‹ Semua renungan

Minggu, 24 November 2030

Selembar Terakhir

Kalender di dinding tinggal selembar. Setiap kali sampai di halaman terakhir, perasaan kita campur aduk: lega karena hampir genap, gelisah karena banyak rencana belum jadi. Tahun mau habis. Apa saja yang sudah dikerjakan?

Gereja hari ini juga tiba di lembar terakhirnya. Hari Raya Tuhan Kita Yesus Kristus Raja Semesta Alam menutup tahun liturgi. Menarik sekali: Gereja tidak menutup tahunnya dengan pesta kembang api atau daftar capaian, melainkan dengan satu pengakuan: Yesus Kristus adalah Raja.

Tetapi pandanglah Raja itu dalam Injil hari ini. Ia tidak sedang duduk di atas takhta. Ia berdiri sebagai tahanan di gedung pengadilan, diperiksa oleh Pilatus. Sungguh pemandangan yang terbalik: yang memegang kuasa dunia bertanya dengan gugup, yang terikat menjawab dengan tenang. Engkau inikah raja orang Yahudi? Jawab Yesus: Kerajaan-Ku bukan dari dunia ini. Tidak ada pasukan yang berperang membela-Nya. Kerajaan-Nya tidak ditegakkan dengan pedang, melainkan dengan kesaksian akan kebenaran. Makin lama kita membaca adegan itu, makin sulit menentukan siapa sebenarnya yang sedang diadili.

Daniel jauh sebelumnya sudah melihat dalam penglihatan malam: seorang seperti anak manusia datang dengan awan-awan, dan kepadanya diberikan kekuasaan yang kekal, kerajaan yang tidak akan musnah. Kitab Wahyu menyebut Dia dengan nama yang indah: Aku adalah Alfa dan Omega. Alfa huruf pertama abjad Yunani, omega huruf terakhirnya. Dari A sampai Z, kata kita sekarang. Seluruh huruf hidup kita, dari tangis pertama di dunia sampai napas penghabisan, terletak di antara kedua huruf itu, dalam genggaman-Nya.

Raja-raja dunia datang dan pergi, kalender terus berganti. Raja yang satu ini mahkotanya duri dan takhtanya kayu salib, tetapi justru kerajaan-Nyalah yang tidak lenyap. Ia memerintah bukan dengan menakut-nakuti, melainkan, kata Kitab Wahyu, dengan mengasihi kita dan melepaskan kita dari dosa oleh darah-Nya. Raja macam apa yang rela mati bagi rakyatnya? Hanya satu ini.

Sebelum lembar kalender berganti, baiklah bertanya jujur di hadapan-Nya: siapa yang selama setahun ini sesungguhnya duduk di takhta hidupku? Uang, gengsi, rasa takut, pendapat orang, atau Dia?

Tuhan Yesus, Raja semesta alam, rajailah hatiku, keluargaku, dan tahun-tahunku yang akan datang. Jadilah Alfa dan Omega seluruh hidupku. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →