‹ Semua renungan

Jumat, 31 Januari 2031

Yang Terkecil Jadi Naungan

Kemarin Yesus berbicara tentang pelita yang tidak ditaruh di bawah gantang. Hari ini Ia masih di tepi danau, dan Ia mengambil perbandingan yang lebih kecil lagi, sebuah biji sesawi. 'Memang biji itu yang paling kecil dari segala jenis benih.' Namun bila ditaburkan, ia tumbuh menjadi lebih besar dari segala sayuran, sampai burung-burung bersarang dalam naungannya.

Perhatikan geraknya. Dari yang terkecil, menjadi tempat berteduh bagi yang lain. Sesuatu yang tadinya nyaris tak terlihat di telapak tangan, kelak menaungi makhluk lain. Begitulah cara Kerajaan Allah bekerja. Ia jarang mulai dengan gemuruh. Ia mulai dari yang kecil, yang sabar, yang tak diperhitungkan.

Hari ini kita mengenang Santo Yohanes Bosko. Ia memulai karyanya hanya dengan segelintir anak jalanan yang terlantar di kota Turin. Tak ada yang menyangka. Dari benih sekecil itu tumbuh sebuah karya yang kini menaungi kaum muda di seluruh dunia. Ia tidak menunggu punya banyak. Ia menabur yang sedikit, dan membiarkan Tuhan menumbuhkannya.

Kita sering meremehkan yang kecil. Kebaikan kecil, doa singkat, perhatian sederhana kepada satu orang, terasa terlalu remeh untuk berarti. Padahal di tangan Tuhan, biji sekecil apa pun bisa menjadi pohon tempat orang lain berteduh.

Benih kecil apa yang bisa kutabur hari ini, dan kupercayakan pertumbuhannya kepada Tuhan?

Tuhan, aku sering merasa terlalu kecil untuk berguna. Ambillah benih kecil yang kupunya, dan tumbuhkan menjadi naungan bagi orang lain. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →