‹ Semua renungan

Jumat, 15 November 2030

Payung Sebelum Hujan

Langit sudah mendung sejak siang, tetapi begitu hujan tumpah, orang tetap berlarian kocar-kacir mencari teduhan. Payung ada, tersimpan rapi di rumah. Tanda-tanda sudah lama diberikan; kesiapannya yang tidak ada.

Yesus hari ini mengenang zaman Nuh dan zaman Lot: mereka makan dan minum, membeli dan menjual, menanam dan membangun. Perhatikanlah, daftar itu bersih dari dosa besar. Yang membinasakan mereka bukan kejahatan yang seram, melainkan kelalaian yang halus: hidup berjalan begitu biasa, begitu penuh, sampai tidak tersisa ruang untuk Allah.

Kemarin Yesus berkata Kerajaan Allah ada di antara kita. Hari ini Ia menambahkan: hari Anak Manusia akan datang seperti kilat, tanpa jadwal yang bisa dicatat. Lalu bagaimana bersiap untuk sesuatu yang tidak terjadwal? Surat Yohanes menjawab pendek: hiduplah di dalam kasih, sebagaimana telah kita dengar dari mulanya.

Santa Elisabet dari Hungaria, yang dikenang hari ini, wafat pada usia dua puluh empat tahun. Puteri raja itu memilih tiap hari membagikan roti kepada orang miskin di depan pintunya. Hidupnya singkat, tetapi tidak ada satu hari pun ia tidak siap. Kasih adalah payung yang selalu terbawa ke mana-mana.

Kalau hari itu tiba sore ini, sedang melakukan apakah aku ingin didapati?

Tuhan, jangan biarkan aku tenggelam dalam kesibukan yang wajar sampai lupa berjaga. Jadikanlah kasih kesiapsiagaanku setiap hari. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →