‹ Semua renungan

Senin, 15 Juli 2030

Basuhlah

Setiap ibu rumah tangga tahu bedanya: ada noda yang hilang dengan sekali kucek, ada noda yang meresap sampai ke serat kain. Yang kedua ini tidak bisa ditutupi pewangi. Disemprot parfum semahal apa pun, nodanya tetap di sana.

Yesaya hari ini berbicara keras sekali. Tuhan berkata jemu akan korban bakaran, benci akan perayaan, bahkan menolak mendengar doa. Mengapa? "Sebab tanganmu penuh dengan darah." Ibadahnya rajin, tetapi hidupnya menindas. Persembahannya wangi, tetapi nodanya di dalam.

Lalu Tuhan memberi resep yang urutannya jelas: basuhlah, bersihkanlah dirimu, berhentilah berbuat jahat, belajarlah berbuat baik, usahakanlah keadilan, belalah hak anak yatim, perjuangkanlah perkara janda. Ibadah dan keadilan ternyata satu paket. Doa yang naik ke atas harus sejalan dengan tangan yang terbuka ke samping.

Peringatan ini tetap segar. Kita bisa rajin ke gereja sambil menahan hak orang kecil. Bisa hafal banyak doa sambil kasar kepada orang serumah.

Hari ini, sebelum menambah doa, mungkin Tuhan hanya meminta satu hal: satu perbuatan adil yang selama ini kita tunda.

Tuhan, basuhlah aku sampai ke serat hatiku, dan ajarilah tanganku berbuat adil. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →