‹ Semua renungan

Kamis, 2 November 2028

Terpahat pada Batu

Bulan November banyak keluarga berziarah ke makam. Rumputnya dibersihkan, lilin dinyalakan, bunga ditabur. Di batu nisan terpahat sebuah nama dan dua angka tahun. Manusia memahat pada batu karena takut lupa, dan lebih takut lagi dilupakan.

Ayub mengerti ketakutan itu. Dalam sakitnya ia berseru: kiranya perkataanku dicatat dalam kitab, terpahat dengan besi pengukir pada gunung batu untuk selama-lamanya. Ia ingin meninggalkan jejak yang lebih awet daripada tubuhnya yang rusak. Tetapi di tengah keinginan itu meloncatlah kalimat yang jauh lebih berani: Aku tahu, Penebusku hidup. Ayub tidak lagi bersandar pada pahatan; ia bersandar pada satu Pribadi.

Sebab batu pun bisa aus. Nisan-nisan tertua di pemakaman kampung sering sudah tidak terbaca lagi hurufnya. Kalau harapan kita hanya pada kenangan manusia, harapan itu berumur pendek. Coba saja: berapa nama leluhur yang masih kita hafal? Tiga generasi? Empat?

Injil hari ini memberi pegangan yang lain sama sekali. Yesus berkata: semua yang diberikan Bapa kepada-Ku akan datang kepada-Ku, dan barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan Kubuang. Lalu kalimat yang layak dibawa pulang dari setiap pemakaman: supaya jangan ada yang hilang, tetapi supaya Kubangkitkan pada akhir zaman. Jangan ada yang hilang. Orang bisa hilang dari ingatan kita; tidak ada seorang pun yang hilang dari ingatan Allah.

Maka mendoakan arwah bukanlah upaya panik menahan mereka agar tidak lenyap. Mereka tergenggam. Doa kita adalah kasih yang menolak diputus oleh maut, dan kasih itu bukan buatan kita sendiri. Paulus menyebutnya kasih Allah yang telah dicurahkan dalam hati kita oleh Roh Kudus. Kristus mati bagi kita ketika kita masih berdosa. Kalau ketika berdosa saja kita dikasihi sebegitunya, apalagi mereka yang telah berpulang dalam iman kepada-Nya.

Hari ini nyalakanlah lilin, sebutlah nama-nama itu satu per satu. Mereka tidak terpahat aman pada batu. Mereka terpahat pada telapak tangan Allah.

Tuhan, terimalah saudara-saudari kami yang telah berpulang. Jangan ada satu pun yang hilang, dan bangkitkanlah mereka pada akhir zaman. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →