‹ Semua renungan

Selasa, 2 Desember 2031

Yang Disembunyikan dari yang Pandai

Ada pengalaman yang mungkin pernah kita rasakan. Seorang bergelar panjang, membaca banyak buku, menjelaskan iman dengan istilah yang rumit, namun terasa jauh dari Allah yang ia terangkan. Sementara seorang nenek di kampung, yang mungkin tak tamat sekolah, berdoa dengan mata terpejam, dan kita tahu ia sedang benar-benar berbicara dengan Seseorang.

Yesus bergembira dalam Roh Kudus dan berkata, "semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil." Ini bukan penghinaan terhadap ilmu. Ini peringatan bahwa ada satu ruang yang tak bisa dimasuki dengan kepandaian, hanya dengan kerendahan.

Mengapa begitu? Barangkali karena orang pandai terbiasa menaklukkan. Ia mendekati apa saja untuk dikuasai, dibongkar, dijelaskan. Sedangkan Allah tidak bisa ditaklukkan. Ia hanya bisa diterima, seperti anak kecil menerima gendongan tanpa bertanya bagaimana caranya orang dewasa bisa kuat.

Adven adalah musim menjadi kecil kembali. Bukan membuang akal, melainkan meletakkannya di bawah kaki palungan. Yang paling sulit bagi orang dewasa yang serba tahu justru satu hal: mengaku belum tahu.

Bapa, Tuhan langit dan bumi, jadikanlah aku cukup kecil untuk menerima apa yang tak bisa kurebut dengan pikiranku. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →