Rabu, 10 Juli 2030
Nama-Nama Biasa
Kemarin Yesus menyuruh murid-murid berdoa meminta pekerja tuaian. Hari ini doa itu dijawab dengan cara yang mengejutkan: yang berdoa justru yang diutus.
Matius mencatat kedua belas nama itu satu per satu, seperti guru membaca daftar hadir. Coba perhatikan isinya. Nelayan yang tidak sekolah tinggi. Matius si pemungut cukai, kaki tangan penjajah. Simon orang Zelot, pejuang yang membenci penjajah. Dua orang yang mestinya bermusuhan kini duduk satu rombongan. Ada pula Yudas, yang kelak berkhianat, dan namanya tetap ditulis.
Tidak ada satu pun nama besar di daftar itu. Tidak ada imam, tidak ada ahli kitab, tidak ada bangsawan. Yesus rupanya tidak mencari orang hebat. Ia mencari orang yang mau berangkat.
Hosea hari ini berseru: bukalah bagimu tanah baru, sebab sudah waktunya mencari Tuhan. Kedua belas orang itu membuka tanah baru dengan bekal satu kabar: Kerajaan Sorga sudah dekat.
Nama kita pun ada di daftar lanjutannya. Bukan karena pantas, melainkan karena dipanggil. Beranikah kita menjawab hadir?
Tuhan Yesus, Engkau memanggil namaku di antara orang-orang biasa. Inilah aku, jadikanlah aku utusan-Mu. Amin.