Rabu, 24 Juli 2030
Kakek Nenek Yesus
Setiap orang besar punya orang-orang yang tidak tercatat. Di balik seorang ibu yang hebat, ada kakek dan nenek yang dulu menanamkan kebiasaan kecil: doa sebelum makan, cara menyapa tamu, cerita sebelum tidur. Sejarah jarang menulis nama mereka. Surga tidak pernah lupa.
Hari-hari ini Gereja mengenang Santo Yoakim dan Santa Anna, orang tua Maria, kakek dan nenek Yesus. Nama mereka bahkan tidak tertulis dalam Alkitab; hanya dijaga oleh ingatan umat. Tetapi dari rumah merekalah tumbuh perempuan yang kelak berani berkata: jadilah padaku menurut perkataan-Mu.
Kepada Yeremia, Tuhan berkata: "Sebelum Aku membentuk engkau dalam rahim ibumu, Aku telah mengenal engkau." Panggilan Allah bekerja jauh lebih awal daripada yang kita kira, merambat dari generasi ke generasi, seperti benih dalam Injil hari ini yang ditabur jauh sebelum panen kelihatan.
Orang Jawa punya ungkapan mikul dhuwur mendhem jero: menjunjung tinggi jasa orang tua. Hari ini pas untuk itu. Iman kita pun hasil taburan tangan-tangan tua yang mungkin sudah tiada.
Sudahkah kita berterima kasih, dan meneruskan taburannya?
Tuhan, terima kasih untuk kakek nenek dan semua penabur imanku. Jadikanlah aku penabur bagi generasi berikutnya. Amin.