Kamis, 2 November 2028

Hari Raya Arwah Semua Orang Beriman

Hari Raya

Bacaan Misa

Hari ini didaraskan Kemuliaan dan Aku Percaya.

Bacaan Pertama Ayub 19:1,23-27a

Tetapi Ayub menjawab: Ah, kiranya perkataanku ditulis, dicatat dalam kitab, terpahat dengan besi pengukir dan timah pada gunung batu untuk selama-lamanya! Tetapi aku tahu: Penebusku hidup, dan akhirnya Ia akan bangkit di atas debu. Juga sesudah kulit tubuhku sangat rusak, tanpa dagingkupun aku akan melihat Allah, yang aku sendiri akan melihat memihak kepadaku; mataku sendiri menyaksikan-Nya dan bukan orang lain. Hati sanubariku merana karena rindu.

Mazmur Tanggapan Mazmur 23:1-6

TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku.
Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia membimbing aku ke air yang tenang;
Ia menyegarkan jiwaku. Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh karena nama-Nya.
Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku.
Engkau menyediakan hidangan bagiku, di hadapan lawanku; Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak; pialaku penuh melimpah.
Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku; dan aku akan diam dalam rumah TUHAN sepanjang masa.

Bacaan Kedua Roma 5:5-11

Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita. Karena waktu kita masih lemah, Kristus telah mati untuk kita orang-orang durhaka pada waktu yang ditentukan oleh Allah. Sebab tidak mudah seorang mau mati untuk orang yang benar--tetapi mungkin untuk orang yang baik ada orang yang berani mati--. Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa. Lebih-lebih, karena kita sekarang telah dibenarkan oleh darah-Nya, kita pasti akan diselamatkan dari murka Allah. Sebab jikalau kita, ketika masih seteru, diperdamaikan dengan Allah oleh kematian Anak-Nya, lebih-lebih kita, yang sekarang telah diperdamaikan, pasti akan diselamatkan oleh hidup-Nya! Dan bukan hanya itu saja! Kita malah bermegah dalam Allah oleh Yesus Kristus, Tuhan kita, sebab oleh Dia kita telah menerima pendamaian itu.

Bacaan Injil Yohanes 6:37-40

Semua yang diberikan Bapa kepada-Ku akan datang kepada-Ku, dan barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan Kubuang. Sebab Aku telah turun dari sorga bukan untuk melakukan kehendak-Ku, tetapi untuk melakukan kehendak Dia yang telah mengutus Aku. Dan Inilah kehendak Dia yang telah mengutus Aku, yaitu supaya dari semua yang telah diberikan-Nya kepada-Ku jangan ada yang hilang, tetapi supaya Kubangkitkan pada akhir zaman. Sebab inilah kehendak Bapa-Ku, yaitu supaya setiap orang, yang melihat Anak dan yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal, dan supaya Aku membangkitkannya pada akhir zaman."

Renungan

Terpahat pada Batu

Bulan November banyak keluarga berziarah ke makam. Rumputnya dibersihkan, lilin dinyalakan, bunga ditabur. Di batu nisan terpahat sebuah nama dan dua angka tahun. Manusia memahat pada batu karena takut lupa, dan lebih takut lagi dilupakan.

Ayub mengerti ketakutan itu. Dalam sakitnya ia berseru: kiranya perkataanku dicatat dalam kitab, terpahat dengan besi pengukir pada gunung batu untuk selama-lamanya. Ia ingin meninggalkan jejak yang lebih awet daripada tubuhnya yang rusak. Tetapi di tengah keinginan itu meloncatlah kalimat yang jauh lebih berani: Aku tahu, Penebusku hidup. Ayub tidak lagi bersandar pada pahatan; ia bersandar pada satu Pribadi.

Sebab batu pun bisa aus. Nisan-nisan tertua di pemakaman kampung sering sudah tidak terbaca lagi hurufnya. Kalau harapan kita hanya pada kenangan manusia, harapan itu berumur pendek. Coba saja: berapa nama leluhur yang masih kita hafal? Tiga generasi? Empat?

Injil hari ini memberi pegangan yang lain sama sekali. Yesus berkata: semua yang diberikan Bapa kepada-Ku akan datang kepada-Ku, dan barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan Kubuang. Lalu kalimat yang layak dibawa pulang dari setiap pemakaman: supaya jangan ada yang hilang, tetapi supaya Kubangkitkan pada akhir zaman. Jangan ada yang hilang. Orang bisa hilang dari ingatan kita; tidak ada seorang pun yang hilang dari ingatan Allah.

Maka mendoakan arwah bukanlah upaya panik menahan mereka agar tidak lenyap. Mereka tergenggam. Doa kita adalah kasih yang menolak diputus oleh maut, dan kasih itu bukan buatan kita sendiri. Paulus menyebutnya kasih Allah yang telah dicurahkan dalam hati kita oleh Roh Kudus. Kristus mati bagi kita ketika kita masih berdosa. Kalau ketika berdosa saja kita dikasihi sebegitunya, apalagi mereka yang telah berpulang dalam iman kepada-Nya.

Hari ini nyalakanlah lilin, sebutlah nama-nama itu satu per satu. Mereka tidak terpahat aman pada batu. Mereka terpahat pada telapak tangan Allah.

Tuhan, terimalah saudara-saudari kami yang telah berpulang. Jangan ada satu pun yang hilang, dan bangkitkanlah mereka pada akhir zaman. Amin.

Invitatorium

KAMIS II PAGI

Pembukaan

Ant. Marilah menghadap Tuhan dengan sukacita.

MAZMUR 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karya Ku yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku".

Kemuliaan kepada Bapa...
Seperti pada...

Ant. Marilah menghadap Tuhan dengan sukacita.

Ibadat Bacaan

Ibadat Bacaan untuk Kamis dalam Pekan Biasa

Ya Allah, datanglah menolong aku.

Tuhan, bersegeralah menolong aku.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

MADAH

Jadilah Engkau penglihatanku, siang dan malam,
Terangilah aku selalu, Roh-Mu tinggal.
Engkau, Bapa abadi, yang agung dan yang terakhir,
Penguasa yang bijak dan benar atas segala yang akan berlalu.

Jadilah Engkau kebijaksanaanku, tongkat dan penopangku,
Bersinarlah menembus kegelapan, berikan terang bagi jalanku!
Jadilah Engkau sumber sejati dari segala yang kunikmati,
Agar kesenangan duniawi tak lagi mengganggu.

Jadilah Engkau pelindungku, pedangku dalam pertempuran,
Jadilah Engkau martabatku, Engkau kegembiraanku,
Engkau perlindungan jiwaku, dan Engkau menara tinggiku,
Akankah Engkau mengangkatku ke surga, ya kuasa dari kuasaku.

Kekayaan tak kuhiraukan, atau pujian kosong manusia,
Engkau warisanku, sekarang dan selalu,
Engkau dan hanya Engkau, tetap yang pertama di hatiku,
Raja surga yang agung, Engkau hartaku.

Raja surga yang agung, kemenanganku telah diraih,
Semoga aku mencapai sukacita surga, ya matahari surga yang cerah!
Hati dari hatiku sendiri, apa pun yang terjadi,
Tetaplah Engkau penglihatanku, ya penguasa segalanya.

PEMAZMURAN

Ant. 1 Sabda Tuhan adalah perisai yang kuat bagi semua yang percaya kepada-Nya.

Mazmur 18

Nyanyian syukur

Jika Allah di pihak kita, siapa yang dapat melawan kita? (Roma 8:31).

IV
Adapun Allah, jalan-Nya sempurna;
firman Tuhan, emas murni.
Sesungguhnya Dia adalah perisai
bagi semua yang menjadikan Dia tempat perlindungan.

Sebab siapa Allah selain Tuhan?
Siapa gunung batu selain Allah kita?
Allah yang mengikat pinggangku dengan kekuatan
dan membuat jalanku aman di hadapanku.

Kakiku Kaujadikan cepat seperti rusa;
Kaujadikan aku berdiri teguh di tempat tinggi.
Tangan-Ku Kaulatih untuk berperang
dan lenganku untuk membengkokkan busur yang berat.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Sabda Tuhan adalah perisai yang kuat bagi semua yang percaya kepada-Nya.

Ant. 2 Tangan kanan-Mu yang kuat telah menopang aku, Tuhan.

V
Kau berikan kepadaku perisai keselamatan-Mu;
Kau menopang aku, Kau melatih aku dengan cermat.
Kau berikan kepadaku kebebasan melangkah;
kakiku tidak pernah tergelincir.

Aku mengejar dan menyusul musuh-musuhku,
tidak berbalik sampai mereka terbunuh.
Aku memukul mereka sehingga mereka tidak dapat bangkit;
mereka jatuh di bawah kakiku.

Kau mengikat pinggangku dengan kekuatan untuk berperang;
Kau membuat musuh-musuhku jatuh di bawahku,
Kau membuat musuh-musuhku melarikan diri;
mereka yang membenci aku, aku hancurkan.

Mereka berseru, tetapi tidak ada yang menyelamatkan mereka;
mereka berseru kepada Tuhan, tetapi sia-sia.
Aku menghancurkan mereka halus seperti debu di hadapan angin;
menginjak-injak mereka seperti kotoran di jalanan.

Kau menyelamatkan aku dari perselisihan umat
dan menempatkan aku di kepala bangsa-bangsa.
Orang-orang yang tidak kukenal melayani aku:
ketika mereka mendengar tentang aku, mereka menaati aku.

Bangsa-bangsa asing datang kepadaku dengan merendahkan diri:
bangsa-bangsa asing lenyap.
Mereka datang gemetar dari benteng-benteng mereka.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Tangan kanan-Mu yang kuat telah menopang aku, Tuhan.

Ant. 3 Semoga Allah yang hidup, Penyelamatku, dipuji selama-lamanya.

VI
Panjang umur Tuhan, gunung batuku!
Terpujilah Allah yang menyelamatkan aku,
Allah yang memberikan kepadaku pembalasan
dan menaklukkan bangsa-bangsa di bawahku.

Kau menyelamatkan aku dari musuh-musuhku yang marah.
Kau menempatkan aku di atas para penyerangku.
Kau menyelamatkan aku dari orang-orang yang kejam,
maka aku akan memuji Engkau, Tuhan, di antara bangsa-bangsa:
Aku akan menyanyikan mazmur bagi nama-Mu.

Dia telah memberikan kemenangan besar kepada raja-Nya
dan menunjukkan kasih-Nya kepada orang yang diurapi-Nya,
kepada Daud dan keturunannya untuk selama-lamanya.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Tuhan Allah, kekuatan dan keselamatan kami, nyalakanlah dalam diri kami api kasih-Mu dan jadikanlah kasih kami kepada-Mu bertumbuh menjadi kasih yang sempurna yang menjangkau sesama kami.

Ant. Semoga Allah yang hidup, Penyelamatku, dipuji selama-lamanya.

Hening Suci (ditandai dengan lonceng) – saat untuk merenung dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Bukalah mataku, Tuhan, agar aku dapat melihat.

Keajaiban hukum-Mu.

BACAAN

Bacaan Pertama

Dari Kitab Ester

5:1-5; 7:1-10

Raja dan Haman makan bersama Ester. Haman digantung

Kemudian raja berkata kepadanya, “Ada apa, Ratu Ester? Apa permintaanmu? Sekalipun itu setengah dari kerajaanku, akan dikabulkan bagimu.” “Jika berkenan kepada Tuanku,” jawab Ester, “datanglah hari ini bersama Haman ke perjamuan yang telah kusiapkan.” Dan raja memerintahkan, “Suruhlah Haman bersegera memenuhi keinginan Ester.”
Maka raja dan Haman pergi ke perjamuan bersama Ratu Ester. Lagi, pada hari kedua ini, saat minum anggur, raja berkata kepada Ester, “Apa pun yang kau minta, Ratu Ester, akan dikabulkan bagimu. Permintaan apa pun yang kau ajukan akan dihormati, bahkan setengah dari kerajaan.” Ratu Ester menjawab: “Jika aku telah mendapat perkenan di hadapan Tuanku, ya raja, dan jika berkenan kepada Tuanku, aku mohon agar nyawaku diselamatkan, dan aku memohon agar Tuanku menyelamatkan nyawa bangsaku. Sebab bangsaku dan aku telah diserahkan untuk dimusnahkan, dibantai, dan dimusnahkan. Jika kami dijual sebagai budak, aku akan tetap diam, tetapi karena ini, musuh tidak akan dapat mengganti kerugian yang ditimbulkan kepada raja.”
“Siapa dan di mana,” kata Raja Ahasyweros kepada Ratu Ester, “orang yang berani melakukan ini?” Ester menjawab, “Musuh yang menindas kami adalah Haman yang jahat ini.” Mendengar ini, Haman diliputi ketakutan akan raja dan ratu.
Raja meninggalkan perjamuan dengan marah dan pergi ke taman istana, tetapi Haman tetap tinggal untuk memohon nyawanya kepada Ratu Ester, karena ia melihat bahwa raja telah memutuskan nasibnya. Ketika raja kembali dari taman istana ke ruang perjamuan, Haman telah menjatuhkan diri di atas dipan tempat Ester berbaring; dan raja berseru, “Apakah ia juga akan memperkosa ratu sementara ia bersamaku di rumahku sendiri!” Hampir saja raja berbicara, ketika wajah Haman ditutupi.
Harbona, salah seorang sida-sida yang melayani raja, berkata, “Di rumah Haman berdiri tiang gantungan setinggi lima puluh hasta, Haman menyiapkannya untuk Mordekhai, yang memberikan laporan yang menguntungkan raja.” Raja menjawab, “Gantunglah dia di situ.” Maka mereka menggantung Haman di tiang gantungan yang telah disiapkannya untuk Mordekhai, dan kemarahan raja mereda.

RESPONSORIUM Lihat Ester 10:9; Yesaya 48:20

Israel berseru kepada Tuhan,

dan Tuhan menyelamatkan umat-Nya.

Dia membebaskannya dari segala kejahatan
dan melakukan mukjizat besar di antara bangsa-bangsa.
Maklumkanlah ini dengan sorak-sorai:

Tuhan telah menebus hamba-Nya Yakub.

Dia membebaskannya dari segala kejahatan
dan melakukan mukjizat besar di antara bangsa-bangsa.
Bacaan Kedua

Dari surat Santo Agustinus, uskup, kepada Proba

Kita tidak tahu apa yang patut kita doakan
Engkau mungkin masih ingin bertanya mengapa Rasul berkata: Kita tidak tahu apa yang patut kita doakan, karena, tentu saja, kita tidak dapat percaya bahwa ia atau orang-orang yang kepadanya ia menulis tidak mengetahui Doa Bapa Kami.
Ia menunjukkan bahwa ia sendiri berbagi ketidakpastian ini. Apakah ia tahu apa yang patut didoakan ketika ia diberi duri dalam daging, malaikat Setan untuk menyakitinya, agar ia tidak menjadi sombong oleh kebesaran apa yang diwahyukan kepadanya? Tiga kali ia meminta Tuhan untuk mengambilnya darinya, yang menunjukkan bahwa ia tidak tahu apa yang harus ia minta dalam doa. Akhirnya, ia mendengar jawaban Tuhan, menjelaskan mengapa doa orang yang begitu besar tidak dikabulkan, dan mengapa tidak pantas untuk dikabulkan: Rahmat-Ku cukup bagimu, karena kuasa bersinar lebih sempurna dalam kelemahan.
Dalam jenis penderitaan, maka, yang dapat membawa kebaikan atau keburukan, kita tidak tahu apa yang patut didoakan; namun, karena itu sulit, menyusahkan, dan bertentangan dengan keinginan kita, lemah seperti kita, kita melakukan apa yang akan dilakukan setiap manusia, kita berdoa agar itu diambil dari kita. Namun, kita berutang setidaknya sebanyak ini dalam tugas kita kepada Allah: jika Ia tidak mengambilnya, kita tidak boleh membayangkan bahwa kita dilupakan oleh-Nya, tetapi karena ketahanan kita yang penuh kasih terhadap kejahatan, harus menantikan berkat yang lebih besar sebagai gantinya. Dengan cara ini, kuasa bersinar lebih sempurna dalam kelemahan. Kata-kata ini ditulis untuk mencegah kita memiliki pendapat yang terlalu tinggi tentang diri kita sendiri jika doa kita dikabulkan, ketika kita tidak sabar dalam meminta sesuatu yang lebih baik tidak diterima; dan untuk mencegah kita menjadi putus asa, dan tidak percaya akan belas kasihan Allah kepada kita, jika doa kita tidak dikabulkan, ketika kita meminta sesuatu yang akan membawa kita penderitaan yang lebih besar, atau sepenuhnya menghancurkan kita melalui pengaruh korup kemakmuran. Dalam kasus-kasus ini kita tidak tahu apa yang patut diminta dalam doa.
Oleh karena itu, jika sesuatu terjadi yang tidak kita doakan, kita tidak boleh ragu sama sekali bahwa apa yang Allah inginkan lebih bermanfaat daripada apa yang kita inginkan sendiri. Mediator agung kita memberi kita contoh ini. Setelah Ia berkata: Bapa, jika mungkin, biarlah cawan ini diambil dari-Ku, Ia segera menambahkan, Namun bukan kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mu, Bapa, sehingga mengubah kehendak manusia yang adalah milik-Nya melalui pengambilan sifat manusia. Sebagai akibatnya, dan memang demikian, melalui ketaatan satu orang banyak orang dibenarkan.

RESPONSORIUM Matius 7:7, 8; Mazmur 145:18

Mintalah, maka akan diberikan kepadamu.

Sebab setiap orang yang meminta akan menerima,
setiap orang yang mencari akan menemukan,
setiap orang yang mengetuk, pintu akan dibukakan baginya.
Tuhan dekat kepada semua orang yang berseru kepada-Nya dengan tulus.

Sebab setiap orang yang meminta akan menerima,
setiap orang yang mencari akan menemukan,
setiap orang yang mengetuk, pintu akan dibukakan baginya.

DOA PENUTUP

Ya Allah yang mahakuasa dan kekal,

anugerahkanlah agar kami senantiasa
menyesuaikan kehendak kami dengan kehendak-Mu
dan melayani keagungan-Mu dengan ketulusan hati.
Dengan pengantaraan Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu,
yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus,
Allah, sepanjang segala abad.

Amin.

AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)

Marilah kita memuji Tuhan.

Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

IBADAT ARWAH PAGI

PEMBUKAAN

P: Ya Tuhan, sudilah membuka hatiku.

U: Supaya mulutku mewartakan pujianMu.

Pembukaan

Ant. Marilah menyembah Tuhan, raja kehidupan.

Mazmur 94 (95)

Marilah kami bernyanyi bagi Tuhan,

bersorak-sorai bagi penyelamat kami.

Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,

menghormatiNya dengan pujian.
Tuhanlah Allah yang agung,

merajai segala dewa.

Dasar bumi terletak di tanganNya,

puncak gunungpun milikNya.

MilikNyalah laut, Dia membuatnya,

daratanpun buatan tanganNya.
Mari bersujud dan menyembah,

berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kami.

Dialah Allah kami, kami umatNya,

Dialah gembala kami, kami kawananNya.
Hari ini dengarkanlah suaraNya:

“Jangan bertegar hati seperti di Meriba,

seperti di Masa, di padang gurun;

ketika leluhurmu mencobai Aku,

walau menyaksikan karyaKu yang agung.
Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;

maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,

mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.

Sebab Aku bersumpah dalam murkaKu:

Mereka takkan beristirahat bersama Aku”.
Kemuliaan kepada Bapa…

Seperti pada…

Ant. Marilah menyembah Tuhan, raja kehidupan.

Madah

Kristus pokok kehidupan

Engkau sumber pengampunan

Yang menjamin kebangkamin

Bagi umat yang beriman.
Engkau telah mengalami

Kematian sangat ngeri

Karena taat pada Bapa

Tetap setya sepenuhnya.
Maka maut Kaukalahkan

Berjayalah kehidupan

Besarkanlah hati kami

Yang sedang berduka ini.
Semoga arwah saudara

Yang pindah ke alam baka

Kauizinkan berbahagya

Hidup mulya selamanya. Amin.

Ant.1: Semoga hati yang Kauremukkan bersorak gembira kepadaMu, ya Tuhan.

Mazmur 50 (51)

Kasihanilah aku, ya Allah, menurut kasih setiaMu,*

menurut besarnya rahmatMu, hapuskanlah kesalahanku.
Bersihkanlah aku seluruhnya dari kesalahanku,*

dan cucilah aku dari dosaku.
Kusadari pelanggaranku,*

dosaku selalu membayang di hadapan mataku.
Terhadap Engkau, terhadap Engkaulah aku berdosa,*

yang jahat di hadapanMu kulakukan.
Jadi ternyata Engkau adil bila menghukum aku,*

dan tepatlah keputusanMu.
Sungguh aku dilahirkan dalam kesalahan,*

dan dalam dosa aku dikandung ibu.
Sungguh Engkau berkenan akan ketulusan hati,*

Engkau meresapkan kebijaksanaan ke dalam batinku.
Bersihkanlah aku, agar aku jadi murni,*

basuhlah aku agar jadi putih melebihi salju.
Sampaikanlah kabar sukacita kepadaku,*

semoga hati yang Kauremukkan bersorak gembira.
Palingkanlah wajahMu dari dosaku,*

hapuskanlah segala kesalahanku.
Ciptakanlah hati murni bagiku, ya Allah,*

baharuilah semangat tabah dalam batinku.
Janganlah Kaubuang aku dari hadapanMu,*

janganlah Kauambil rohMu yang kudus dari padaku.
Kembalikanlah kepadaku kegembiraan atas keselamatanMu,*

dan berilah aku semangat yang rela.
Maka aku akan mengajarkan sikap hatiMu kepada orang berdosa,*

supaya mereka kembali kepadaMu.
Lepaskanlah aku dari dosa pembunuhan, ya Allah penyelamatku,*

maka aku akan memashyurkan keadilanMu.
Ya Tuhan, sudilah membuka bibirku,*

supaya mulutku mewartakan pujianMu.
Engkau tak berkenan akan kurban sembelihan,*

kurban bakar yang kupersembahkan, tidak Kausukai.
Persembahan kepada Allah, ialah jiwa yang menyesal,*

hati remuk redam takkan Kautolak.

Ant.1: Semoga hati yang Kauremukkan bersorak gembira kepadaMu, ya Tuhan.

Ant.2: Ya Tuhan, renggutlah hidupku dari pintu maut.

Yes 38,10-14.17-20
Aku berkata: Di puncak kehidupanku,+

aku menuju pintu alam maut,*

ke sana aku dipanggil untuk selanjutnya.
Aku berkata: Aku tidak akan memandang Tuhan lagi,+

di dunia orang yang hidup,*

tidak lagi akan kujumpai orang antara penduduk bumi.
Pondokku akan dibongkar,*

dicabut bagaikan kemah gembala.
Bagaikan tukang tenun Engkau menggulung hidupku,*

memotong benang hidupku dari pakan.
Siang malam aku Kaubiarkan,+

hingga pagi aku mengaduh,*

seperti singa Engkau meremuk tulangku.
Seperti burung layang-layang aku mencecit kegelisahan,*

berdekut laksana burung merpati.
Pudarlah mataku karena menengadah,*

aku tertindas, ya Tuhan, tolonglah aku.
Namun, jiwaku telah Kauhindarkan dari liang kubur,*

dan segala dosaku Kaubuang jauh.
Alam maut tidak memuji Engkau,+

orang mati tidak memuliakan Dikau,*

yang turun ke dalam kubur tidak mengharapkan kesetiaanMu.
Hanya yang hidup memuji Engkau, seperti aku sekarang ini,*

semoga kesetiaanMu diwartakan turun-temurun.
Ya Tuhan, sudilah menyelamatkan daku,+

maka kami akan membunyikan kecapi,*

di rumah Tuhan, sepanjang hidup kami.

Ant.2: Ya Tuhan, renggutlah hidupku dari pintu maut.

Ant.3: Aku hendak memuliakan Tuhan seumur hidup.

Mazmur 145 (146)

Pujilah Tuhan, hai hatiku!+

Aku hendak memuliakan Tuhan seumur hidup,*

memujiNya selama hayat dikandung badan.
Jangan menaruh harapan pada orang-orang besar,*

pada manusia yang tak dapat menyelamatkan.
Bila melayang nyawanya, ia menjadi debu,*

hari juga buyarlah rencananya.
Berbahagialah orang yang mengharapkan pertolongan dari Allah Yakub,*

yang menaruh kepercayaan pada Tuhan, Allahnya.
Sebab Tuhan menjadikan langit dan bumi,*

menciptakan laut dan segala isinya.
Tuhan tetap setia terhadap orang yang dihina,*

menjamin keadilan bagi orang yang tertindas.
Tuhan memberi makan orang yang lapar,*

membebaskan orang yang terbelenggu.
Tuhan membuka mata orang buta,*

menegakkan orang yang bungkuk.
Tuhan melindungi orang asing,*

memelihara para yatim piatu dan janda.
Tuhan mengasihi orang jujur,*

tetapi orang berdosa digulingkanNya.
Tuhanlah raja selama-lamanya,*

Dialah Allahmu, hai Sion, turun-temurun.

Ant.3: Aku hendak memuliakan Tuhan seumur hidup.

Bacaan Singkat (1Tes 4,34)

Kalau kami percaya bahwa Yesus telah wafat dan bangkit, maka kami percaya juga bahwa semua orang yang meninggal dalam iman akan Yesus, akan dikumpulkan Allah bersama dengan Yesus.
Lagu Singkat
P: Aku akan memuliakan Dikau, ya Tuhan,* Sebab Engkau membebaskan daku. U: Aku. P: Ratapku telah Kaujadikan tarian gembira. U: Sebab Engkau membebaskan daku. P: Kemuliaan. U: Aku.

Ant.Kidung: Aku inilah kebangkamin dan kehidupan. Barang siapa percaya padaKu, akan hidup biarpun telah mati. Dan barang siapa hidup serta percaya padaKu, tidak akan mati selama-lamanya.

KIDUNG ZAKARIA (Luk 1,68-79)

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*

sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.
Ia mengangkat bagi kami seorang penyelamat yang gagah perkasa,*

putera Daud, hambaNya.
Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*

dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.
Untuk menyelamatkan kami dari musuh-musuh kami,*

dan dari tangan semua lawan yang membenci kami.
Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kami,*

dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.
Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kami,*

akan membebaskan kami dari tangan musuh.
Agar kami dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*

dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.
Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*

sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.
Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*

berkat pengampunan dosa mereka.
Sebab Allah kami penuh rahmat dan belaskasihan,*

Ia mengunjungi kami laksana fajar cemerlang.
Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*

dan membimbing kami ke jalan damai sejahtera.

Ant.Kidung: Aku inilah kebangkamin dan kehidupan. Barang siapa percaya padaKu, akan hidup biarpun telah mati. Dan barang siapa hidup serta percaya padaKu, tidak akan mati selama-lamanya.

Doa Permohonan

Allah Bapa yang mahakuasa telah membangkitkan Yesus Kristus dari antara orang mati dan akan membangkitkan juga tubuh kami yang fana ini. Marilah kami mohon kepadaNya dan berseru:

U: Ya Tuhan, hidupkanlah kami dalam Kristus.

P: Bapa yang kudus, karena pembaptisan, kami telah mati dan dikubur bersama PuteraMu serta dibangkitkan kembali berkat kebangkaminNya,* semoga kami memasuki hidup baru bersama Kristus.

P: Bapa penyelenggara, Engkau telah memberi kami roti kehidupan yang turun dari surga, sebagai bekal dalam perjalanan kami di dunia ini,* semoga kami memiliki hidup abadi dan dibangkitkan pada hari kiamat.

P: Ya Tuhan, Engkau telah mengutus malaikat untuk memperkuat PuteraMu dalam sakrat maut,* hiburkanlah kami dengan pengharapan teguh, bila ajal kami tiba.

P: Engkau telah melepaskan ketiga pemuda dari tengah-tengah api,* bebaskanlah arwah orang yang sudah meninggal dari hukuman atas dosa.

P: Allah orang-orang hidup dan mati, Engkau membangkitkan Yesus dari antara orang mati,* bangkitkanlah orang-orang yang telah meninggal, dan terimalah kami juga dalam kemuliaan abadi bersama mereka.
Bapa kami

Doa Penutup

Tuhan, sumber kehidupan, iman kami telah Kauteguhkan dengan kebangkamin PuteraMu dari alam maut. Teguhkanlah juga harapan kami dalam menantikan kebangkamin hambaMu… Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup…
Atau:

Allah, Engkaulah kebahagiaan kaum beriman, Engkaulah yang menebus kami dengan wafat dan kebangkamin PuteraMu. HambaMu… mengimani misteri kebangkamin itu. Kasihanilah dia dan berilah ia kebahagiaan kekal. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup…
Atau:

Tuhan, awal dan akhir hidup manusia, kami memohonkan belaskasihanMu bagi hambaMu… Di dunia ini ia Kauterima ke dalam umatMu; semoga di akhirat ia Kauberi tempat yang tenteram dan terang bersama dengan orang-orang kudusMu. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup…
Beberapa orang yang meninggal:

Bapa mahabaik, pencipta danpenebus kami, PuteraMu telah mengalahkan maut dan masuk ke dalam kemuliaanMu. Semoga hamba-hambaMu (… dan…) juga mengalahkan maut dan memandang Engkau untuk selama-lamanya. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup…
Saudara, kaum kerabat dan penderma:

Allah pengampun dan penyelamat manusia, kami mohon kemurahanMu bagi arwah saudara-saudara, kaum kerabat dan para penderma kami. Semoga berkat doa santa perawan Maria dan semua orang kudus, mereka Kauterima dalam kebahagiaan abadi. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup…

PENUTUP

P: Semoga Tuhan memberkati kami, melindungi kami terhadap dosa dan menghantar kami kehidup yang kekal.

U: Amin.

Ibadat Tengah Hari

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

KAMIS II SIANG

Madah

Kita bersama memuji
Tuhan Allah maha suci
Yang mengurniakan rahmat
Kepada seluruh umat.

Kita menyatakan hormat
Pada Tuhan penyelamat
Sambil sujud mohon berkat
Agar tabah lagi kuat.

Terpujilah Allah Bapa
Bersama Putra tercinta
Yang memperoleh Roh suci
Pembaharu muka bumi. Amin.

Ant.1: HukumMu sangat berharga melebihi ribuan keping perak dan emas.

Mazmur 118 (119),65-72

Engkau telah berbuat baik terhadap hambaMu,*
sesuai dengan firmanMu, ya Tuhan.

Maka ajarkanlah kebijaksanaan dan pengertian kepadaku,*
sebab aku berharap akan perintahMu.

Sebelum aku disiksa, aku tersesat,*
tetapi sekarang aku berpegang pada aturanMu.

Engkau baik, dan baiklah karyaMu,*
ajarkanlah ketetapanMu kepadaku.

Orang sombong memfitnah aku,*
tetapi aku dengan segenap hati berpegang pada titahMu.

Hati mereka tegar dan tanpa perasaan,*
tetapi kesukaanku ialah hukumMu.

Baiklah bagiku, bila aku disiksa,*
dengan demikian aku belajar memahami ketetapanMu.

Hukum dari mulutMu sangat berharga bagiku,*
melebihi ribuan keping perak dan emas.

Ant.1: HukumMu sangat berharga melebihi ribuan keping perak dan emas.

Ant.2: Pada Allah aku percaya dan tidak takut, apa yang dapat dilakukan manusia terhadapku?

Mazmur 55 (56),2-7b.9-14

Kasihanilah aku, ya Allah, sebab orang menginjak-injak aku,*
selalu mereka memerangi dan menindas aku.

Seteruku selalu menganiaya aku,*
mereka menyerbu aku dengan hebat.

Waktu aku ketakutan,*
aku percaya padaMu, ya Allah mahatinggi.

Pada Allah yang firmanNya kupuji,+
pada Allah aku percaya dan tidak takut,*
apa yang dapat dilakukan manusia terhadapku?

Sepanjang hari mereka memutarbalikkan perkataanku,*
dan bertekad mencelakakan daku.

Bersama-sama mereka mengintip, ingin mencabut nyawaku,*
mereka mengamat-amati segala langkahku.

Hidupku penuh sengsara, Engkau kan tahu,+
segala air mataku Kauingat senantiasa,*
semuanya itu Kauperhatikan.

Maka musuh akan mundur, bila aku berseru,*
aku yakin, Allah di pihakku.

Pada Allah yang firmanNya kupuji,+
pada Allah aku percaya dan tidak takut,*
apa yang dapat dilakukan manusia terhadapku?

Janjiku kepadaMu, ya Allah, akan kutepati,*
dengan mempersembahkan kurban pujian.

Sebab Engkau meluputkan daku dari maut,*
dan menjaga jangan sampai aku tersandung.

Maka aku terus hidup di hadapan hadirat Allah,*
dalam cahaya yang menerangi orang hidup.

Ant.2: Pada Allah aku percaya dan tidak takut, apa yang dapat dilakukan manusia terhadapku?

Ant.3: Besarlah kasihMu, ya Tuhan, setinggi langit.

Mazmur 56 (57)

Kasihanilah aku, ya Allah, kasihanilah aku,*
kepadaMulah aku berlindung.

Dalam naungan sayapMu aku berlindung,*
sampai malapetaka berlalu.

Aku berseru kepada Allah yang mahatinggi,*
kepada Allah yang menjamin hidupku.

Semoga dari surga Ia menyelamatkan daku,+
dan mengusir mereka yang menganiaya aku,*
semoga Allah mencurahkan kasih setiaNya.

Aku berbaring seolah-olah di tengah kawanan singa,*
yang suka menerkam orang.

Giginya bagaikan tombak dan panah,*
lidahnya laksana pedang terasah.

Nyatakanlah kemegahanMu di langit, ya Allah,*
dan sinarilah bumi dengan kemuliaanMu.

Musuh memasang jaring terhadap langkahku,*
tetapi aku meloloskan diri.

Mereka menggali lubang di muka kakiku,*
tetapi mereka sendiri terperosok di dalamnya.

Hatiku siap sedia, ya Allah,*
untuk bernyanyi dan melagukan mazmur.

Bangunlah, hai jiwaku, kumandangkanlah bunyimu, hai kecapi,*
menyingsinglah, hai fajar.

Ya Tuhan, aku hendak memujiMu di tengah segala bangsa,*
di tengah segala bangsa aku bermazmur bagiMu.

Sebab besarlah kasihMu, setinggi langit,*
dan kesetiaanMu menjangkau awan.

Nyatakanlah kemegahanMu di langit, ya Allah,*
dan sinarilah bumi dengan kemuliaanMu.

Ant.3: Besarlah kasihMu, ya Tuhan, setinggi langit.

Bacaan singkat (Gal 5,22.23a.25)

Hasil buah Roh ialah: kasih, sukacita dan damai sejahtera, kesabaran, kemurahan dan kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan dan pengusaan diri. Jikalau kita hidup oleh Roh, hendaklah hidup kita juga dipimpin oleh Roh.

P: Ajarlah aku melaksanakan kehendakMu, ya Tuhan,
U: Semoga kebaikanMu menuntun daku di jalan yang rata.

Doa Penutup

Allah yang kekal dan kuasa, padamu tidak ada yang gelap, tidak ada yang tersembunyi. Maka sinarilah kami dengan terang cahayaMu, supaya kami dapat mengenal kehendakMu dan mengikuti bimbinganMu dengan rela dan setia. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Ibadat Sore

IBADAT ARWAH – SORE
PEMBUKAAN

P: Ya, Allah, bersegeralah menolong aku.

U: Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Madah

Raja yang mahakuasa

Kristus pahlawan mulia

Engkau telah mengalahkan

Kedahsyatan kematian.
Dengan bangkit dari kubur

Engkau berhasil melebur

Dosa maut serta setan

Dan memulihkan harapan.
Kami mohon keyakinan

Yang teguh tak tergoncangkan

Bahwa hidup pasti menang

Lawan maut yang menyerang.
Panggillah saudara ini

Yang mendahului kami

Sambutlah dalam kasihMu

Agar bahagya selalu. Amin.

Ant.1: Tuhan menjaga Engkau terhadap segala kemalangan, Ia menjaga nyawamu.

Mazmur 120 (121)

Aku melayangkan pandangan ke Gunung,*

dari manakah dapat kuharapkan pertolongan?
Pertolonganku dari Tuhan,*

yang menjadikan langit dan bumi.
Ia takkan membiarkan kakimu tersandung,*

yang menjagamu takkan mengantuk.
Sungguh, takkan mengantuk dan tertidur,*

yang menjaga Israel.
Tuhan menjaga dan menaungi Engkau,*

Yang mahatinggi adalah kekuatanmu.
Matahari takkan menyakiti Engkau di waktu siang,*

maupun bulan di waktu malam.
Tuhan menjaga Engkau terhadap segala kemalangan,*

Ia menjaga nyawamu.
Tuhan menjaga segala tingkah lakumu,*

sekarang dan selama-lamanya.

Ant.1: Tuhan menjaga Engkau terhadap segala kemalangan, Ia menjaga nyawamu.

Ant.2: Jika Engkau menghitung-hitung kesalahan, ya Tuhan, siapakah dapat bertahan?

Mazmur 129 (130)

Dari jurang yang dalam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan,*

Tuhanku, dengarkanlah seruanku.
Hendaklah telingaMu menaruh perhatian,*

kepada jeritan doaku.
Jika Engkau menghitung-hitung kesalahan, ya Tuhan,*

siapakah dapat bertahan?
Tetapi syukurlah Engkau suka mengampuni,*

sehingga orang mengabdi kepadaMu dengan takwa.
Aku berharap akan Tuhan,*

hatiku mengharapkan firmanNya.
Hatiku menantikan Tuhanku,*

lebih dari penjaga menantikan fajar.
Lebih dari penjaga menantikan fajar,*

Israel menantikan Tuhan.
Sebab pada Tuhanlah kasih setia,*

dan penebusan yang berlimpah-limpah.
Tuhanlah yang akan membebaskan Israel,*

dari segala kesalahannya.

Ant.2: Jika Engkau menghitung-hitung kesalahan, ya Tuhan, siapakah dapat bertahan?

Ant.3: Seperti Bapa membangkitkan orang mati dan menghidupkan, demikianpun Putera menghidupkan orang yang dikehendakiNya.

Flp 2,6-11
Meskipun berwujud Allah,+

Kristus Yesus tidak mau berpegang teguh,*

pada kemuliaanNya yang setara dengan Allah.
Ia telah menghampakan diri,+

dengan mengambil keadaan hamba,*

dan menjadi sama dengan manusia.
Ia kelihatan sebagai seorang manusia dan merendahkan diri,+

karena taat sampai mati,*

sampai mati di salib.
Sebab Allah meninggikan Dia,+

dan menganugerahkan kepadaNya,*

nama yang melebihi segala nama.
Agar dalam nama Yesus,+

bertekuklah setiap lutut,*

di surga tinggi, di bumi dan di bawah bumi.
Agar setiap lidah mengakui,+

untuk kemuliaan Allah Bapa,*

Tuhanlah Yesus Kristus.

Ant.3: Seperti Bapa membangkitkan orang mati dan menghidupkan, demikianpun Putera menghidupkan orang yang dikehendakiNya.

Bacaan Singkat (1Kor 15,55-57)
Hai maut, di manakah kemenanganmu? Hai maut, di manakah sengatmu? Sengat maut ialah dosa, dan kuasa dosa ialah hukum Taurat. Tetapi syukur kepada Allah yang telah memberikan kemenangan kepada kami berkat Yesus Kristus, Tuhan kami.
Lagu Singkat
P: KepadaMu aku berlindung, ya Tuhan,* Aku takkan dikecewakan. U: KepadaMu. P: Aku akan bergembira dan bersukacita karena belaskasihanMu. U: Aku takkan dikecewakan. P: Kemuliaan. U: KepadaMu.
Atau:

P: Demi belaskasihanMu, ya Tuhan,* Berilah mereka istirahat kekal. U: Demi. P: Engkau akan datang mengadili orang yang hidup dan yang mati. U: Berilah mereka istirahat kekal. P: Kemuliaan. U: Demi.

Ant.Kidung: Segala sesuatu yang diserahkan Bapa kepadaKu akan datang kepadaKu. Barang siapa datang kepadaKu, tak akan Kutolak.

KIDUNG MARIA (Luk 1,46-5)

Aku mengagungkan Tuhan,*

hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.
Sebab Ia memperhatikan daku,*

hambaNya yang hina ini.
Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*

oleh sekalian bangsa.
Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa,*

kuduslah namaNya.
Kasih sayangNya turun-temurun,*

kepada orang yang takwa.
Perkasalah perbuatan tanganNya,*

dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya
Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta,*

yang hina-dina diangkatnya.
Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan,*

orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong
Menurut janjiNya kepada leluhur kami,*

Allah telah menolong Israel, hambaNya.
Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*

untuk selama-lamanya.

Ant.Kidung: Segala sesuatu yang diserahkan Bapa kepadaKu akan datang kepadaKu. Barang siapa datang kepadaKu, tak akan Kutolak.

Doa Permohonan

Kristus akan mengubah tubuh kami yang fana menjadi serupa dengan tubuhNya yang mulia. Marilah kami berseru kepadaNya dan berkata:

U: Engkaulah kehidupan dan kebangkamin kami, ya Tuhan.

P: Kristus, Putera Allah yang hidup, Engkau membangkitkan sahabatMu Lazarus dari alam maut,* bangkitkanlah semua orang yang telah meninggal, ke dalam kehidupan dan kemuliaan kekal.

P: Kristus, penghibur orang berdukacita, ketika Lazarus, pemuda Naim dan puteri Yairus meninggal, Engkau menghapuskan air mata kaum kerabat mereka,* hiburlah semua orang yang berkabung karena kehilangan sanak saudara.

P: Kristus penyelamat, hancurkanlah kekuasaan dosa yang membawa kematian,* sehingga kami layak menerima hidup abadi dalam Engkau.

P: Kristus, penebus kami, ingatlah akan semua orang yang tidak mempunyai harapan karena belum mengenal Engkau,* semoga mereka percaya akan kebangkamin dan akan hidup abadi.

P: Engkau telah memulihkan penglihatan orang yang lahir buta hingga ia dapat memandang kemuliaanMu,* tunjukkanlah wajahMu kepada arwah-arwah yang sampai kini belum memandang terang cahayaMu.

P: Engkau menghendaki agar tempat kediaman kami di dunia ini akhirnya dibongkar,* sediakanlah bagi kami tempat kediaman abadi di surga.
Bapa kami

Doa Penutup

Tuhan, sumber kehidupan, iman kami telah Kauteguhkan dengan kebangkamin PuteraMu dari alam maut. Teguhkanlah juga harapan kami dalam menantikan kebangkamin hambaMu… Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup…
Atau:

Allah, Engkaulah kebahagiaan kaum beriman, Engkaulah yang menebus kami dengan wafat dan kebangkamin PuteraMu. HambaMu… mengimani misteri kebangkamin itu. Kasihanilah dia dan berilah ia kebahagiaan kekal. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup…
Atau:

Tuhan, awal dan akhir hidup manusia, kami memohonkan belaskasihanMu bagi hambaMu… Di dunia ini ia Kauterima ke dalam umatMu; semoga di akhirat ia Kauberi tempat yang tenteram dan terang bersama dengan orang-orang kudusMu. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup…
Beberapa orang yang meninggal:

Bapa mahabaik, pencipta danpenebus kami, PuteraMu telah mengalahkan maut dan masuk ke dalam kemuliaanMu. Semoga hamba-hambaMu (… dan…) juga mengalahkan maut dan memandang Engkau untuk selama-lamanya. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup…
Saudara, kaum kerabat dan penderma:

Allah pengampun dan penyelamat manusia, kami mohon kemurahanMu bagi arwah saudara-saudara, kaum kerabat dan para penderma kami. Semoga berkat doa santa perawan Maria dan semua orang kudus, mereka Kauterima dalam kebahagiaan abadi. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup…

PENUTUP

P: Semoga Tuhan memberkati kami, melindungi kami terhadap dosa dan menghantar kami kehidup yang kekal.

U: Amin.

Ibadat Penutup

IBADAT PENUTUP - KAMIS

Doa Tobat

P: Kasihanilah kami, ya Tuhan.
U: Sebab kami orang yang berdosa.
P: Tunjukkanlah belaskasihanMu kepada kami, ya Tuhan.
U: Dan anugerahkan keselamatan kepada kami.
P: Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan menghantar kita ke hidup yang kekal.
U: Amin.

Madah

Menjelang datangnya malam
Kami menghadap wajahMu
Untuk menghaturkan salam
Sambil mohon doa restu.

Sambutlah dalam tanganMu
Hidup serta segalanya
Simpanlah dalam hatiMu
Harapan kami semua.

Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putra dan RohMu
Kabulkanlah doa kami
Sekarang serta selalu. Amin.

Ant: Tubuhku beristirahat dengan tenteram.

Mazmur 15 (16)

Jagalah aku, ya Allah, sebab aku berlindung kepadamu,+
Aku mengakui: Engkaulah Tuhanku,*
tiada kebahagiaan bagiku selain Dikau.

Orang-orang saleh di negeri ini,*
kumuliakan dan kujunjung tinggi.

Tetapi orang yang mengikuti dewa-dewa,*
menjatuhkan dirinya dalam jurang malapetaka.

Aku tidak ikut mempersembahkan kurban kepada dewa-dewa,*
bahkan bibirku takkan menyebut namanya.

Tuhan, Engkaulah milik pusaka dan warisanku,*
dalam tanganMulah nasibku.

Tanah permai akan menjadi bagianku,*
milik pusakaku menyenangkan hatiku.

Aku memuji Tuhan yang selalu menasihati aku,*
bahkan waktu malampun Ia berbicara dalam hatiku.

Aku selalu ingat akan Tuhan,*
aku tidak goyah, karena Ia ada di sampingku.

Sebab itu hatiku bergembira, dan jiwaku bersorak,*
dan tubuhku beristirahat dengan tenteram.

Aku tak akan Kauserahkan kepada alam maut,*
dan kekasihMu takkan Kaubiarkan turun ke liang kubur.

Engkau akan menunjukkan kepadaku jalan kehidupan.+
Di hadapanMu terdapat sukacita berlimpah,*
padaMulah kebahagiaan selama-lamanya.

Ant.: Tubuhku beristirahat dengan tenteram.

Bacaan singkat (1Tes 5,23)

Semoga Allah, pembawa damai, menguduskan kamu sepenuh-penuhnya. Moga-moga roh, jiwa dan ragamu seluruhnya terpelihara tanpa cela pada kedatangan Tuhan kita Yesus Kristus.

Lagu singkat

P: Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* ya Tuhan, penyelamatku. U: Ke dalam. P: Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar. U: Ya Tuhan, penyelamatku. P: Kemuliaan. U: Ke dalam.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon:

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.

Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.

Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Tuhan, Allah kami, semoga berkat perlindunganMu kami dapat tidur nyenyak dan melepaskan lelah sesudah pekerjaan hari ini. Kuatkanlah kami dengan bantuanMu, supaya kami mampu membaktikan diri kepadaMu dengan segenap jiwa raga kami. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Penutup

P: Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya. U: Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Salam ya ratu surgawi,
salam, bunda Putra ilahi.
Darimulah hidup kami
memperoleh terang suci.
Bersukalah, ya Maria,
bunda yang paling jelita.
Hiduplah, bunda mulia,
doakanlah kami semua.

Santo-Santa

Peringatan Arwah Semua Orang Beriman

Kemarin, kita memuliakan semua Orang Kudus dan berdoa memohon agar kita pun kelak bisa berbahagia bersama mereka di dalam surga sambil memandang wajah Allah, Bapa kita. Hari ini kita mengenang saudara-saudara kita yang telah meninggal namun masih berada di Api Penyucian. Bahkan seluruh bulan Nopember ini kita khususkan untuk berdoa dan berkorban untuk memohon kerahiman Allah atas mereka. Hal ini kita lakukan karena di dalam Yesus Kristus, Penyelamat semua orang yang, merindukan keselamatan dari Allah dengan tulus hati, kita tetap bersatu padu dengan mereka. Dalam iman akan Kristus itu, kita percaya bahwa apa yang kita namakan Persekutuan para Kudus meliputi baik kita yang masih hidup di dunia ini, maupun semua Orang Kudus di surga, dan semua orang yang telah meninggal. Bersama-sama kita membentuk dan terhimpun di dalam satu Gereja, yaitu Tubuh Mistik Kristus.

Hari ini kita secara khusus mengenang dan berdoa bagi arwah semua orang beriman yang telah meninggal dunia. Maka kiranya ada baiknya kita menyadari makna peristiwa kematian menurut ajaran iman kita. Bagi kita orang Kristen saat kematian sesungguhnya merupakan peristiwa puncak kehidupan. Hidup kita tidak lenyap, melainkan hanya diubah. Kita percaya bahwa sesudah pengembaraan kita di dunia ini selesai, tersedialah bagi kita kediaman abadi di surga. Kematian bagi kita merupakan saat kita mempercayakan diri secara total kepada Kristus, kebangkitan dan kehidupan kita saat perjumpaan abadi dengan Dia, pokok pengharapan kita, yang mengantar kita pulang ke rumah Bapa.

Atas dasar iman itu, kita memohon agar saudara-saudara kita yang telah meninggal dunia disucikan dari segala dosanya, dibebaskan dari segala hambatan dan noda, dan boleh menikmati kebahagiaan kekal di sisi kanan Allah, Bapa kita, serta boleh bersama-sama para kudus di surga memandang wajah Allah yang dirindukannya. Hari kenangan dan peringatan ini pun sekaligus memberi penghiburan rohani bagi kita, bahwa kelak kita akan berjumpa kembali dengan saudara-saudara yang telah mendahului kita, untuk bersama Maria memuji dan memuliakan Allah dalam persekutuan semua orang kudus. Kita pun pada suatu ketika akan meninggalkan dunia ini dan pulang kepada Bapa di surga. Tetapi kita percaya bahwa hidup atau mati, kita tetap milik Kristus.