‹ Semua renungan

Kamis, 28 November 2030

Dari Mulut ke Mulut

Bacaan I Roma 10:9-18 Mazmur Mazmur 19:2-5 Injil Matius 4:18-22

Di kampung, kabar baik tidak memerlukan pengeras suara. Ada bayi lahir pagi hari, sore harinya seluruh RT sudah tahu. Kabar berjalan dari mulut ke mulut, dari telinga ke telinga, dibawa oleh orang-orang yang tidak bisa menahan sukacita.

Paulus dalam bacaan hari ini merangkai pertanyaan berantai yang indah: bagaimana orang berseru kepada-Nya jika tidak percaya? Bagaimana percaya jika tidak mendengar? Bagaimana mendengar jika tidak ada yang memberitakan? Lalu ia mengikat semuanya dalam satu simpul: iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.

Hari ini pesta Santo Andreas, salah satu mata rantai pertama itu. Ia sedang menebarkan jala di danau Galilea ketika Yesus lewat dan memanggil: mari, ikutlah Aku. Ia segera meninggalkan jalanya. Injil Yohanes mencatat langkah awalnya yang khas: Andreas mencari Simon, saudaranya, dan berkata, kami telah menemukan Mesias. Dari Andreas kepada Petrus, dari mulut ke mulut, dari abad ke abad, dua ribu tahun, sampai suatu hari nama Yesus tiba di telinga kita lewat orang tua, guru, atau teman.

Rantai itu belum selesai, dan kita adalah sambungannya yang hidup. Pertanyaannya sederhana namun serius: apakah kabar baik itu berhenti di aku, atau mengalir terus?

Tuhan, terima kasih untuk semua orang yang membawa nama-Mu sampai ke telingaku. Jadikanlah aku mata rantai berikutnya. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →