‹ Semua renungan

Selasa, 9 Mei 2028

Ketika Kita Diberi Nama

Julukan sering lahir dari orang lain, bukan dari diri sendiri. Tetangga yang memberi nama panggilan berdasarkan kebiasaan kita. Si tukang senyum, si rajin, si telat. Nama pemberian orang biasanya jujur, karena ia dipetik dari apa yang benar-benar tampak.

Kemarin kita mendengar Petrus meyakinkan jemaat Yerusalem bahwa pintu iman terbuka bagi bangsa lain. Hari ini kita melihat buahnya. Di Antiokhia terjadi sesuatu yang bersejarah. Setelah Barnabas dan Saulus setahun mengajar di sana, Lukas mencatat: "Di Antiokhialah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen." Kata Kristen berarti orang Kristus, milik Kristus, pengikut Sang Terurapi. Dan menariknya, nama itu diberikan oleh orang luar, oleh penduduk kota yang mengamati. Rupanya cara hidup para murid begitu kentara berpusat pada Kristus, sampai orang lain menyebut mereka dengan nama Tuhan mereka.

Nama itu bukan gelar yang mereka cetak sendiri di kartu nama. Ia lencana yang ditempelkan orang lain karena melihat. Sebuah pertanyaan pun lahir bagi kita yang menyandang nama Kristen sejak baptis: kalau tetangga menamai kita hanya dari apa yang mereka lihat, akankah kata Kristus muncul di situ?

Semoga hidup kita cukup terang, sehingga orang tidak perlu membaca kartu tanda penduduk untuk tahu milik siapa kita.

Tuhan, jadikanlah hidupku cukup jelas menunjuk kepada-Mu, agar nama-Mu terbaca dalam caraku sehari-hari. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →