Selasa, 2 Desember 2031
Selasa I Adven
Bacaan Misa
Bacaan Pertama Yesaya 11:1-10
Suatu tunas akan keluar dari tunggul Isai, dan taruk yang akan tumbuh dari pangkalnya akan berbuah. Roh TUHAN akan ada padanya, roh hikmat dan pengertian, roh nasihat dan keperkasaan, roh pengenalan dan takut akan TUHAN; ya, kesenangannya ialah takut akan TUHAN. Ia tidak akan menghakimi dengan sekilas pandang saja atau menjatuhkan keputusan menurut kata orang. Tetapi ia akan menghakimi orang-orang lemah dengan keadilan, dan akan menjatuhkan keputusan terhadap orang-orang yang tertindas di negeri dengan kejujuran; ia akan menghajar bumi dengan perkataannya seperti dengan tongkat, dan dengan nafas mulutnya ia akan membunuh orang fasik. Ia tidak akan menyimpang dari kebenaran dan kesetiaan, seperti ikat pinggang tetap terikat pada pinggang. Serigala akan tinggal bersama domba dan macan tutul akan berbaring di samping kambing. Anak lembu dan anak singa akan makan rumput bersama-sama, dan seorang anak kecil akan menggiringnya. Lembu dan beruang akan sama-sama makan rumput dan anaknya akan sama-sama berbaring, sedang singa akan makan jerami seperti lembu. Anak yang menyusu akan bermain-main dekat liang ular tedung dan anak yang cerai susu akan mengulurkan tangannya ke sarang ular beludak. Tidak ada yang akan berbuat jahat atau yang berlaku busuk di seluruh gunung-Ku yang kudus, sebab seluruh bumi penuh dengan pengenalan akan TUHAN, seperti air laut yang menutupi dasarnya. Maka pada waktu itu taruk dari pangkal Isai akan berdiri sebagai panji-panji bagi bangsa-bangsa; dia akan dicari oleh suku-suku bangsa dan tempat kediamannya akan menjadi mulia.
Mazmur Tanggapan Mazmur 72:1-2,7-8,12-13,17
Bacaan Injil Lukas 10:21-24
Pada waktu itu juga bergembiralah Yesus dalam Roh Kudus dan berkata: "Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil. Ya Bapa, itulah yang berkenan kepada-Mu. Semua telah diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku dan tidak ada seorangpun yang tahu siapakah Anak selain Bapa, dan siapakah Bapa selain Anak dan orang yang kepadanya Anak itu berkenan menyatakan hal itu." Sesudah itu berpalinglah Yesus kepada murid-murid-Nya tersendiri dan berkata: "Berbahagialah mata yang melihat apa yang kamu lihat. Karena Aku berkata kepada kamu: Banyak nabi dan raja ingin melihat apa yang kamu lihat, tetapi tidak melihatnya, dan ingin mendengar apa yang kamu dengar, tetapi tidak mendengarnya."
Renungan
Yang Disembunyikan dari yang Pandai
Ada pengalaman yang mungkin pernah kita rasakan. Seorang bergelar panjang, membaca banyak buku, menjelaskan iman dengan istilah yang rumit, namun terasa jauh dari Allah yang ia terangkan. Sementara seorang nenek di kampung, yang mungkin tak tamat sekolah, berdoa dengan mata terpejam, dan kita tahu ia sedang benar-benar berbicara dengan Seseorang.
Yesus bergembira dalam Roh Kudus dan berkata, "semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil." Ini bukan penghinaan terhadap ilmu. Ini peringatan bahwa ada satu ruang yang tak bisa dimasuki dengan kepandaian, hanya dengan kerendahan.
Mengapa begitu? Barangkali karena orang pandai terbiasa menaklukkan. Ia mendekati apa saja untuk dikuasai, dibongkar, dijelaskan. Sedangkan Allah tidak bisa ditaklukkan. Ia hanya bisa diterima, seperti anak kecil menerima gendongan tanpa bertanya bagaimana caranya orang dewasa bisa kuat.
Adven adalah musim menjadi kecil kembali. Bukan membuang akal, melainkan meletakkannya di bawah kaki palungan. Yang paling sulit bagi orang dewasa yang serba tahu justru satu hal: mengaku belum tahu.
Bapa, Tuhan langit dan bumi, jadikanlah aku cukup kecil untuk menerima apa yang tak bisa kurebut dengan pikiranku. Amin.
Invitatorium
SELASA I PAGI
Pembukaan
Ant. Marilah kita menyembah Tuhan, raja yang akan datang.
MAZMUR 94 (95)
Ant. Marilah kita menyembah Tuhan, raja yang akan datang.
Ibadat Bacaan
Ibadat Bacaan untuk Hari Minggu Adven Keempat, 21 Desember
MADAH
Ant. 1 Inilah Raja surgawi kita; Ia datang dengan kuasa dan kekuatan untuk menyelamatkan bangsa-bangsa, alleluya.
Mazmur 24
Ant. Inilah Raja surgawi kita; Ia datang dengan kuasa dan kekuatan untuk menyelamatkan bangsa-bangsa, alleluya.
Ant. Inilah Raja surgawi kita; Ia datang dengan kuasa dan kekuatan untuk menyelamatkan bangsa-bangsa, alleluya.
Ant. Inilah Raja surgawi kita; Ia datang dengan kuasa dan kekuatan untuk menyelamatkan bangsa-bangsa, alleluya.
Ant. Inilah Raja surgawi kita; Ia datang dengan kuasa dan kekuatan untuk menyelamatkan bangsa-bangsa, alleluya.
Ant. Inilah Raja surgawi kita; Ia datang dengan kuasa dan kekuatan untuk menyelamatkan bangsa-bangsa, alleluya.
Ant. Inilah Raja surgawi kita; Ia datang dengan kuasa dan kekuatan untuk menyelamatkan bangsa-bangsa, alleluya.
Ant. Inilah Raja surgawi kita; Ia datang dengan kuasa dan kekuatan untuk menyelamatkan bangsa-bangsa, alleluya.
Ant. Inilah Raja surgawi kita; Ia datang dengan kuasa dan kekuatan untuk menyelamatkan bangsa-bangsa, alleluya.
Ant. 2 Hai puteri Yerusalem, bersukacitalah dan bergembiralah; Rajamu akan datang kepadamu. Sion, jangan takut; Penyelamatmu sedang dalam perjalanan.
Mazmur 66
Kidung Ekaristi
Ant. Hai puteri Yerusalem, bersukacitalah dan bergembiralah; Rajamu akan datang kepadamu. Sion, jangan takut; Penyelamatmu sedang dalam perjalanan.
Ant. Hai puteri Yerusalem, bersukacitalah dan bergembiralah; Rajamu akan datang kepadamu. Sion, jangan takut; Penyelamatmu sedang dalam perjalanan.
Ant. Hai puteri Yerusalem, bersukacitalah dan bergembiralah; Rajamu akan datang kepadamu. Sion, jangan takut; Penyelamatmu sedang dalam perjalanan.
Ant. Hai puteri Yerusalem, bersukacitalah dan bergembiralah; Rajamu akan datang kepadamu. Sion, jangan takut; Penyelamatmu sedang dalam perjalanan.
Ant. Hai puteri Yerusalem, bersukacitalah dan bergembiralah; Rajamu akan datang kepadamu. Sion, jangan takut; Penyelamatmu sedang dalam perjalanan.
Ant. Hai puteri Yerusalem, bersukacitalah dan bergembiralah; Rajamu akan datang kepadamu. Sion, jangan takut; Penyelamatmu sedang dalam perjalanan.
Ant. Hai puteri Yerusalem, bersukacitalah dan bergembiralah; Rajamu akan datang kepadamu. Sion, jangan takut; Penyelamatmu sedang dalam perjalanan.
Ant. Hai puteri Yerusalem, bersukacitalah dan bergembiralah; Rajamu akan datang kepadamu. Sion, jangan takut; Penyelamatmu sedang dalam perjalanan.
Ant. 3 Marilah kita menyucikan hati kita untuk kedatangan Raja kita yang agung, agar kita siap menyambut-Nya; Ia datang dan tidak akan menunda.
Ant. Marilah kita menyucikan hati kita untuk kedatangan Raja kita yang agung, agar kita siap menyambut-Nya; Ia datang dan tidak akan menunda.
Ant. Marilah kita menyucikan hati kita untuk kedatangan Raja kita yang agung, agar kita siap menyambut-Nya; Ia datang dan tidak akan menunda.
Ant. Marilah kita menyucikan hati kita untuk kedatangan Raja kita yang agung, agar kita siap menyambut-Nya; Ia datang dan tidak akan menunda.
Ant. Marilah kita menyucikan hati kita untuk kedatangan Raja kita yang agung, agar kita siap menyambut-Nya; Ia datang dan tidak akan menunda.
Ant. Marilah kita menyucikan hati kita untuk kedatangan Raja kita yang agung, agar kita siap menyambut-Nya; Ia datang dan tidak akan menunda.
Ant. Marilah kita menyucikan hati kita untuk kedatangan Raja kita yang agung, agar kita siap menyambut-Nya; Ia datang dan tidak akan menunda.
BACAAN
RESPONSORIUM Mazmur 96:11; Yesaya 49:13; Mazmur 72:7
RESPONSORIUM Lukas 1:45, 46; Mazmur 66:16
TE DEUM
DOA PENUTUP
AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)
Ibadat Pagi
Madah
Ant.1: Orang yang bersih tangannya dan murni hatinya akan mendaki gunung Tuhan.
Mazmur 23
Ant.1: Orang yang bersih tangannya dan murni hatinya akan mendaki gunung Tuhan.
Ant.2: Pujilah Tuhan yang adil, agungkanlah raja kekal.
Tb 13,1-9
Ant.2: Pujilah Tuhan yang adil, agungkanlah raja kekal.
Ant.3: Patutlah orang saleh memuji-muji Allah.
Mazmur 32
Ant.3: Patutlah orang saleh memuji-muji Allah.
Bacaan Singkat (Kej 49:10)
Lagu Singkat
Ant.Kidung: Suatu tunas akan terbit dari akar Isai, kemuliaan Tuhan memenuhi seluruh bumi, dan semua orang melihat selamat Allah kita.
KIDUNG ZAKARIA (Luk 1,68-79)
Ant.Kidung: Suatu tunas akan terbit dari akar Isai, kemuliaan Tuhan memenuhi seluruh bumi, dan semua orang melihat selamat Allah kita.
Doa Permohonan
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Siang
Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.
SELASA I SIANG
Madah
Ant.1: Berbahagialah orang yang hidup menurut sabda Tuhan.
Mazmur 118 (119),1-8
Ant.1: Berbahagialah orang yang hidup menurut sabda Tuhan.
Ant.2: Hatiku bergembira, karena Engkau menyelamatkan daku, ya Tuhan.
Mazmur 12 (13)
Ant.2: Hatiku bergembira, karena Engkau menyelamatkan daku, ya Tuhan.
Ant.3: Allah telah membiarkan semua orang tidak taat, agar semua memperoleh kerahimanNya.
Mazmur 13 (14)
Ant.3: Allah telah membiarkan semua orang tidak taat, agar semua memperoleh kerahimanNya.
Bacaan singkat (Ams 3,13-15)
Doa Penutup
Ibadat Sore
SELASA I SORE
Madah
Ant.1: Tuhan memberikan kemenangan kepada raja yang diurapiNya.
Mazmur 19
Ant.1: Tuhan memberikan kemenangan kepada raja yang diurapiNya.
Ant.2: Kami akan bernyanyi dan bermadah atas keperkasaanMu.
Mazmur 20,2-8.14
Ant.2: Kami akan bernyanyi dan bermadah atas keperkasaanMu.
Ant.3: Tuhan, Engkau telah menganugerahi kami martabat raja dan imam di hadapan Allah kita.
Why 4,11; 5,9.10-12
Ant.3: Tuhan, Engkau telah menganugerahi kami martabat raja dan imam di hadapan Allah kita.
Ant.Kidung: Carilah Tuhan, selama Ia dapat ditemui. Serukanlah Tuhan, selama Ia dekat, alleluya.
KIDUNG MARIA (Luk 1,46-5)
Ant.Kidung: Carilah Tuhan, selama Ia dapat ditemui. Serukanlah Tuhan, selama Ia dekat, alleluya.
Doa Permohonan
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Penutup
IBADAT PENUTUP - SELASA
Doa Tobat
Madah
Ant: Janganlah wajahMu Kaupalingkan dari padaku, sebab kepadaMu aku percaya.
Mazmur 142 (143),1-11
Ant.: Janganlah wajahMu Kaupalingkan dari padaku, sebab kepadaMu aku percaya.
Bacaan singkat (1Ptr 5,8-9)
Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Kidung Simeon:
Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Doa Penutup
Penutup
Salam kepada Bunda Maria
Santo-Santa
Santa Bibiana
Perawan dan Martir
Bibiana berasal dari sebuah keluarga Kristen yang seluruh anggotanya mati sebagai martir. Ayahnya, Flavianus, yang berpangkat Prefek kota Roma, dipenjarakan oleh Kaisar Yulianus dan menemui ajalnya di sana pada tahun 360 karena berbagai penderitaan. Ibunya, Daprosa, mula-mula ditahan di rumah bersama kedua anaknya: Bibiana dan Demetria. Setelah beberapa lama ia pun mati dipenggal kepalanya. Tinggallah Bibiana bersama adiknya, Demetria. Kedua gadis tak berdosa ini dipenjarakan dalam sebuah sel yang sempit, gelap lagi kotor, dan tidak diberi makanan sedikit pun. Dengan penyiksaan itu diharapkan mereka akhirnya menyangkal imannya.
Namun perhitungan penguasa itu meleset. Kedua kakak-beradik itu tetap teguh dan berani mempertahankan imannya. Oleh karena itu mereka dihadapkan sekali lagi ke depan pengadilan. Berbagai ancaman yang sangat mengerikan ditimpakan kepada mereka, namun semuanya itu sia-sia belaka di hadapan keteguhan hati kedua gadis bersaudara ini. Mereka dibawa kembali ke penjara. Tak lama kemudian Demetria meninggal dunia di dalam sel yang mengerikan itu. Sekarang tinggallah Bibiana seorang diri. Ia diserahkan kepada seorang penjahat wanita yang ditugaskan untuk merobah sikap dan pikiran Bibiana. Namun segala daya-upaya mulai dari bujuk-rayu yang lembut manis hingga penganiayaan yang kejam-bengis tidak berhasil mematahkan semangat iman Bibiana. Akhirnya ia disesah sampai mati patia tahun 363.