‹ Semua renungan

Rabu, 25 September 2030

Jangan Kaya, Jangan Miskin

Ada doa dalam Kitab Amsal hari ini yang jarang berani kita panjatkan. Biasanya orang minta banyak. Tetapi orang bijak ini justru memohon: jangan berikan kepadaku kemiskinan atau kekayaan, biarkanlah aku menikmati makanan yang menjadi bagianku.

Ia punya alasan yang jujur. Kalau terlalu kaya, aku takut menyangkal Tuhan dan berkata siapa Tuhan itu. Kalau terlalu miskin, aku takut mencuri dan mencemarkan nama Allahku. Ia mengenal dirinya sendiri dan tahu bahwa hati manusia rapuh di kedua ujung.

Doa ini melawan naluri kita yang selalu ingin lebih. Ia meminta secukupnya, bagian yang pas untuk hari ini. Orang Jawa menyebut sikap ini nrimo ing pandum, menerima dengan lapang bagian yang dijatahkan Tuhan. Bukan malas berusaha, melainkan tidak diperbudak oleh keinginan yang tak pernah kenyang.

Injil hari ini melukiskan sikap yang senada. Yesus mengutus kedua belas murid tanpa bekal, tanpa tongkat, tanpa roti, tanpa uang, bahkan tanpa baju cadangan. Mereka diajar percaya bahwa Tuhan menyediakan yang perlu untuk hari itu. Tangan yang kosong dari bekal justru lebih bebas untuk melayani.

Kita sering sibuk menimbun untuk hari yang belum tentu datang, sampai lupa mensyukuri yang cukup untuk hari ini.

Beranikah kita hari ini berdoa minta secukupnya saja, dan percaya bahwa Tuhan tahu apa yang kita perlukan?

Tuhan, berikanlah aku secukupnya, jangan lebih hingga aku lupa pada-Mu, jangan kurang hingga aku menyeleweng. Ajarilah aku menerima bagianku dengan syukur. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →