‹ Semua renungan

Jumat, 1 Agustus 2031

Tetangga yang Terlalu Dikenal

Ada orang yang justru sulit kita percayai karena terlalu kita kenal. Tukang kayu di ujung gang, yang dulu kita lihat main lumpur waktu kecil. Anak tetangga yang kita tahu nama bapak dan ibunya. Sulit membayangkan dari situ keluar sesuatu yang besar.

Orang-orang Nazaret persis begitu. Yesus mengajar, dan mereka takjub. Tetapi takjub itu cepat berubah jadi curiga. "Bukankah Ia ini anak tukang kayu? Bukankah ibu-Nya bernama Maria?" Mereka tahu terlalu banyak hal kecil tentang Dia, sampai tak sanggup melihat hal besar yang ada pada-Nya.

Kemarin kita mendengar perumpamaan tentang tuan rumah yang mengeluarkan harta baru dan harta lama dari perbendaharaannya. Hari ini orang sekampung memegang harta itu di depan mata, dan mengira itu barang lama yang sudah mereka hafal. Padahal yang biasa pun bisa menyimpan yang sama sekali baru.

Santo Alfonsus Maria de Liguori menulis buku-buku rohani untuk orang kebanyakan, bukan untuk para ahli. Ia percaya rahmat bekerja justru di tempat yang paling biasa. Di dapur, di ladang, di rumah tangga yang tak ada istimewanya.

Barangkali itu tantangan hari ini. Adakah orang di dekat kita yang tak pernah kita beri kesempatan bertumbuh, sebab dalam kepala kita ia sudah selesai kita nilai?

Tuhan, bukalah mataku terhadap Engkau yang hadir dalam hal-hal yang terlalu biasa. Jauhkan aku dari menutup pintu bagi sesama hanya karena merasa sudah mengenalnya. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →