‹ Semua renungan

Senin, 24 Februari 2031

Tolonglah Ketidakpercayaanku

Orang tua yang anaknya sakit menahun mengenal doa yang letih. Sudah berobat ke mana-mana, sudah bertahun-tahun berdoa. Masih berdoa, memang. Tetapi di dalam hati ada suara kecil: apakah masih ada gunanya?

Ayah dalam Injil hari ini persis seperti itu. Anaknya menderita sejak masa kecilnya. Para murid pun gagal menolong. Maka permohonannya kepada Yesus keluar setengah hati: jika Engkau dapat berbuat sesuatu, tolonglah kami dan kasihanilah kami.

Yesus menangkap kata itu: katamu, jika Engkau dapat? Tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya! Dan meledaklah teriakan yang mungkin paling jujur dalam seluruh Injil: aku percaya, tolonglah aku yang tidak percaya ini!

Doa itu melegakan kita. Ternyata iman dan ragu bisa tinggal serumah, dan Yesus tidak menolak orang yang datang membawa keduanya. Ia tidak menunggu iman kita bulat sempurna; secuil iman yang jujur sudah cukup bagi-Nya untuk bekerja. Kepada para murid Ia menambahkan resepnya: jenis ini hanya dapat diusir dengan berdoa.

Hari ini kita mengenang Maria, Bunda Gereja, yang tetap berdiri di dekat salib ketika segalanya tampak gagal. Bersamanya kita belajar bertahan dalam percaya.

Tuhan, aku percaya. Tolonglah aku yang tidak percaya ini. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →