‹ Semua renungan

Sabtu, 21 Maret 2026

Dengar Dulu

Rapat kampung bisa panas hanya karena satu kabar yang belum jelas. Separuh langsung menghakimi, separuh membela, dan yang paling jarang terdengar adalah usul paling sederhana: panggil dulu orangnya, dengarkan dulu ceritanya.

Kemarin kita mendengar orang-orang berusaha menangkap Yesus, tetapi saat-Nya belum tiba. Hari ini keributan itu berlanjut. Orang banyak terbelah: ada yang berkata Dia nabi, ada yang berkata Dia Mesias, ada yang menolak karena Mesias tidak mungkin dari Galilea. Para penjaga yang disuruh menangkap-Nya pulang dengan tangan kosong dan kesaksian yang polos: belum pernah seorang manusia berkata seperti orang itu.

Di tengah kegaduhan itu, satu suara mencoba menegakkan akal sehat. Nikodemus, yang dahulu datang kepada Yesus pada malam hari, bertanya: apakah hukum Taurat kita menghukum seseorang sebelum ia didengar? Usul yang sangat wajar itu langsung ditimpali ejekan: apakah engkau juga orang Galilea?

Betapa sering kita memvonis orang dari kabar kedua, dari potongan cerita, dari asal-usulnya. Padahal keadilan yang paling dasar hanya meminta satu hal: dengar dulu. Kepada sesama, dan juga kepada Yesus sendiri, yang sering kita simpulkan sebelum kita dengarkan.

Tuhan, bebaskan aku dari kebiasaan menghakimi cepat. Beri aku telinga yang mau mendengar sampai selesai. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →