‹ Semua renungan

Rabu, 10 Mei 2028

Datang Bukan untuk Menghukum

Ada refleks yang cepat sekali muncul dalam diri kita: menghakimi. Melihat orang tersandung, kita sudah punya vonis sebelum tahu ceritanya. Membaca kabar buruk tentang seseorang, kita langsung mengetuk palu di dalam hati. Menghukum terasa memuaskan, karena membuat kita merasa berada di pihak yang benar.

Maka mengherankan mendengar Yesus berkata, "Aku datang bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya." Padahal Dia satu-satunya yang benar-benar berhak menghakimi. Dia yang tanpa dosa. Tetapi Ia datang bukan membawa palu, melainkan membawa terang: "Aku telah datang ke dalam dunia sebagai terang, supaya setiap orang yang percaya kepada-Ku jangan tinggal di dalam kegelapan."

Terang tidak memarahi kegelapan. Ia hanya menyingkirkannya dengan hadir. Begitu pula Yesus. Ia tidak berkeliling mencatat kesalahan, melainkan menawarkan jalan keluar dari gelap. Penghakiman memang ada, kata-Nya, tetapi itu urusan akhir zaman, bukan pekerjaan sehari-hari kita.

Kalau Sang Hakim sendiri menahan diri untuk lebih dulu menyelamatkan, siapakah kita sehingga begitu gesit menjatuhkan vonis pada sesama? Hari ini, ketika refleks menghakimi itu datang, mungkin kita bisa menggantinya dengan satu langkah kecil terang: bertanya dulu, mengerti dulu, menolong dulu.

Tuhan, Engkau datang menyelamatkan, bukan menghukum. Tahanlah tanganku dari palu penghakiman, dan jadikanlah aku pembawa terang-Mu. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →