‹ Semua renungan

Rabu, 14 Agustus 2030

Tanda di Dahi

Dalam penglihatan Yehezkiel, sebelum hukuman jatuh atas kota, seorang berpakaian lenan disuruh berjalan lebih dulu dan menuliskan huruf T pada dahi orang-orang yang berkeluh kesah karena kejahatan di sekitar mereka. Tanda itu menyelamatkan. Yang bertanda tidak disentuh.

Ada orang-orang yang di tengah kejahatan zaman tetap berkeluh kesah, tetap tidak tega, tetap punya hati. Mereka inilah yang diberi tanda. Bukan yang paling kuat, melainkan yang belum kehilangan rasa iba di tengah dunia yang membeku.

Hari ini Gereja mengenang Santo Maksimilianus Maria Kolbe. Di kamp Auschwitz, ketika seorang tahanan dijatuhi hukuman mati kelaparan dan menjerit memikirkan istri dan anaknya, Kolbe melangkah maju. 'Biarlah aku yang menggantikan dia.' Ia mati supaya orang lain hidup. Di tempat paling gelap dalam sejarah, seorang manusia menuliskan huruf T kasih di dahinya sendiri.

Injil hari ini berbicara tentang menegur saudara yang bersalah, dan tentang janji, 'Di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam nama-Ku, di situ Aku ada di tengah mereka.' Bahkan di barak kematian, ketika dua tiga orang berdoa bersama, Kristus hadir.

Di tengah dunia yang gampang menjadi dingin, apakah hati kita masih sanggup berkeluh kesah atas yang jahat, atau sudah ikut membeku?

Tuhan, taruhlah tanda-Mu di dahiku, tanda orang yang tidak tega pada kejahatan dan rela merugi demi sesama. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →