Sabtu, 6 September 2031
Ambulans dan Lampu Merah
Semua orang tahu lampu merah artinya berhenti. Tetapi ketika ambulans meraung-raung membawa orang sekarat, kendaraan lain justru menepi dan membiarkannya menerobos. Tidak ada yang protes. Kita paham, aturan lalu lintas dibuat untuk menjaga nyawa. Maka ketika nyawa itu sendiri terancam, aturan memberi jalan.
Murid-murid Yesus memetik bulir gandum pada hari Sabat karena lapar. Orang Farisi melihat pelanggaran. Yesus melihat manusia. Ia mengingatkan mereka pada Daud yang memakan roti sajian saat kelaparan, lalu menutup dengan kalimat yang menggetarkan: Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat.
Sabat itu baik. Yesus tidak membatalkannya. Ia hanya mengembalikannya ke tempat asal: Sabat dibuat demi manusia, bukan manusia dikorbankan demi Sabat. Aturan itu pagar, bukan berhala.
Kepada jemaat Kolose, Paulus berpesan: bertekunlah dalam iman, jangan digeser dari pengharapan Injil. Yang harus kokoh adalah imannya, bukan kekakuannya.
Kita pun bisa tergelincir menjadi Farisi kecil: lebih sibuk menghakimi orang yang tidak seragam daripada menolong orang yang kelaparan. Manakah yang lebih sering kubela, aturannya atau manusianya?
Tuhan atas hari Sabat, ajarilah aku menaati aturan dengan hati yang tetap melihat manusia. Amin.