Sabtu, 21 Maret 2026

Sabtu IV Prapaskah

Bacaan Misa

Bacaan Pertama Yeremia 11:18-20

TUHAN memberitahukan hal itu kepadaku, maka aku mengetahuinya; pada waktu itu Engkau, TUHAN, memperlihatkan perbuatan mereka kepadaku. Tetapi aku dulu seperti anak domba jinak yang dibawa untuk disembelih, aku tidak tahu bahwa mereka mengadakan persepakatan jahat terhadap aku: "Marilah kita binasakan pohon ini dengan buah-buahnya! Marilah kita melenyapkannya dari negeri orang-orang yang hidup, sehingga namanya tidak diingat orang lagi!" Tetapi, TUHAN semesta alam, yang menghakimi dengan adil, yang menguji batin dan hati, biarlah aku melihat pembalasan-Mu terhadap mereka, sebab kepada-Mulah kuserahkan perkaraku.

Mazmur Tanggapan Mazmur 7:2-3,9-12

(7-3) supaya jangan mereka seperti singa menerkam aku dan menyeret aku, dengan tidak ada yang melepaskan.
(7-4) Ya TUHAN, Allahku, jika aku berbuat ini: jika ada kecurangan di tanganku,
(7-10) Biarlah berakhir kejahatan orang fasik, tetapi teguhkanlah orang yang benar, Engkau, yang menguji hati dan batin orang, ya Allah yang adil.
(7-11) Perisai bagiku adalah Allah, yang menyelamatkan orang-orang yang tulus hati;
(7-12) Allah adalah Hakim yang adil dan Allah yang murka setiap saat.
(7-13) Sungguh, kembali ia mengasah pedangnya, melentur busurnya dan membidik.

Bacaan Injil Yohanes 7:40-53

Beberapa orang di antara orang banyak, yang mendengarkan perkataan-perkataan itu, berkata: "Dia ini benar-benar nabi yang akan datang." Yang lain berkata: "Ia ini Mesias." Tetapi yang lain lagi berkata: "Bukan, Mesias tidak datang dari Galilea! Karena Kitab Suci mengatakan, bahwa Mesias berasal dari keturunan Daud dan dari kampung Betlehem, tempat Daud dahulu tinggal." Maka timbullah pertentangan di antara orang banyak karena Dia. Beberapa orang di antara mereka mau menangkap Dia, tetapi tidak ada seorangpun yang berani menyentuh-Nya. Maka penjaga-penjaga itu pergi kepada imam-imam kepala dan orang-orang Farisi, yang berkata kepada mereka: "Mengapa kamu tidak membawa-Nya?" Jawab penjaga-penjaga itu: "Belum pernah seorang manusia berkata seperti orang itu!" Jawab orang-orang Farisi itu kepada mereka: "Adakah kamu juga disesatkan? Adakah seorang di antara pemimpin-pemimpin yang percaya kepada-Nya, atau seorang di antara orang-orang Farisi? Tetapi orang banyak ini yang tidak mengenal hukum Taurat, terkutuklah mereka!" Nikodemus, seorang dari mereka, yang dahulu telah datang kepada-Nya, berkata kepada mereka: "Apakah hukum Taurat kita menghukum seseorang, sebelum ia didengar dan sebelum orang mengetahui apa yang telah dibuat-Nya?" Jawab mereka: "Apakah engkau juga orang Galilea? Selidikilah Kitab Suci dan engkau akan tahu bahwa tidak ada nabi yang datang dari Galilea." Lalu mereka pulang, masing-masing ke rumahnya,

Renungan

Dengar Dulu

Rapat kampung bisa panas hanya karena satu kabar yang belum jelas. Separuh langsung menghakimi, separuh membela, dan yang paling jarang terdengar adalah usul paling sederhana: panggil dulu orangnya, dengarkan dulu ceritanya.

Kemarin kita mendengar orang-orang berusaha menangkap Yesus, tetapi saat-Nya belum tiba. Hari ini keributan itu berlanjut. Orang banyak terbelah: ada yang berkata Dia nabi, ada yang berkata Dia Mesias, ada yang menolak karena Mesias tidak mungkin dari Galilea. Para penjaga yang disuruh menangkap-Nya pulang dengan tangan kosong dan kesaksian yang polos: belum pernah seorang manusia berkata seperti orang itu.

Di tengah kegaduhan itu, satu suara mencoba menegakkan akal sehat. Nikodemus, yang dahulu datang kepada Yesus pada malam hari, bertanya: apakah hukum Taurat kita menghukum seseorang sebelum ia didengar? Usul yang sangat wajar itu langsung ditimpali ejekan: apakah engkau juga orang Galilea?

Betapa sering kita memvonis orang dari kabar kedua, dari potongan cerita, dari asal-usulnya. Padahal keadilan yang paling dasar hanya meminta satu hal: dengar dulu. Kepada sesama, dan juga kepada Yesus sendiri, yang sering kita simpulkan sebelum kita dengarkan.

Tuhan, bebaskan aku dari kebiasaan menghakimi cepat. Beri aku telinga yang mau mendengar sampai selesai. Amin.

Invitatorium

SABTU IV PAGI

Pembukaan

Ant. Marilah kita menyembah Kristus Tuhan, yang digoda dan disiksa untuk kita.

MAZMUR 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karya Ku yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku."

Ant. Marilah kita menyembah Kristus Tuhan, yang digoda dan disiksa untuk kita.

Ibadat Bacaan

Ibadat Bacaan Sabtu dalam Pekan IV Prapaskah
Ya Allah, datanglah menolong aku.

Tuhan, bersegeralah menolong aku.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

MADAH

Ave Maria, gratia plena

Dominus tecum

Benedicta tu in mulieribus

Et benedictus fructus ventris tui, Jesus

Sancta Maria, Mater Dei

Ora pro nobis peccatoribus

Nunc et in hora mortis nostrae

Amen.
Terjemahan Bahasa Indonesia:
Salam Maria, penuh rahmat

Tuhan sertamu

Terpujilah Engkau di antara wanita

Dan terpujilah buah tubuhmu, Yesus

Santa Maria, Bunda Allah

Doakanlah kami orang berdosa

Sekarang dan pada waktu kami mati

Amin.

MAZMUR

Ant. 1 Tuhan membebaskan umat-Nya dari penindas.

Mazmur 78:40-72

Sejarah keselamatan mengungkapkan kebaikan Allah dan ketidaksetiaan umat-Nya

Peristiwa-peristiwa ini diingat sebagai peringatan bagi kita (1 Korintus 10:6).

IV
Berapa sering mereka menentang Dia di padang gurun

dan menyebabkan Dia sakit di padang belantara!
Namun lagi mereka mencobai Allah

dan menyedihkan Yang Kudus dari Israel.

Mereka tidak mengingat perbuatan-Nya

ataupun hari Dia menyelamatkan mereka dari musuh;
ketika Dia melakukan mukjizat-Nya di Mesir,

keajaiban-Nya di dataran Zoan:

ketika Dia mengubah sungai-sungai mereka menjadi darah,

membuat aliran-aliran mereka tidak mungkin diminum.
Dia mengirim lalat anjing terhadap mereka untuk melahap mereka

dan kawanan katak untuk mengganggu mereka.

Dia memberikan hasil panen mereka kepada ulat,

buah kerja keras mereka kepada belalang.
Dia menghancurkan kebun anggur mereka dengan hujan es,

pohon-pohon ara mereka dengan embun beku.

Dia menyerahkan ternak mereka kepada wabah,

kawanan domba dan sapi mereka kepada penyakit sampar.
Dia menumpahkan kepada mereka panas amarah-Nya,

kemarahan, murka, dan kehancuran,

pasukan malaikat penghancur.
Dia memberikan jalan bebas bagi amarah-Nya.

Dia tidak menyelamatkan mereka dari kematian

tetapi menyerahkan hidup mereka kepada wabah.

Dia membunuh semua anak sulung di Mesir,

bunga terbaik di kediaman Ham.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Tuhan membebaskan umat-Nya dari penindas.

Ant. 2 Tuhan memimpin umat-Nya ke gunung-Nya yang kudus.

V
Kemudian Dia membawa umat-Nya keluar seperti domba;

Dia membimbing kawanan-Nya di padang gurun.

Dia memimpin mereka dengan aman tanpa rasa takut,

sementara laut menelan musuh-musuh mereka.
Maka Dia membawa mereka ke tanah-Nya yang kudus,

ke gunung yang dimenangkan oleh tangan kanan-Nya.

Dia mengusir bangsa-bangsa di hadapan mereka,

dan membagi tanah itu sebagai warisan mereka.
Tenda-tenda mereka Dia berikan sebagai tempat tinggal

kepada setiap suku Israel.

Namun mereka masih mencobai Allah dan menentang Dia;

mereka menolak untuk menaati Yang Mahatinggi.
Mereka menyimpang, tidak setia seperti bapa-bapa mereka,

seperti busur yang tidak dapat diandalkan oleh pemanah.

Dengan tempat-tempat pemujaan di gunung mereka membuat Dia marah;

membuat Dia cemburu dengan berhala-berhala yang mereka layani.
Allah melihat dan dipenuhi kemarahan:

Dia sama sekali menolak Israel.

Dia meninggalkan tempat kediaman-Nya di Silo,

kemah tempat Dia tinggal di antara manusia.
Dia menyerahkan tabut-Nya ke dalam penawanan,

tabut-Nya yang mulia ke tangan musuh.

Dia menyerahkan umat-Nya kepada pedang,

dalam amarah-Nya terhadap orang-orang pilihan-Nya.
Maka perang melahap pemuda-pemuda mereka,

gadis-gadis mereka tidak memiliki lagu pernikahan;

imam-imam mereka gugur oleh pedang

dan janda-janda mereka tidak meratap.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Tuhan memimpin umat-Nya ke gunung-Nya yang kudus.

Ant. 3 Tuhan memilih suku Yehuda, dan Daud, hamba-Nya, untuk menggembalakan Israel, umat pilihan-Nya.

VI
Kemudian Tuhan terbangun seolah dari tidur,

seperti prajurit yang dikalahkan oleh anggur.

Dia memukul musuh-musuh-Nya dari belakang

dan menempatkan mereka dalam aib abadi.
Dia menolak kemah Yusuf;

Dia tidak memilih suku Efraim

tetapi Dia memilih suku Yehuda,

bukit Sion yang Dia kasihi.
Dia membangun tempat kudus-Nya seperti langit,

atau seperti bumi yang Dia teguhkan untuk selama-lamanya.

Dan Dia memilih Daud hamba-Nya

dan mengambilnya dari kandang domba.
Dari pemeliharaan domba-domba betina Dia memanggilnya

untuk menjadi gembala Yakub umat-Nya,

Israel milik-Nya sendiri.

Dia menggembalakan mereka dengan hati yang tak bercela,

dengan pikiran yang bijaksana Dia memimpin mereka.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Bagi umat-Mu, Tuhan Yesus, Engkau mengeluarkan air dari batu dan menurunkan roti dari surga; Engkau mengampuni dosa dengan kemurahan yang tak terbatas. Jangan biarkan kami dicemari oleh ketidaksetiaan, seperti di masa lalu, tetapi karuniakanlah agar perjanjian yang Engkau meterai dengan darah-Mu dapat membuat kami layak mendapatkan tempat bersama-Mu di dalam kerajaan-Mu.

Ant. Tuhan memilih suku Yehuda, dan Daud, hamba-Nya, untuk menggembalakan Israel, umat pilihan-Nya.

Hening Kudus (ditandai dengan lonceng) – saat untuk merenung dan menerima dalam hati kita resonansi penuh dari suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Manusia Allah menyambut terang.

Agar semua dapat melihat bahwa perbuatan-Nya adalah benar.

BACAAN

Bacaan Pertama

Dari Kitab Bilangan

20:1-13; 21:4-9

Air Meriba. Ular tembaga
Seluruh jemaat Israel tiba di padang gurun Zin pada bulan pertama, dan umat itu menetap di Kades. Di sinilah Miryam meninggal, dan di sinilah ia dikuburkan.
Karena jemaat tidak mempunyai air, mereka mengadakan musyawarah melawan Musa dan Harun. Umat itu bertengkar dengan Musa, berseru, “Sekiranya kami juga binasa bersama saudara-saudara kami di hadapan Tuhan! Mengapa Engkau membawa jemaat Tuhan ke padang gurun ini di mana kami dan ternak kami mati? Mengapa Engkau memimpin kami keluar dari Mesir, hanya untuk membawa kami ke tempat yang menyedihkan ini yang tidak memiliki gandum, ara, anggur, maupun delima? Di sini bahkan tidak ada air untuk diminum!” Tetapi Musa dan Harun pergi dari perkumpulan itu ke pintu kemah pertemuan, di mana mereka tersungkur.
Kemudian kemuliaan Tuhan menampakkan diri kepada mereka, dan Tuhan berfirman kepada Musa, “Ambillah tongkat itu dan kumpulkanlah jemaat, Engkau dan Harun saudaramu, dan di hadapan mereka perintahkanlah batu itu mengeluarkan airnya. Dari batu itu Engkau akan mengeluarkan air bagi jemaat dan ternak mereka untuk diminum.”
Maka Musa mengambil tongkat itu dari tempatnya di hadapan Tuhan, seperti yang diperintahkan kepadanya. Dia dan Harun mengumpulkan jemaat di depan batu itu, di mana dia berkata kepada mereka, “Dengarkanlah aku, hai pemberontak! Apakah kami harus mengeluarkan air untukmu dari batu ini?” Kemudian, mengangkat tangannya, Musa memukul batu itu dua kali dengan tongkatnya, dan air memancar keluar dengan berlimpah bagi jemaat dan ternak mereka untuk diminum.
Tetapi Tuhan berfirman kepada Musa dan Harun, “Karena kamu tidak setia kepada-Ku dalam menunjukkan kekudusan-Ku di hadapan orang Israel, kamu tidak akan memimpin jemaat ini ke tanah yang akan Kuberikan kepada mereka.”
Inilah air Meriba, di mana orang Israel bertengkar melawan Tuhan, dan di mana Dia menyatakan kekudusan-Nya di antara mereka.
Dari Gunung Hor mereka berangkat melalui jalan Laut Merah, untuk melewati tanah Edom. Tetapi karena kesabaran mereka habis oleh perjalanan, umat itu mengeluh melawan Allah dan Musa, “Mengapa Engkau membawa kami keluar dari Mesir untuk mati di padang gurun ini, di mana tidak ada makanan atau air? Kami muak dengan makanan yang menyedihkan ini!”
Sebagai hukuman, Tuhan mengirim ular-ular berbisa di antara umat itu, yang menggigit umat itu sehingga banyak dari mereka mati. Kemudian umat itu datang kepada Musa dan berkata, “Kami telah berdosa dalam mengeluh melawan Tuhan dan Engkau. Mohonlah kepada Tuhan untuk mengambil ular-ular itu dari kami.” Maka Musa berdoa untuk umat itu, dan Tuhan berfirman kepada Musa, “Buatlah ular berbisa dan pasanglah di tiang, dan jika ada orang yang telah digigit melihatnya, ia akan sembuh.” Musa kemudian membuat ular tembaga dan memasangnya di tiang, dan setiap kali ada orang yang telah digigit ular melihat ular tembaga itu, ia sembuh.

RESPONSORIUM Yohanes 3:14, 15, 17

Seperti Musa meninggikan ular di padang gurun, demikian pula Anak Manusia harus ditinggikan,

agar setiap orang yang percaya kepada-Nya, memperoleh hidup yang kekal.
Allah mengutus Putra-Nya ke dunia, bukan untuk menghukum dunia, melainkan untuk menyelamatkannya.

Agar setiap orang yang percaya kepada-Nya, memperoleh hidup yang kekal.
Bacaan Kedua

Dari Konstitusi Pastoral tentang Gereja di Dunia Modern dari Konsili Vatikan Kedua

Semua aktivitas manusia harus menemukan pemurniannya dalam misteri Paskah
Kitab Suci, yang disetujui oleh pengalaman zaman, mengajarkan kepada keluarga manusia bahwa kemajuan manusia, meskipun merupakan berkat besar bagi manusia, membawa serta godaan besar. Ketika skala nilai-nilai terganggu dan kejahatan bercampur dengan kebaikan, individu dan kelompok hanya mempertimbangkan kepentingan mereka sendiri, bukan kepentingan orang lain.
Akibatnya, dunia belum menjadi rumah persaudaraan sejati, sementara kekuatan manusia yang meningkat sudah mengancam untuk menghancurkan umat manusia itu sendiri.
Jika ditanyakan bagaimana keadaan yang tidak menyenangkan ini dapat diperbaiki, orang Kristen menyatakan keyakinan mereka bahwa semua aktivitas manusia, yang setiap hari terancam oleh kesombongan dan cinta diri yang berlebihan, harus menemukan pemurnian dan kesempurnaannya dalam salib dan kebangkitan Kristus.
Manusia, yang ditebus oleh Kristus dan dijadikan ciptaan baru dalam Roh Kudus, dapat dan harus mengasihi hal-hal yang diciptakan oleh Allah. Sebab ia menerimanya dari Allah, dan melihat serta menghormatinya sebagai berasal dari tangan Allah.
Ketika ia bersyukur kepada Pemberi-Nya, dan menggunakan serta menikmatinya dalam semangat kemiskinan dan kebebasan, ia memasuki kepemilikan sejati atas dunia, sebagai orang yang tidak memiliki apa-apa dan memiliki segala sesuatu. Sebab segala sesuatu adalah milikmu, dan kamu adalah milik Kristus, dan Kristus adalah milik Allah.
Sabda Allah, melalui siapa segala sesuatu dijadikan, sendiri menjadi manusia dan hidup di dunia manusia. Sebagai manusia sempurna Ia telah memasuki sejarah dunia, mengambilnya ke dalam diri-Nya dan menyatukannya sebagai kepalanya. Ia mengungkapkan kepada kita bahwa Allah adalah kasih, dan pada saat yang sama mengajarkan kepada kita bahwa hukum dasar kesempurnaan manusia, dan oleh karena itu transformasi dunia, adalah perintah kasih yang baru.
Ia meyakinkan mereka yang beriman pada kasih Allah bahwa jalan kasih terbuka bagi semua manusia, dan bahwa upaya untuk memulihkan persaudaraan universal tidak sia-sia. Pada saat yang sama Ia memperingatkan kita bahwa kasih ini tidak hanya dicari dalam hal-hal besar tetapi juga, dan di atas segalanya, dalam keadaan biasa kehidupan.
Ia menderita kematian bagi kita semua, orang berdosa seperti kita, dan dengan teladan-Nya Ia mengajarkan kepada kita bahwa kita juga harus memikul salib yang diletakkan oleh daging dan dunia di pundak mereka yang berjuang untuk perdamaian dan keadilan.
Ditetapkan sebagai Tuhan oleh kebangkitan-Nya, Kristus, kepada siapa segala kuasa di surga dan di bumi telah diberikan, masih bekerja di hati manusia melalui kuasa Roh-Nya. Ia tidak hanya membangkitkan dalam diri mereka kerinduan akan dunia yang akan datang, tetapi dengan fakta itu Ia juga menginspirasi, memurnikan, dan menguatkan keinginan-keinginan murah hati yang dengannya keluarga manusia berusaha untuk membuat hidupnya sendiri lebih manusiawi dan untuk mencapai tujuan yang sama bagi seluruh dunia.
Karunia-karunia Roh beraneka ragam. Ia memanggil sebagian untuk memberikan kesaksian terbuka tentang kerinduan akan tempat tinggal di surga, dan untuk menjaga hal ini tetap segar dalam pikiran seluruh umat manusia; Ia memanggil sebagian lain untuk mengabdikan diri pada pelayanan manusia di bumi ini, mempersiapkan melalui pelayanan ini bahan untuk kerajaan surga.
Namun Ia membebaskan semua, sehingga, dengan menyangkal cinta diri mereka dan mengambil semua sumber daya bumi ke dalam kehidupan manusia, semua dapat menjangkau masa depan, ketika umat manusia itu sendiri akan menjadi persembahan yang diterima oleh Allah.

RESPONSORIUM 2 Korintus 5:15; Roma 4:25

Kristus mati untuk semua,

agar mereka yang hidup tidak lagi hidup untuk diri sendiri melainkan untuk Dia yang telah mati dan bangkit kembali demi mereka.
Ia diserahkan karena dosa-dosa kita, dan dibangkitkan untuk memulihkan kita kepada persahabatan Allah.

Agar mereka yang hidup tidak lagi hidup untuk diri sendiri melainkan untuk Dia yang telah mati dan bangkit kembali demi mereka.

DOA PENUTUP

Semoga karya belas kasihan-Mu,

ya Tuhan, kami mohon,

mengarahkan hati kami dengan benar,

sebab tanpa rahmat-Mu

kami tidak dapat menemukan perkenanan di hadapan-Mu.

Demi Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu,

yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus,

Allah, sepanjang segala abad.

Amin.

AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)

Marilah kita memuji Tuhan.

Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

MADAH

Kristus surya keadilan
Kini fajar Kaudatangkan
Enyahkanlah kegelapan
Tampilkanlah kehidupan.

S'moga pertobatan kami
Di masa Prapaska ini
menurunkan rahmat ampun
Atas dosa yang bertimbun.

Bila tiba hari paska
Perkenanankan para hamba
Bersorak kegembiraan
Merayakan kebangkitan.

Ya Tritunggal mahasuci
Trimalah pujian kami
Yang kami lambungkan ini
Dengan ikhlas penuh bakti. Amin.

Ant.1: Betapa baiklah memuji namaMu, Allah yang mahatinggi, dan mewartakan kasihMu pagi hari.

Mazmur 91 (92)

Betapa baiklah bersyukur kepada Tuhan,*
memuji namaMu, Allah yang mahatinggi;

mewartakan kasihMu pagi hari,*
dan kesetiaanMu di waktu malam:

dengan membunyikan gambus dan kecapi,*
dengan iringan celempung.

Sebab Engkau menggembirakan daku dengan karyaMu yang agung,*
aku bersorak-sorai karena perbuatan tanganMu.

Betapa agung pekerjaanMu, ya Tuhan,*
betapa luhur segala rencanaMu.

Orang bodoh tidak dapat menyadarinya,*
orang dungu tidak akan mengerti.

Biarpun orang jahat meriap seperti rumput,+
dan orang durhaka berkembang pesat,*
namun mereka akan binasa selama-lamanya.

Sedangkan Engkau, ya Tuhan,*
Engkau luhur selama-lamanya.

Sebab para musuhMu akan binasa,*
para penjahat Kaucerai-beraikan.

Tetapi aku Kaujadikan kuat seperti banteng,*
dan Kauurapi dengan minyak yang harum mewangi.

Orang jujur bertumbuh bagaikan palma,*
berkembang bagaikan pohon jati.

Mereka ditanam dekat bait Tuhan,*
bertunas di pelataran rumah Allah.

Pada masa tuapun mereka masih berbuah,*
dan tetap subur dan segar.

Mereka mewartakan, betapa adillah Tuhan pelindungku,*
tak ada kecurangan padaNya.

Ant.1: Betapa baiklah memuji namaMu, Allah yang mahatinggi, dan mewartakan kasihMu pagi hari.

Ant.2: Kamu akan Kuberi hati yang baru dan semangat baru Kutempatkan dalam batinmu.

Yeh 36,24-28

Aku akan menghimpunkan kamu dari antara semua bangsa,*
dan mengantar kamu kembali ke tanah airmu.

Aku akan mereciki kamu dengan air suci,+
maka sucilah kamu dari segala kenajisan,*
dan kamu akan Kulepaskan dari semua berhalamu.

Kamu akan Kuberi hati yang baru,*
dan semangat baru Kutempatkan dalam batinmu.

Hati yang membatu akan Kuambil dari batinmu,*
dan kamu akan Kuberi hati yang lembut.

RohKu akan Kucurahkan ke dalam batinmu,*
sehingga kamu hidup menurut ketetapanKu dan melaksanakan hukumKu.

Maka kamu akan mendiami tanah,*
yang telah Kuanugerahkan kepada leluhurmu.

Dan kamu akan menjadi umatKu,*
dan Aku menjadi Allahmu.

Ant.2: Kamu akan Kuberi hati yang baru dan semangat baru Kutempatkan dalam batinmu.

Ant.3 Mulut kanak-kanak dan bayi berbicara bagiMu, ya Tuhan.

Mazmur 8

Tuhan, Allah kami,*
betapa mulia namaMu di seluruh bumi!

KeagunganMu luhur mengatasi langit,+
mulut kanak-kanak dan bayi berbicara bagiMu,*
untuk membungkam musuh dan lawanMu.

Jika kupandang langitMu, karya jariMu,*
bulan dan bintang yang Kauciptakan:

Apakah manusia sehingga Kauperhatikan,*
siapakah dia sehingga Kaupelihara?

Kauciptakan dia hampir setara dengan Allah,*
Kaumahkotai dengan kemuliaan dan semarak.

Kauberi dia kuasa atas buatan tanganMu,*
segala-galanya Kautundukkan kepadanya.

Domba, sapi dan ternak semuanya,*
hewan di padang dan margasatwa;

burung di udara dan ikan dilaut,*
semuanya yang melintasi arus lautan.

Tuhan, Allah kami,*
betapa mulia namaMu di seluruh bumi!

Ant.3: Mulut kanak-kanak dan bayi berbicara bagiMu, ya Tuhan.

Bacaan Singkat: (Yes 1,16-18)

Berbasuhlah dan bersihkanlah dirimu. Jauhkanlah tingkah lakumu yang durjana dari mataKu. Berhentilah berbuat jahat dan belajarlah berbuat baik. Carilah keadilan, tolonglah orang yang tertindas. Berikanlah hak kepada si yatim, dan belalah perkara si janda. Sesudah itu datanglah dan beracaralah dengan Daku, sabda Tuhan. Sungguhpun dosamu merah laksana sirih, akan menjadi putih laksana kapur. Walaupun merah seperti lembayung, akan menjadi putih seperti kapas.

Lagu Singkat:
P: Tuhan akan melepaskan daku dari perangkap,* Dan dari jerat musuh. U: Tuhan. P: Dari lawan yang memfitnah. U: Dan dari jerat musuh. P: Kemuliaan. U: Tuhan.

Ant.Kidung: Belum pernah ada orang yang berbicara seperti Yesus.

KIDUNG ZAKARIA (Luk 1,68-79)

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan;*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Ant.Kidung: Belum pernah ada orang yang berbicara seperti Yesus.

Doa Permohonan:

Kristus ingin mengubah manusia menjadi ciptaan baru. Ia menyerahkan kepada umatNya pembaptisan kelahiran baru dan mengundang kita kepada perjamuan sabda dan tubuhNya. Marilah kita memuliakan Tuhan dan berdoa:
U: Baharuilah kami dengan rahmatMu, ya Tuhan.
P: Yesus, yang lembut dan rendah hati, berilah kami perasaan yang peka, budi bahasa yang lembut dan hati yang penuh pengertian,* sehingga kami tetap sabar terhadap setiap orang.
P: Ajarilah kami sungguh-sungguh menjadi sesama untuk orang yang melarat dan terdesak,* sehingga kami mencontoh Engkau seperti orang Samaria yang baik hati.
P: Semoga perawan Maria, bundaMu, mendoakan para perawan yang membaktikan diri kepadaMu,* sehingga mereka lebih setia pada janji yang mereka ikrarkan kepadaMu.
P: Berbelaskasihlah terhadap kami, ampunilah dosa kami,* dan janganlah menghukum kami.

Bapa Kami

Doa Penutup:

Tuhan yang mahamurah, bimbinglah kiranya hati kami, sebab kami sadar bahwa tanpa Engkau kami tidak dapat hidup dengan baik. Demikianlah permohonan kami demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup ...

Ibadat Siang

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

SABTU IV SIANG

Madah

Yesus penebus ilahi
Kami mohon Kaudampingi
Dalam usaha mengabdi
Kepada sesama kami.

Sudilah Engkau berkarya
Melalui suka duka
Yang harus kami alami
Dalam kehidupan ini.

Sampaikanlah doa ini
Ya Yesus junjungan kami
Kepada Bapa surgawi
Dalam kuasa Roh suci. Amin.

Ant.1: Semoga tanganMu menolong aku, sebab aku telah memilih titahMu.

Ya Tuhan, hendaknya seruanku sampai ke HadapanMu,*
berilah aku pengertian seturut firmanMu.

Semoga doaku sampai ke hadapanMu,*
selamatkanlah aku sesuai dengan janjiMu.

Perkenankanlah aku mewartakan pujianMu,*
sebab Engkau mengajarkan perintahMu kepadaku.

Aku hendak mendaras sabdaMu,*
sebab firmanMu benar seluruhnya.

Semoga tanganMu menolong aku,*
sebab aku memilih titahMu.

Aku rindu akan keselamatanMu, ya Tuhan,*
dan hukumMu kesukaan hatiku.

Perkenankan daku memuji Engkau sepanjang umurku,*
semoga hukumMu membantu aku.

Andaikan aku sesat seperti domba yang hilang,+
maka carilah hambaMu ini,*
sebab aku tak lupa akan perintahMu.

Ant.1: Semoga tanganMu menolong aku, sebab aku telah memilih titahMu.

Ant.2: TakhtaMu bertahan selama-lamanya, ya Allah.

Mazmur 44 (45) I

Hatiku meluapkan kata-kata indah,+
aku mempersembahkan laguku kepada raja,*
lidahku bagaikan gerak pena juru tulis.

Tereloklah baginda di antara manusia,+
tampanlah wajah baginda,*
terberkati oleh Allah selama-lamanya.

Ikatkanlah pedang pada pinggang, hai pahlawan,*
itulah kebanggaan dan kemuliaan baginda.

Demi kebenaran dan keadilan majulah dengan megah,*
dan lakukanlah perbuatan yang gagah.

Anak panah yang tajam menembus jantung musuh baginda,*
bangsa-bangsa rebah dan takluk.

Takhta baginda bertahan selama-lamanya,*
tampuk pemerintahan baginda adil dan jujur.

Baginda cinta akan keadilan dan benci akan kelaliman,*
sebab itu baginda diurapi oleh Allah.

Baginda menjadi yang termulia di antara semua raja,*
Pakaian kebesaran baginda harum mewangi.

Bunyi kecapi terdengar dari istana permaisuri,*
menggembirakan hati baginda.

Para puteri raja-raja berarak-arak menghadap baginda,*
permaisuri berdiri di samping baginda, berhiaskan emas.

Ant.2: TakhtaMu bertahan selama-lamanya, ya Allah.

Ant.3: Kulihat Yerusalem baru, bagaikan mempelai yang berdandan bagi suaminya.

Mazmur 44 (45) II

Dengarkanlah, hai puteri, perhatikanlah dengan baik,*
lupakanlah bangsa dan seisi rumah ayahmu.

Seri baginda tertarik oleh kecantikanmu,*
sujudlah kepadanya, sebab dialah tuanmu.

Puteri kota Tirus datang dengan persembahan,*
para bangsawan mengharapkan kerelaanmu.

Permaisuri diarak masuk, semaraklah semata-mata,*
pakaiannya bersulamkan emas.

Berdandanan aneka warna ia diantar menghadap raja,*
para puteri raja-raja mengiringinya.

Dengan gembira dan sorak-sorai mereka diantar masuk,*
masuklah mereka ke dalam istana raja.

Para putera baginda akan melanjutkan kerajaan,*
baginda mengangkat mereka menjadi penguasa di seluruh bumi.

Semoga aku memasyhurkan nama baginda turun-temurun,*
maka para bangsa akan memuji baginda selama-lamanya.

Ant.3: Kulihat Yerusalem baru, bagaikan mempelai yang berdandan bagi suaminya.

Bacaan Singkat: (Why 3,19-20)

Aku menegur dan menghajar orang yang Kucintai. Maka bergiatlah dan bertobatlah! Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetuk. Barang siapa mendengar suaraKu dan membuka pintu bagiKu, akan Kukunjungi. Aku akan bersantap dengan dia, dan dia dengan Daku.

P: Manusia hidup bukan saja dari makanan.
U: Melainkan juga dari setiap sabda Allah.

Doa Penutup:

Tuhan yang mahamurah, bimbinglah kiranya hati kami, sebab kami sadar bahwa tanpa Engkau kami tidak dapat hidup dengan baik. Demikianlah permohonan kami demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup ...

Ibadat Sore

MINGGU V SORE I

MADAH

Dengarkan Bapa ilahi
Doa dan jeritan hati
Yang kami panjatkan ini
Di masa Prapaska suci.

Sungguh banyak dosa kami
Semua kami akui
Maafkanlah sembuhkanlah
Hati kami luka parah.

Semoga tubuh kamipun
Dengan tabah lagi tekun
Melatih tobat dan tapa
Dengan pantang dan puasa.

Kami mohon pada Tuhan
S'moga masa persiapan
Yang kami langsungkan ini
Kaulimpahi rahmat suci. Amin

Ant.1: Aku akan menempatkan hukumKu dalam batin mereka. Aku akan menjadi Allah mereka dan mereka akan menjadi umatKu.

Mazmur 140

Ya Tuhan, aku berseru kepadaMu, datanglah segera kepadaku,*
dengarkanlah suaraku, sebab aku berseru kepadaMu.

Semoga doaku membubung ke hadapanMu bagaikan dupa,*
semoga tangan yang kutadahkan Kauterima bagaikan kurban petang.

Awasilah mulutku, ya Tuhan,*
dan jagalah pintu bibirku.

Jangan biarkan hatiku condong kepada kejahatan,*
jangan sampai aku berbuat jahat bersama orang berdosa.

Selamanya takkan aku makan semeja dengan orang berdosa,*
tak pernah aku menikmati kelezatan mereka.

Biarlah Allah yang adil memukul aku,*
biarlah yang maharahim menyiksa aku.

Selamanya takkan minyak wangi melumasi rambutku untuk berpesta pora;*
tak mungkin! Sebab selamanya doaku menentang kejahatan mereka.

Biarlah pemimpin mereka jatuh ke cengkeraman Allah yang hidup,*
biarlah mereka merasakan betapa manislah keputusanNya!

Seperti orang yang dicacah belah dalam neraka,*
demikianpun aku hancur lebur di moncong maut.

Tetapi kepadaMulah mataku tertuju, ya Allah, Tuhanku,*
kepadaMulah aku mengungsi, lindungilah hidupku.

Lindungilah aku terhadap jerat yang mereka pasang,*
dan terhadap perangkap orang berdosa.

Ant.1: Aku akan menempatkan hukumKu dalam batin mereka. Aku akan menjadi Allah mereka dan mereka akan menjadi umatKu.

Ant.2: Segala sesuatu kuanggap kerugian, sebab hubunganku dengan Tuhan Yesus Kristus lebih berharga dari pada segala sesuatu.

Mazmur 141

Dengan suara lantang aku berseru kepada Tuhan,*
dengan suara lantang aku mohon kepada Tuhan.

Aku mencurahkan keluh kesahku di hadapanNya,*
aku membentangkan sengsaraku kepadaNya.

"Bila nyawaku melenyap dari padaku,*
Engkaulah yang mengetahui jalannya ke maut.

Sepanjang jalan yang kutempuh,*
para musuhku memasang jerat.

Tengoklah dan saksikan sendiri,*
tak seorangpun mau mengenal aku.

Tak mungkin aku meloloskan diri,*
tak seorangpun menghiraukan daku.

Aku berseru kepadaMu, ya Tuhan,+
Engkaulah pelindungku,*
milik pusakaku dalam hidup abadi.

Perhatikanlah seruanku,*
sebab aku teramat hina.

Lepaskanlah aku dari musuh yang mengejar aku,*
karena mereka terlalu kuat bagiku.

Keluarkanlah aku dari penjara maut,*
agar aku memuji namaMu!

Semoga rombongan para suci melingkungi aku,*
sebab Engkau menyelamatkan daku.

Ant.2: Segala sesuatu kuanggap kerugian, sebab hubunganku dengan Tuhan Yesus Kristus lebih berharga dari pada segala sesuatu.

Ant.3: Meskipun Yesus Putera Allah, Ia tetap taat dalam penderitaanNya.

Flp 2,6-11

Meskipun berwujud Allah,+
Kristus Yesus tidak mau berpegang teguh,*
pada kemuliaanNya yang setara dengan Allah.

Ia telah menghampakan diri,+
dengan mengambil keadaan hamba,*
dan menjadi sama dengan manusia.

Ia kelihatan sebagai seorang manusia dan merendahkan diri,+
karena taat sampai mati,*
sampai mati di salib.

Sebab itu Allah telah meninggikan Dia,+
dan menganugerahkan kepadaNya,*
nama yang melebihi segala nama.

Agar dalam nama Yesus,+
bertekuklah setiap lutut,*
di surga tinggi, di bumi dan di bawah bumi.

Agar setiap lidah mengakui,+
untuk kemuliaan Allah Bapa:*
Tuhanlah Yesus Kristus.

Ant.3: Meskipun Yesus Putera Allah, Ia tetap taat dalam penderitaanNya.

Bacaan Singkat: (2Kor 6,1-4a)

Kami mendesak saudara: janganlah sia-siakan kurnia yang telah saudara peroleh dari Allah. Dalam Kitab suci Allah bersabda:
"Pada masa yang tepat engkau akan Kudengarkan; pada hari keselamatan engkau akan Kutolong". Camkan, saudara-saudara, sekaranglah saat yang tepat itu, dan sekarang juga hari keselamatan itu! Kami tidak memberi sandungan kepada siapapun juga, agar pelayanan kami jangan sampai dicela. Sebaliknya, dalam segala hal kami bertindak sebagai pelayan Allah.

Lagu Singkat:
P: Perhatikanlah dan kasihanilah kami, ya Tuhan,* Sebab kami berdosa di hadapanMu. U: Perhatikanlah. P: Dengarkanlah permohonan kami, ya Kristus. U: Sebab kami berdosa di hadapanMu. P: Kemuliaan. U: Perhatikanlah.

Ant.Kidung: Sekiranya benih gandum yang jatuh ke tanah tidak mati, ia tetap tinggal sebiji saja. Akan tetapi jika mati, ia menghasilkan banyak buah.

KIDUNG MARIA (Luk 1,46-5)

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa;*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya:*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta;*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan;*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Ant.Kidung: Sekiranya benih gandum yang jatuh ke tanah tidak mati, ia tetap tinggal sebiji saja. Akan tetapi jika mati, ia menghasilkan banyak buah.

Doa Permohonan:

Marilah kita memuliakan Tuhan kita Yesus Kristus, yang menjadi guru, teladan dan saudara kita. KepadaNya kita mohon:
U: Hidupkanlah umatMu, ya Tuhan.
P: Ya Kristus, dalam segala-galanya Engkau serupa dengan kami, kecuali dalam hal dosa, semoga kami bergembira dengan yang bergembira, dan menangis dengan yang menangis,* agar cinta kasih kami semakin bertambah setiap hari.
P: Perkenankanlah kami mengabdi Engkau yang lapar dalam orang yang lapar,* dan melayani Engkau yang haus dalam orang yang haus.
P: Engkau membangkitkan Lazarus dari kematian,* semoga orang yang mati karena dosa, Kauhidupkan kembali karena iman dan tobat.
P: Semoga banyak orang mengikuti jejakMu dengan lebih teguh dan lebih sempurna,* berkat teladan santa perawan Maria dan para kudusMu.
P: Semoga orang yang telah meninggal, bangkit kembali dalam kemuliaanMu,* serta menikmati cinta kasihMu untuk selamanya.

Bapa Kami

Doa Penutup:

Tuhan Allah mahapengasih, PuteraMu telah menyerahkan nyawa dan wafat demi keselamatan dunia. Semoga dengan pertolonganMu kami meneladan cinta kasihNya. Sebab Dialah pengantara kami, yang hidup ...

Ibadat Penutup

IBADAT PENUTUP - MINGGU I

Doa Tobat

P: Kasihanilah kami, ya Tuhan.
U: Sebab kami orang yang berdosa.
P: Tunjukkanlah belaskasihanMu kepada kami, ya Tuhan.
U: Dan anugerahkan keselamatan kepada kami.
P: Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan mengantar kita ke hidup yang kekal.
U: Amin.

Madah

Kristus cahaya mulia
Kegelapan Kauenyahkan
Malam maut tak berdaya
Sudah kalah Kaulumpuhkan

Lindungilah kami Tuhan
Selama semalam ini
Kami mohon ketenangan
Dalam istirahat nanti.

Meski mata 'kan tertidur
Semoga hati berjaga
Rapi selalu teratur
Siap menyambut rajanya.

Terpujilah Kristus raja
Bersama Bapa mulia
Dan Roh kudus sumber cinta
Sepanjang segala masa. Amin.

Ant 1: Kasihanilah aku, ya Tuhan, dan dengarkanlah doaku.

Mazmur 4

Apabila aku berseru, jawablah aku, ya Allah yang adil,+
apabila aku bersusah, lapangkanlah dadaku,*
kasihanilah aku dan dengarkanlah doaku.

Hai orang-orang besar,*
masih berapa lamakah kamu menghina Allah yang mulia?
Masih berapa lamakah kamu menyembah berhala,*
dan minta nasihat mereka?

Ketahuilah, Tuhan akan mengerjakan karya agung bagi para kekasihNya,*
Tuhan akan mendengarkan daku, bila aku berseru kepadaNy.

Memang kamu gelisah, tetapi jangan lalu berdosa,*
selidikilah batinmu dan mengaduhlah di tempat tidurmu.

Persembahkanlah kurban sejati,*
dan percayalah pada Tuhan.

Banyak orang berkata,+
"Siapa yang akan menurunkan berkat?*
Hendaknya cahaya wajahMu menyinari kami, ya Tuhan".

Penuhilah hatiku dengan kebahagiaan,*
lipat gandakanlah panen gandum dan anggur.

Aku hendak membaringkan diri dan tidur,*
dalam kehadiranMu yang menenteramkan;

sebab hanya Engkaulah, ya Tuhan,*
yang membuat istirahatku aman sentosa.

Ant 1: Kasihanilah aku, ya Tuhan, dan dengarkanlah doaku.

Ant 2: Pujilah Tuhan di waktu malam.

Mazmur 133 (134)

Mari, pujilah Tuhan,
pujilah semua karya Tuhan!

Hai kamu yang bertugas dalam rumah Tuhan,*
pada waktu malam,

tadahkanlah tanganmu ke tempat suci,*
dan pujilah Tuhan!

Semoga Allah Sion memberkati engkau,*
Tuhan yang menjadikan langit dan bumi.

Ant 2: Pujilah Tuhan di waktu malam.

Bacaan singkat (Ul 6,4-7)

Dengarlah, hai Israel: Tuhan Allah kita hanya satu. Hendaknya engkau mengasihi Tuhan Allahmu dengan segenap hati, dengan segenap jiwa dan dengan segenap tenagamu. Semoga perkataan-perkataan yang hari ini kusampaikan kepadmu menetap dalam hatimu dan kauteruskan kepada anak-anakmu. Renungkanlah perintah ini waktu duduk di rumah atau bergegas di jalan; waktu mau tidur atau hendak bangun.

Lagu Singkat

P: Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* Ya Tuhan, penyelamatku. U: Ke dalam. P: Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar. U: Ya Tuhan, penyelamatku. P: Kemuliaan. U: Ke dalam.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon:

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.
Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.
Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Tuhan, kunjungilah rumah ini dan berkatilah kami selalu. Jauhkanlah segala tipu daya musuh dari rumah ini dan utuslah malaikatMu untuk membawa damai sejahtera dan menyertai kami. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Pada malam Minggu:

Tuhan, pelindung kami, kunjungilah kami malam ini. Semoga besok pagi kami bangun dengan gembirea hati untuk merayakan kebangkitan Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa sepanjang segala masa.

Penutup

P: Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya. U: Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Salam ya ratu surgawi,
salam, bunda Putra ilahi.
Darimulah hidup kami
memperoleh terang suci.
Bersukalah, ya Maria,
bunda yang paling jelita.
Hiduplah, bunda mulia,
doakanlah kami semua.

Santo-Santa

Santo Noel Pinot

Martir

Rovolusi Perancis membawa gejolak besar di dalam Gereja. Biara- biara di tutup, pendidikan imam dihentikan, dan banyak rohaniwan- rohaniwati dipaksa untuk bersumpah dan mengakui konstitusi Perancis yang anti gereja. Tak terkecuali uskup- uskup. Banyak dari antara mereka dibunuh karena tidak bersedia mengakui konstitusi itu. Noel Pinot adalah seorang imam yang mengalami nasib itu. Ia dengan penuh semangat berkhotbah mencela uskup- uskup yang mengangkat sumpah atas konstitusi Prancis yang anti gereja itu. Karena itu pastor kepala paroki ini dipecat dan dibuang. Namun dengan diam- diam ia pulang kembali untuk melanjutkan perjuanggannya. Tatkala sedang mempersembahkan misa di tengah malam, Noel Pinot dikhianati, ditangkap dan dipenggal kepalanya. Ia mati sebagai martir Kristus pada tahun 1794.

Santo Serapion

Pengaku Iman

Serapion adalah murid St. Antonius Agung. Ia dipilih menjadi Uskup Thmuis, Mesir dan berjuang gigih melawan semua aliran bidaah yang berkembang pada masa itu. Ia dengan gigih membela St. Athanasios di hadapan pengadilan Kaisar demi tegaknya ajaran iman yang benar. Oleh karena itu, ia dibuang oleh pemerintah. Dalam masa pembuangannya, ia menulis buku- buku liturgi yang penting. Serapion meninggal pada tahun 362.