‹ Semua renungan

Selasa, 25 Februari 2031

Memeluk yang Kecil

Kemarin kita mendengar seorang ayah berteriak memohon iman. Hari ini suasananya berubah: dalam perjalanan, para murid bertengkar. Soalnya klasik: siapa yang terbesar di antara mereka.

Yang menyedihkan, pertengkaran itu terjadi persis setelah Yesus berbicara tentang penyerahan diri-Nya: Anak Manusia akan diserahkan dan dibunuh. Guru berbicara salib, murid berbicara pangkat. Ketika Yesus bertanya apa yang mereka perbincangkan di tengah jalan, mereka diam. Diam yang tahu malu.

Yesus tidak memarahi. Ia duduk, memanggil mereka, dan meletakkan ukuran yang baru: jika seseorang ingin menjadi yang terdahulu, hendaklah ia menjadi yang terakhir dari semuanya dan pelayan dari semuanya. Lalu Ia mengambil seorang anak kecil, memeluknya, dan berkata: barangsiapa menyambut seorang anak seperti ini dalam nama-Ku, ia menyambut Aku.

Anak kecil pada zaman itu tidak dihitung: tidak punya jasa, tidak punya suara, tidak bisa membalas budi. Justru di situ Yesus menaruh diri-Nya. Ia ditemukan bukan di tempat kehormatan, melainkan dalam pelukan kepada yang tidak diperhitungkan siapa pun.

Siapa yang paling tidak dihitung di sekitarku, yang diam-diam sedang menunggu disambut?

Tuhan, sembuhkanlah hasratku akan tempat pertama. Ajarilah aku memeluk yang paling kecil. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →