Jumat, 12 Juli 2030
Cerdik dan Tulus
Tidak ada panitia perjalanan yang jujur seperti ini. Biasanya orang mengiming-imingi calon utusan dengan fasilitas dan jaminan keselamatan. Yesus justru berkata terang-terangan: "Aku mengutus kamu seperti domba ke tengah-tengah serigala."
Kemarin para murid diberangkatkan tanpa emas dan perak di ikat pinggang. Hari ini mereka diberi tahu risikonya: diserahkan ke majelis, disesah, dibenci. Lalu dibekali dua sifat yang aneh: cerdik seperti ular, tulus seperti merpati.
Dua sifat itu jarang hidup dalam satu orang. Yang cerdik biasanya licik, yang tulus biasanya polos dan mudah ditipu. Yesus meminta keduanya sekaligus: otak yang tajam, hati yang bersih. Cerdik tanpa tulus menjadikan kita serigala berbulu domba. Tulus tanpa cerdik menjadikan kita mangsa.
Dan ada janji yang menenangkan: apabila kamu diserahkan, janganlah kuatir akan apa yang harus kamu katakan, sebab Roh Bapamu yang akan berkata-kata di dalam kamu. Utusan tidak pernah berjalan sendirian.
Hosea menutup kitabnya hari ini dengan janji embun: Aku akan seperti embun bagi Israel. Di tengah serigala pun, ada embun yang menyegarkan bagi yang kembali kepada-Nya.
Roh Kudus, jadikanlah aku cerdik tanpa licik dan tulus tanpa lengah. Berkatalah di dalam aku. Amin.