‹ Semua renungan

Jumat, 4 Agustus 2028

Anak Tukang Kayu

Di kampung, orang paling sulit percaya kepada anak yang mereka lihat besar. "Ah, itu kan anaknya tukang jahit ujung gang. Dulu sering main layangan di sini." Semakin kita merasa kenal, semakin sulit kita dibuat terkejut.

Kemarin Yesus menutup rangkaian perumpamaan-Nya dan pergi dari situ. Hari ini Ia tiba di kampung asal-Nya, dan yang terjadi persis seperti itu. Orang takjub akan hikmat-Nya, tetapi buru-buru menetralkannya: bukankah Ia ini anak tukang kayu? Kekaguman mereka kalah oleh arsip lama. Dan Injil mencatat kalimat yang menyedihkan: karena ketidakpercayaan mereka, tidak banyak mukjizat diadakan-Nya di situ.

Yeremia dalam Bacaan I bernasib serupa. Ia nyaris dibunuh justru oleh orang-orang yang setiap hari melihatnya di pelataran rumah Tuhan.

Santo Yohanes Maria Vianney, yang kita kenang hari ini, pernah dianggap terlalu bodoh untuk menjadi imam, lalu ditempatkan di desa kecil bernama Ars. Dari desa terpencil itu, seluruh Prancis akhirnya datang mengantre pengakuan dosa.

Berapa banyak karya Allah gagal kita terima hanya karena pembawanya terlalu kita kenal: pasangan, anak, tetangga, teman sebangku?

Tuhan, bebaskanlah aku dari arsip lama tentang sesamaku, supaya aku tidak menghalangi karya-Mu lewat mereka. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →