‹ Semua renungan

Sabtu, 12 Oktober 2030

Mengenakan Kristus

Pakaian menandai orang. Seragam sekolah, jubah wisuda, batik seragam keluarga di hajatan: begitu dikenakan, kita dikenali sebagai bagian dari satu kelompok. Yang tadinya beragam, mendadak tampak satu.

Paulus memakai gambaran itu untuk baptisan. "Kamu semua, yang dibaptis dalam Kristus, telah mengenakan Kristus." Seperti orang mengenakan pakaian, orang yang dibaptis mengenakan Kristus sampai itulah yang pertama tampak dari dirinya. Dan akibatnya mengejutkan untuk zaman itu: "tidak ada orang Yahudi atau orang Yunani, tidak ada hamba atau orang merdeka, tidak ada laki-laki atau perempuan, karena kamu semua adalah satu di dalam Kristus Yesus."

Di tengah dunia yang gemar menyusun orang berdasarkan suku, kelas, dan asal-usul, baptisan memberi satu identitas yang mengatasi semuanya.

Injil hari ini menaruh sentuhan halus. Seorang perempuan berseru memuji ibu yang mengandung Yesus. Yesus tidak menyangkal, tetapi mengarahkan lebih dalam: "Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan firman Allah dan yang memeliharanya." Justru di situ kebesaran Maria yang sesungguhnya. Ia berbahagia bukan sekadar karena rahimnya, melainkan karena hatinya yang mendengar dan menyimpan sabda.

Rupanya mengenakan Kristus bukan soal keturunan atau gelar, melainkan soal mendengar sabda-Nya dan memeliharanya hari demi hari.

Hari ini, apakah orang lain masih bisa mengenali Kristus dari cara aku bersikap, bertutur, dan memperlakukan sesama?

Tuhan, aku sudah mengenakan Engkau dalam baptisanku. Jagalah agar hidupku tidak menanggalkan-Mu, melainkan makin serupa dengan Engkau. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →