‹ Semua renungan

Rabu, 23 Oktober 2030

Memberi Makan pada Waktunya

Seorang pengurus toko dipercaya memegang kunci, mengatur stok, dan melayani pembeli ketika pemilik sedang pergi. Selama ditinggal, watak aslinya ketahuan. Ada yang justru lebih rajin, ada yang malah menilap dan bermalas-malasan, mengira tuannya tak akan segera pulang.

Yesus memakai gambaran itu. "Siapakah pengurus rumah yang setia dan bijaksana yang akan diangkat oleh tuannya menjadi kepala atas semua hambanya untuk memberikan makanan kepada mereka pada waktunya?" Perhatikan tugasnya: bukan menimbun untuk diri, melainkan membagikan kepada yang lain, tepat pada waktunya. Kepercayaan selalu berujung pada pelayanan.

Sebaliknya, hamba yang jahat berpikir tuannya tidak datang-datang, lalu mulai memukul sesama hamba dan berfoya. Ia salah bukan karena tuannya tak pulang, melainkan karena mengira ditinggal berarti bebas semaunya.

Lalu datang kalimat yang menimbang berat: "Setiap orang yang kepadanya banyak diberi, dari padanya akan banyak dituntut." Karunia bukan piala untuk dipamerkan, melainkan titipan untuk dipertanggungjawabkan. Makin banyak dipercaya, makin besar tanggung jawabnya.

Paulus menghayatinya dengan rendah hati. Ia menyebut diri "yang paling hina di antara segala orang kudus", tetapi justru kepadanya dipercayakan tugas mewartakan kekayaan Kristus kepada bangsa-bangsa. Ia tidak menyimpan anugerah itu; ia membagikannya sampai habis.

Hari ini, karunia apa yang dititipkan kepadaku, dan sudahkah kubagikan pada waktunya, atau kutimbun untuk diriku sendiri?

Tuhan, apa pun yang Kaupercayakan kepadaku, jadikan aku pengurus yang setia, yang membagikannya pada waktunya bagi sesama. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →