‹ Semua renungan

Jumat, 6 September 2030

Daftar Nama yang Panjang

Di banyak keluarga masih tersimpan buku silsilah. Deretan nama kakek buyut yang tak pernah kita jumpai, dicatat rapi turun-temurun. Biasanya orang membacanya sambil menguap. Nama demi nama, tanpa cerita, terasa membosankan.

Injil hari ini justru dibuka dengan daftar semacam itu. Abraham memperanakkan Ishak, Ishak memperanakkan Yakub, dan seterusnya sampai Yusuf, suami Maria. Panjang dan berliku. Tetapi kalau kita cermati, daftar ini menyimpan hal yang mengejutkan.

Di dalamnya ada Rahab, perempuan sundal. Ada Rut, orang asing dari Moab. Ada Tamar dan istri Uria, nama-nama yang menyimpan cerita gelap. Silsilah Sang Juru Selamat ternyata tidak steril. Ada orang berdosa, ada orang asing, ada aib keluarga yang tidak disembunyikan.

Nabi Mikha menunjuk ujung dari daftar itu: Betlehem Efrata, yang terkecil di antara kaum Yehuda. Nama Betlehem sendiri berarti rumah roti. Dari kampung kecil yang bahkan namanya berbau dapur, lahir Dia yang menjadi santapan hidup dunia.

Allah rupanya suka menganyam sejarah keselamatan lewat orang-orang yang tidak sempurna dan tempat-tempat yang tidak diperhitungkan. Tidak ada nama yang terlalu ternoda untuk dipakai-Nya.

Kita kerap malu pada masa lalu keluarga sendiri, pada nama-nama yang ingin kita hapus. Padahal di tangan Tuhan, rantai yang cacat pun bisa menjadi jalan datangnya rahmat.

Tuhan, Engkau tidak malu menuliskan nama-nama yang retak dalam silsilah-Mu. Tuliskanlah namaku juga dalam rencana keselamatan-Mu. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →