazmurlah bagi namaNya, sebab nama itu indah.

Sebab Tuhan telah memilih Yakub bagi diriNya,*
dan Israel sebagai milik pusakaNya

Sungguh kuakui, bahwa Tuhan itu agung,*
bahwa Tuhan kita melebihi segala dewata.

Tuhan melakukan semua yang dikehendakiNya,*
di langit dan di bumi, maupun di laut sampai ke dasar-dasarnya.

Tuhan membubungkan awan dari pinggir bumi,+
memanahkan kilat yang menyertai hujan,*
menyuruh angin ke luar dari sumbernya.

Tuhan memukul mati anak sulung Mesir,*
baik manusia maupun hewan.

Tuhan mendatangkan tanda dan mukjizat di tengah-tengah Mesir,*
melawan Firaun dan semua hambanya.

Tuhan menaklukkan bangsa-bangsa besar,*
dan membunuh raja-raja yang kuat.

Sihon, raja bangsa Amori, dan Og, raja negeri Basan,*
dan semua raja Kanaan.

Tuhan memberikan tanah mereka sebagai milik pusaka,*
sebagai milik pusaka kepada Israel, umatNya.

Ant.3: Pujilah nama Tuhan, hai umat yang berhimpun di rumah Tuhan.

Bacaan Singkat (Yes 2,3)

Marilah kita mendaki gunung Tuhan, ke bait Allah Yakub, agar Ia menunjukkan jalanNya kepada kita, dan kita turuti rencanaNya. Sebab dari gunung Sion itu datang ajaran; dari Yerusalem datang sabda Tuhan.

Lagu Singkat

P: Kristus Putera Allah yang hidup,* Kasihanilah kami. U: Kristus. P: Engkaulah yang akan datang ke dunia. U: Kasihanilah. P: Kemuliaan. U: Kristus.

Ant.Kidung: Terpujilah Tuhan, sebab Ia mengunjungi dan membebaskan kita.

KIDUNG ZAKARIA (Luk 1,68-79)

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan,*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Ant.Kidung: Terpujilah Tuhan, sebab Ia mengunjungi dan membebaskan kita.

Doa Permohonan

Kristus Tuhan, putera Allah yang hidup, terang dari terang, akan membimbing kita ke dalam terang, agar kita melihat kemuliaanNya. Dengan penuh kepercayaan marilah kita mohon:
U: Datanglah, ya Tuhan Yesus.
P: Kristus, terang abadi yang terbit untuk menghalaukan kekelaman kami,* bangunkanlah iman kami dari tidurnya.
P: Buatlah kami berjalan aman seluruh hari ini,* dalam cahayaMu yang menyegarkan.
P: Ajarilah kami kelembutan hati yang sempurna,* agar kami sabar terhadap semua orang.
P: Datanglah dan ciptakanlah dunia baru bagi kami,* yang berdasarkan keadilan dan kedamaian.

Bapa Kami

Doa Penutup

Tuhan, Allah kami, bantulah kami merindukan kedatangan Kristus PuteraMu. Bila Ia tiba dan mengetuk, semoga kami didapatiNya berjaga dalam doa sambil memujiNya dengan gembira. Sebab Dialah pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Bapa dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjanga segala masa. Amin.

Ibadat Sebelum Tengah Hari

SENIN — Adven — IBADAT SEBELUM TENGAH HARI (Tertia)

Pembukaan

Ya Allah, bersegeralah menolong aku.
Tuhan, perhatikanlah hambaMu.
Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus. Seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Madah

Ya Roh Kudus, datanglah kini,
satu dengan Bapa dan Putra;
sudilah Engkau bersegera,
mencurah penuh ke hati kami.

Mulut, lidah, budi, dan rasa,
serta tenaga wartakan iman;
berkobarlah kasih bagai api,
nyalanya menjangkau sesama.

Kenalkanlah kami pada Bapa,
dan pada Putra melalui-Mu;
Engkau Roh dari keduanya,
kami imani sepanjang masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Mazmur 120 (Nyanyian Ziarah)
1 Nyanyian ziarah. Dalam kesesakanku aku berseru kepada TUHAN dan Ia menjawab aku:
2 "Ya TUHAN, lepaskanlah aku dari pada bibir dusta, dari pada lidah penipu."
3 Apakah yang diberikan kepadamu dan apakah yang ditambahkan kepadamu, hai lidah penipu?
4 Panah-panah yang tajam dari pahlawan dan bara kayu arar.
5 Celakalah aku, karena harus tinggal sebagai orang asing di Mesekh, karena harus diam di antara kemah-kemah Kedar!
6 Cukup lama aku tinggal bersama-sama dengan orang-orang yang membenci perdamaian.
7 Aku ini suka perdamaian, tetapi apabila aku berbicara, maka mereka menghendaki perang.

Mazmur 121 (Nyanyian Ziarah)
1 Nyanyian ziarah. Aku melayangkan mataku ke gunung-gunung; dari manakah akan datang pertolonganku?
2 Pertolonganku ialah dari TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi.
3 Ia takkan membiarkan kakimu goyah, Penjagamu tidak akan terlelap.
4 Sesungguhnya tidak terlelap dan tidak tertidur Penjaga Israel.
5 Tuhanlah Penjagamu, Tuhanlah naunganmu di sebelah tangan kananmu.
6 Matahari tidak menyakiti engkau pada waktu siang, atau bulan pada waktu malam.
7 TUHAN akan menjaga engkau terhadap segala kecelakaan; Ia akan menjaga nyawamu.
8 TUHAN akan menjaga keluar masukmu, dari sekarang sampai selama-lamanya.

Mazmur 122 (Nyanyian Ziarah)
1 Nyanyian ziarah Daud. Aku bersukacita, ketika dikatakan orang kepadaku: "Mari kita pergi ke rumah TUHAN."
2 Sekarang kaki kami berdiri di pintu gerbangmu, hai Yerusalem.
3 Hai Yerusalem, yang telah didirikan sebagai kota yang bersambung rapat,
4 ke mana suku-suku berziarah, yakni suku-suku TUHAN, untuk bersyukur kepada nama TUHAN sesuai dengan peraturan bagi Israel.
5 Sebab di sanalah ditaruh kursi-kursi pengadilan, kursi-kursi milik keluarga raja Daud.
6 Berdoalah untuk kesejahteraan Yerusalem: "Biarlah orang-orang yang mencintaimu mendapat sentosa.
7 Biarlah kesejahteraan ada di lingkungan tembokmu, dan sentosa di dalam purimu!"
8 Oleh karena saudara-saudaraku dan teman-temanku aku hendak mengucapkan: "Semoga kesejahteraan ada di dalammu!"
9 Oleh karena rumah TUHAN, Allah kita, aku hendak mencari kebaikan bagimu.

Bacaan Singkat (Cf. Is 10, 20-21)
20 Tetapi pada waktu itu sisa orang Israel dan orang yang terluput di antara kaum keturunan Yakub, tidak akan bersandar lagi kepada yang mengalahkannya, tetapi akan bersandar kepada TUHAN, Yang Mahakudus, Allah Israel, dan tetap setia. 21 Suatu sisa akan kembali, sisa Yakub akan bertobat di hadapan Allah yang perkasa.

Ayat Singkat
P. Segala bangsa akan takut akan nama-Mu, ya Tuhan.
U. Dan semua raja bumi akan takut akan kemuliaan-Mu.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, pada jam ketiga Engkau dihantar ke hukuman salib demi keselamatan dunia; dengan rendah hati kami mohon kepada-Mu, agar atas kejahatan masa lampau kami senantiasa memperoleh ampun pada-Mu, dan terhadap masa depan kami tetap Kaulindungi. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Tengah Hari

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

SENIN IV SIANG

Madah

Engkau Tuhan raja mulya
Yang mengatur segalanya
Fajar pagi Kauterbitkan
Panas siang Kaukobarkan.

Padamkan api sengketa
Yang memisahkan sesama
Teguhkan s'mangat berpadu
Yang menyatukan sekutu.

Kabulkanlah doa kami
Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putra dan RohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

Ant.1: Teguhkanlah langkahku sesuai dengan janjiMu, ya Tuhan.

Mazmur 118 (119),129-136

SabdaMu mengagumkan, ya Tuhan,*
aku berpegang padanya.

Singkapkanlah firmanMu yang memberi terang,*
yang memberi pengertian kepada orang yang bersahaja.

Dengan mulut ternganga aku termengah-mengah,*
sebab aku rindu akan perintahMu.

Perhatikan daku dan kasihanilah aku,*
sebab aku cinta padaMu.

Teguhkanlah langkahku sesuai dengan janjiMu,*
janganlah kejahatan menguasai aku.

Bebaskanlah aku dari penindasan,*
supaya aku berpegang pada titahMu.

Pandanglah hambaMu dengan wajah berseri,*
ajarkanlah kehendakMu kepadaku.

Air mataku berlinang-linang,*
sebab banyak orang tidak berpegang pada hukumMu.

Ant.1: Teguhkanlah langkahku sesuai dengan janjiMu, ya Tuhan.

Ant.2: Hanya ada satu yang membuat hukum dan menjadi hakim. Siapakah engkau, sehingga engkau mau menghakimi sesamamu?

Mazmur 81 (82)

Allah memimpin sidang surgawi,*
menghakimi para dewata:

"Berapa lama lagi kamu menghakimi dengan lalim,*
dan memihak kepada orang jahat?

Belalah orang lemah dan yatim piatu,*
berilah keadilan kepada orang hina dan papa.

Luputkanlah orang lemah dan miskin,*
luputkanlah mereka dari tangan orang berdosa".

Para dewata kehilangan akal berkeliaran dalam kegelapan,*
segala dasar bumi goyang.

"Tadinya kukira kamu semua dewata,*
putera Allah yang mahatinggi.

Nyatanya kamu mati seperti manusia,*
tewas seperti perwira gadungan".

Bangkitlah, ya Allah, hakimilah bumi,*
rajailah sendiri segala bangsa.

Ant.2: Hanya ada satu yang membuat hukum dan menjadi hakim. Siapakah engkau, sehingga engkau mau menghakimi sesamamu?

Ant.3: Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Mazmur 119 (120)

Dalam kesesakanku aku berseru kepada Tuhan,*
dan Ia mendengarkan daku.

Ya Tuhan, lepaskanlah aku dari bibir pendusta,*
dan dari lidah penipu.

Tuhan pasti membalas kamu,*
Ia pasti mengganjar kamu, hai para penipu!

Dengan panah tajam dari busur tentara,*
dengan bara yang berpijar-pijar.

Celakalah aku entah aku tinggal jauh di daerah Mesekh,*
entah jauh di perkemahan Kedar!

Aku masih tinggal terlalu dekat juga,*
pada orang yang membenci perdamaian.

Kalau aku, perdamaianlah yang kubicarakan,*
sedangkan mereka hanya peperangan.

Ant.3: Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Bacaan singkat (Im 20,26)

Hendaklah kamu kudus, sebab Aku Tuhanmu kudus. Aku telah memisahkan kamu dari bangsa-bangsa lain, supaya kamu menjadi milikKu.

P: Semua bangsa akan menjunjung tinggi namaMu, ya Tuhan.
U: Dan semua raja akan mengakui kemuliaanMu.

Doa Penutup

Allah, Engkaulah Tuhan panenan dan pemelihara kebun anggur, Engkau membagikan tugas dan memberi balas jasa. Semoga kami bekerja keras sepanjang hari dan tidak bersungut-sungut melawan keputusanMu. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Ibadat Sesudah Tengah Hari

SENIN — Adven — IBADAT SESUDAH TENGAH HARI (Nona)

Pembukaan

Ya Allah, bersegeralah menolong aku.
Tuhan, perhatikanlah hambaMu.
Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus. Seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Madah

Ya Allah, kekuatan yang teguh,
tak tergoyahkan tinggal dalam-Mu;
Engkau menata waktu terang siang
dalam pergantian yang berurutan.

Karuniakanlah senja yang cerah,
agar hidup tak pernah pudar,
melainkan pahala kematian kudus:
kemuliaan kekal menyongsong kami.

Kabulkanlah, ya Bapa mahakasih,
dan Putra Tunggal setara Bapa,
bersama Roh Kudus Penghibur,
yang meraja sepanjang segala masa. Amin.

Pendarasan Mazmur (Mazmur Pelengkap)

Mazmur 126 (Nyanyian Ziarah)
1 Nyanyian ziarah. Ketika TUHAN memulihkan keadaan Sion, keadaan kita seperti orang-orang yang bermimpi.
2 Pada waktu itu mulut kita penuh dengan tertawa, dan lidah kita dengan sorak-sorai. Pada waktu itu berkatalah orang di antara bangsa-bangsa: "TUHAN telah melakukan perkara besar kepada orang-orang ini!"
3 TUHAN telah melakukan perkara besar kepada kita, maka kita bersukacita.
4 Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb!
5 Orang-orang yang menabur dengan mencucurkan air mata, akan menuai dengan bersorak-sorai.
6 Orang yang berjalan maju dengan menangis sambil menabur benih, pasti pulang dengan sorak-sorai sambil membawa berkas-berkasnya.

Mazmur 127 (Nyanyian Ziarah)
1 Nyanyian ziarah Salomo. Jikalau bukan TUHAN yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya; jikalau bukan TUHAN yang mengawal kota, sia-sialah pengawal berjaga-jaga.
2 Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi dan duduk-duduk sampai jauh malam, dan makan roti yang diperoleh dengan susah payah--sebab Ia memberikannya kepada yang dicintai-Nya pada waktu tidur.
3 Sesungguhnya, anak-anak lelaki adalah milik pusaka dari pada TUHAN, dan buah kandungan adalah suatu upah.
4 Seperti anak-anak panah di tangan pahlawan, demikianlah anak-anak pada masa muda.
5 Berbahagialah orang yang telah membuat penuh tabung panahnya dengan semuanya itu. Ia tidak akan mendapat malu, apabila ia berbicara dengan musuh-musuh di pintu gerbang.

Mazmur 128 (Nyanyian Ziarah)
1 Nyanyian ziarah. Berbahagialah setiap orang yang takut akan TUHAN, yang hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya!
2 Apabila engkau memakan hasil jerih payah tanganmu, berbahagialah engkau dan baiklah keadaanmu!
3 Isterimu akan menjadi seperti pohon anggur yang subur di dalam rumahmu; anak-anakmu seperti tunas pohon zaitun sekeliling mejamu!
4 Sesungguhnya demikianlah akan diberkati orang laki-laki yang takut akan TUHAN.
5 Kiranya TUHAN memberkati engkau dari Sion, supaya engkau melihat kebahagiaan Yerusalem seumur hidupmu,
6 dan melihat anak-anak dari anak-anakmu! Damai sejahtera atas Israel!

Bacaan Singkat (Cf. IS 13, 22 — 14, 1)
22 anjing-anjing hutan akan menyalak di dalam puri-purinya, dan serigala-serigala di dalam istana-istana kesenangan. Waktunya akan datang segera, dan usianya tidak akan diperpanjang. 1 Ucapan ilahi terhadap Babel yang dinyatakan kepada Yesaya bin Amos.

Ayat Singkat
P. Datanglah, ya Tuhan, dan jangan berlambat.
U. Hapuskanlah kejahatan umat-Mu.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, Engkau menghantar penjahat yang bertobat dari kayu salib masuk ke dalam kerajaan-Mu; sambil mengakui dosa-dosa kami, dengan penuh kepercayaan kami mohon kepada-Mu, agar sesudah kematian Engkau membuat kami masuk dengan sukacita melalui pintu firdaus. Sebab Engkau hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sore

SENIN IV SORE

Madah

Pencipta bintang mulia
Cahaya kami semua
Kristus penebus Ilahi
Kabulkanlah doa kami.

HatiMu sungguh berduka
Karna umatMu berdosa
Syukurlah Engkau berkenan
Melimpahkan pengampunan.

Pada kepenuhan masa
Engkau jadi manusia
Lahir dari bunda murni
Sahaja dan rendah hati.

Dipuja dan dipujilah
Bapa dan Putera Allah
Bersama Roh mahamulya
Selalu senantiasa. Amin.

Ant.1: Bersyukurlah kepada Tuhan, kekal abadi kasih setiaNya.

Mazmur 135 (136) - I

Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Bersyukurlah kepada Allah segala dewata,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Bersyukurlah kepada Tuhan segala penguasa,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Sebab hanya Tuhanlah yang mengerjakan karya agung,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Bersyukurlah kepada Tuhan yang menciptakan langit dengan bijaksana,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Kepada Tuhan yang membentangkan bumi di atas samudera raya,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Bersyukurlah kepada Tuhan yang mebuat penerang yang besar,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Matahari untuk menguasai siang,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Bulan dan bintang untuk menguasai malam,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Ant.1: Bersyukurlah kepada Tuhan, kekal abadi kasih setiaNya.

Ant.2: KaryaMu sungguh agung dan mengagumkan, ya Tuhan, Allah yang mahakuasa.

Mazmur 135 (136) - II

Bersyukurlah kepada Tuhan yang membunuh anak sulung Mesir,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Yang mengantar umat Israel ke luar dari Mesir,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Dengan tangan kuat dan lengan terentang,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Bersyukurlah kepada Tuhan yang membelah Laut Merah,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Yang menyeberangkan umat Israel melalui air,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Yang mencampakkan Firaun dengan tentaranya ke dalam laut,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Bersyukurlah kepada Tuhan yang memimpin umatNya melintasi padang gurun,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Yang menaklukkan kerajaan besar,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Yang membunuh raja-raja termasyhur,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Sihon, raja bangsa Amori,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Dan Og, raja negeri Basan,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Bersyukurlah kepada Tuhan yang memberikan kerajaan mereka,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Menjadi milik pusaka Israel, hambaNya,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Bersyukurlah kepada Tuhan yang memperhatikan kemalangan kita,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Yang membebaskan kita dari para penindas,
kekal abadi kasih setiaNya.

Bersyukurlah kepada Tuhan yang memberi makan segala makhluk,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Bersyukurlah kepada Allah di surga,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Ant.2: KaryaMu sungguh agung dan mengagumkan, ya Tuhan, Allah yang mahakuasa.

Ant.3: Allah telah merencanakan kehendakNya untuk menyatukan segala sesuatu dalam diri Kristus sebagai kepala.

Ef 1,3-10

Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus,+
yang telah memberkati kita dalam Kristus,*
dengan segala berkat rohani di surga.

Sebab dalam Kristus, Allah telah memilih kita,+
sebelum menciptakan jagat raya,*
supaya kita kudus dan tak bercela di hadapanNya.

Dengan cinta, Allah telah menentukan kita menjadi puteraNya,+
dengan perantaraan Yesus Kristus,*
karena kerelaan kehendakNya.

Supaya terpujilah rahmatNya yang mulia,+
yang dianugerahkanNya kepada kita,*
dalam Putera yang dikasihiNya.

Dalam Kristus, kita telah memperoleh penebusan berkat darahNya,+
yaitu pengampunan atas segala pelanggaran kita,*
menurut kekayaan rahmatNya yang dilimpahkanNya kepada kita.

Dengan segala hikmat dan kebijaksanaan,+
Allah telah menyatakan rencana kehendakNya kepada kita,*
Sekadar kerelaan yang diikhtiarkanNya dalam Kristus sejak dahulu.

Untuk menggenapkan segala jaman,+
yaitu menyatukan segala sesuatu di surga dan di bumi,*
dalam diri Kristus sebagai kepala.

Ant.3: Allah telah merencanakan kehendakNya untuk menyatukan segala sesuatu dalam diri Kristus sebagai kepala.

Bacaan Singkat (Flp 3,20b-21)

Kita menantikan Yesus Kristus, penebus dan Tuhan kita, yang akan mengubah tubuh kita yang hina menjadi serupa dengan tubuhNya yang mulia. Sebab Ia berkuasa menaklukkan segala sesuatu kepada diriNya.

Lagu Singkat

P: Datanglah menyelamatkan kami,* Ya Tuhan, Allah segala kuasa. U: Datanglah. P: Tunjukkanlah seri wajahMu, maka selamatlah kami. U: Ya Tuhan. P: Kemuliaan. U: Datanglah.

Ant. Kidung: Aku hendak mengagungkan Dikau selalu, ya Allahku.

KIDUNG MARIA (Luk 1,46-5)

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa,*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya,*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta,*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan,*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Ant. Kidung: Aku hendak mengagungkan Dikau selalu, ya Allahku.

Doa Permohonan

Tuhan akan datang untuk menyelamatkan kita. Marilah kita dengan rendah hati memohon kepadaNya:
Datanglah dan selamatkanlah kami.
P: Tuhan Yesus Kristus, penebus umat manusia,* datanglah segera dan selamatkan kami.
P: Engkau telah datang di dunia,* lepasakanlah kami dari dosa dunia ini.
P: Engkau berasal dari Bapa,* ajarkanlah kepada kami jalan keselamatan menuju Bapa.
P: Engkau di kandung dari Roh kudus,* baharuilah semangat kami dengan sabdaMu dalam Roh kudus.
P: Engkau menjadi manusia dalam kandungan perawan Maria, * bebaskanlah kami dari kelemahan manusia.
P: Ingatlah, ya Tuhan, akan semua orang yang pernah hidup sejak awal dunia,* dan yang berharap kepadaMu.

Bapa Kami

Doa Penutup

Tuhan, Allah kami, bantulah kami merindukan kedatangan Kristus PuteraMu. Bila Ia tiba dan mengetuk, semoga kami didapatiNya berjaga dalam doa sambil memujiNya dengan gembira. Sebab Dialah pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Bapa dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjanga segala masa. Amin.

Ibadat Penutup

IBADAT PENUTUP - SENIN

Doa Tobat

P: Tuhan Yesus Kristus, Engkau diutus menyembuhkan orang yang remuk-redam.
Tuhan, kasihanilah kami.
U: Tuhan, kasihanilah kami.
P: Engkau datang memanggil orang yang berdosa.
Kristus, kasihanilah kami.
U: Kristus, kasihanilah kami.
P: Engkau duduk di sisi Bapa sebagai pengantara kami.
Tuhan, kasihanilah kami.
U: Tuhan, kasihanilah kami.
P: Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan mengantar kita ke hidup yang kekal.
U: Amin.

Madah

Menjelang datangnya malam
Kami menghadap wajahMu
Untuk menghaturkan salam
Sambil mohon doa restu.

Sambutlah dalam tanganMu
Hidup serta segalanya
Simpanlah dalam hatiMu
Harapan kami semua.

Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putra dan RohMu
Kabulkanlah doa kami
Sekarang serta selalu. Amin.

Ant: Tuhan, Engkau sabar dan penuh kasih setia.

Mazmur 85 (86)

Dengarkanlah doaku, ya Tuhan, jawablah aku,*
sebab aku miskin dan bersengsara.

Perliharalah aku, karena aku mengasihi Engkau,*
selamatkanlah hambaMu yang percaya kepadaMu.

Engkaulah Allahku, kasihanilah aku, ya Tuhanku,*
kepadaMulah aku berseru sepanjang hari.

Gembirakanlah hati hambaMu,*
sebab kepadaMulah kuarahkan hatiku, ya Tuhan.

Sebab Engkau baik hati dan suka mengampuni, ya Tuhanku,*
Engkau penuh kasih setia bagi semua orang yang berseru kepadaMu.

Ya Tuhan, dengarkanlah doaku,*
perhatikanlah suara permohonanku.

Pada hari kesesakan aku berseru kepadaMu,*
sebab Engkau pasti menjawab aku.

Tidak ada dewata yang menyamai Engkau, ya Tuhanku,*
tak ada karya yang setara dengan karyaMu.

Segala bangsa akan datang menyembah Engkau,*
dan akan memuliakan namaMu, ya Tuhanku.

Sungguh agung Engkau dan megah karyaMu,*
Engkaulah Allah, dan tiada lain.

Ajarkanlah ketetapanMu kepadaku, ya Tuhan,*
agar aku hidup setia dan takwa dengan sebulat hati.

Aku bersyukur kepadaMu dengan segenap hatiku, ya Allah, Tukanku,*
dan memuliakan namaMu untuk selama-lamanya.

Sebab kasih setiaMu berlimpah terhadapku,*
Engkau melepaskan daku dari alam maut.

Ya Allah, orang yang angkuh telah bangkit menyerang aku,+
segerombolan orang sombong ingin mencabut nyawaku,*
mereka tidak mengindahkan Dikau.

Tetapi Engkaulah Allah, penyayang dan pengasih,+
Tuhan yang sabar, penuh kasih dan setia,*
perhatikan dan kasihanilah aku!

Curahkanlah kekuatanMu kepada hambaMu,*
dan selamatkanlah putera sahayaMu.

Nyatakanlah suatu tanda kebaikan bagiku,+
supaya musuhku melihatnya dan menjadi malu,*
semoga Engkau menolong dan menghibur aku, ya Tuhan.

Ant: Tuhan, Engkau sabar dan penuh kasih setia.

Bacaan singkat (1Tes 5,9-10)

Kita ditetapkan Allah untuk memperoleh keselamatan demi Tuhan kita Yesus Kristus. Kristus telah wafat untuk kita, supaya kita tetap hidup bersatu dengan Dia, baik waktu berjaga maupun waktu tidur.

Lagu singkat

P: Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* Ya Tuhan, penyelamatku. U: Ke dalam. P: Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar. U: Ya Tuhan, penyelamatku. P: Kemuliaan. U: Ke dalam.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon:

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.

Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.

Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Ya Tuhan, berilah kami istirahat yang menyegarkan badan. Semoga benih sabdaMu yang kami taburkan dalam kegiatan kami pada hari ini, Kautumbuhkan sampai berbuah masak bagi panenanMu yang abadi. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Penutup

P: Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya. U: Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Salam, Maria, penuh rahmat,
Tuhan sertamu.
Terpujilah engkau di antara wanita,
dan terpujilah buah tubuhmu, Yesus.
Santa Maria, bunda Allah,
doakanlah kami yang berdosa ini,
sekarang dan waktu kami mati.

Santo-Santa

Adam dan Hawa

Manusia Pertama

Gereja - berdasarkan amanat Kitab Suci - membeberkan beberapa ajaran iman yang berhubungan dengan Adam dan Hawa. Adam dan Hawa adalah manusia pertama yang diciptakan Allah dan ditempatkan di taman Firdaus. Keduanya diakui sebagai pasangan suami-isteri pertama yang menurunkan segenap umat manusia. Mereka adalah leluhur umat manusia. Kecuali itu, Gereja mengajarkan bahwa dosa yang mencekam seluruh umat manusia hingga kini diwariskan oleh Adam dan Hawa. Yesus Kristus, Putera Allah, menjelma menjadi manusia untuk menyelamatkan manusia dari belenggu dosa yang diwariskan Adam dan Hawa. Oleh Adam, dosa masuk ke dalam dunia, tetapi oleh Yesus Kristus, Adam Kedua, manusia diselamatkan dari belenggu dosa.

Dalam perjanjian Lama kata Adam (yang berhubungan dengan kata adama: 'yang dari tanah') kadang-kadang berarti 'manusia yang diciptakan Allah' (Kej 4:25; 5:1,3-5; 1 Taw 1:1; Tob 8:6; Sir 49:16). Tetapi pada dasarnya Adam berarti 'manusia', 'manusia pada umumnya' (bdk. Kej 1:26-27; Ayb 14:1; Mzm 8:5; 104:14 dst.). Melalui penyusunan cerita Firdaus, Adam dipandang sebagai 'seorang laki-laki' (Kej 2-4), dan dipakai sebagai 'nama pribadi manusia yang pertama' (Kej 4:25-5: 5). Dalam Perjanjian Baru, disamping beberapa ayat yang menggambarkan pribadi Adam sebagai moyang semua manusia (Luk 3:38; Yud 14; Kis 17:26), atau pun makna perkawinan Kristen (Kej 2:24; Mat 19:46; Ef 5:31), pribadi Adam disoroti dalam hubungannya dengan Yesus Kristus. Sedangkan Hawa, adalah perempuan pertama. Ia diciptakan Tuhan dari tulang rusuk Adam. Nama Hawa dikaitkan dengan kata kerja Ibrani 'haya' yang berarti 'hidup': "(perempuan) yang hidup, ibu orang-orang hidup."

Menurut iman-kepercayaan kita, Adam dan Hawa diciptakan Allah menurut citra-Nya. Adam diciptakan dari debu tanah, sedangkan Hawa diciptakan dari sebuah tulang rusuk Adam. Tuhan mencintai mereka melebihi semua ciptaan lainnya. Tuhan mencita-citakan agar mereka hidup berbahagia bersama-Nya, saling mencintai dan mencintai Tuhan. Panggilan untuk hidup di dalam cinta diwujudkan dengan terciptanya manusia sebagai pasangan, pria dan wanita. Tuhan menciptakan Hawa sebagai pendamping dan pelengkap yang sejajar bagi Adam. Alkitab menggambarkan kesejajaran itu dengan cerita penciptaan Hawa dari tulang rusuk Adam: "Ketika Adam tidur, Tuhan mengambil salah satu rusuknya dan menutup tempat itu dengan daging. Lalu Tuhan membentuk rusuk itu menjadi seorang wanita." (bdk Kej 2:21-23) Tulang rusuk terletak di bagian tengah tubuh. Hal itu berarti Hawa sederajat dengan Adam dalam hal martabat sebagai rnanusia, meskipun secara hakiki keduanya berbeda satu sama lain. Pasangan manusia pertama ini sangat berbahagia karenanya sehati sejiwa dan erat dengan Tuhan. Mereka kudus dan karenanya tiada rasa malu di antara mereka, sekalipun mereka telanjang. Tetapi Alkitab selanjutnya menggambarkan bahwa keduanya kemudian melanggar perintah Allah, yaitu memakan buah 'pohon pengetahuan baik dan jahat', karena godaan setan. Mereka berdosa: 'dosa ingin menjadi serupa dan sederajat dengan Allah, Penciptanya'. Mereka ingin menjadi mahatahu seperti Allah.

Ketidak taatan mereka itulah akhirnya membawa dosa dan maut bagi semua manusia di kemudian hari. Meskipun demikian cintakasih Allah kepada mereka tidak pernah sirna oleh kedosaan mereka. Cintakasih Allah ternyata jauh melebihi kejahatan dosa manusia. Hal ini tampak di dalam janji Allah untuk mengutus seorang penyelamat yang akan lahir dari seorang wanita. Dalam pribadi Yesus Kristus, yang lahir dari perawan Maria, janji Allah itu terpenuhi. Dengan demikian, kecongkakan dan kekurang percayaan Hawa yang melahirkan malapetaka kematian dihapus oleh kepercayaan, ketaatan dan kerendahan hati Perawan Maria. Melalui Maria dan Puteranya Yesus Kristus, jalan kepada Allah yang terputus oleh dosa Adam dan Hawa ditemukan kembali.

Di sinilah terlihat nilai positif dari 'dosa manusia pertama', yaitu bahwa dosa Adam dan Hawa ternyata mendatangkan anugerah terbesar Allah kepada umat manusia, yakni 'pengutusan Yesus Kristus' sebagai Penebus dosa manusia. 'Dosa Adam' menjadi 'felix culpa' (dosa yang membahagiakan) karena, mendatangkan Yesus Kristus - Adam Kedua. Oleh perbuatan Adam (pertama) dosa masuk ke dalam dunia, tetapi oleh perbuatan Yesus Kristus, Adam Kedua, keselamatan datang ke dalam dunia. Adam diciptakan untuk mempersiapkan kedatangan 'Adam Sejati', yaitu Yesus Kristus, Penebus dunia.

Pasangan Adam dan Hawa adalah manusia yang lengkap seutuhnya. Persatuan suami-isteri pertama ini diangkat Yesus sebagai cermin serta sumber rahmat bagi kehidupan perkawinan. "Pada awal mula Tuhan menjadikan mereka laki-laki dan perempuan. Oleh sebab itu laki-laki akan meninggalkan ibu-bapanya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya menjadi satu daging. Mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu apa yang telah dipersatukan Tuhan, tidak boleh diceraikan manusia." (Mat 19:4-6) Inilah suatu rahasia besar, kata Santo Paulus. Sebab, sebagaimana Kristus bersatu dengan Gereja-Nya, demikianlah hendaknya persekutuan cinta antara pria dan wanita dalam hidup perkawinan: bersatu dan berkembang dalam cinta menuju persahabatan dengan Tuhan. Adam dan Hawa adalah ibu-bapa kita semua, kuburnya dihormati di bukit Golgotha dalam gereja pemakaman di Yerusalem.