Kamis, 4 Juli 2030
Digotong Teman
Di kampung, orang sakit jarang berangkat sendirian. Ada tetangga yang meminjamkan mobil, ada yang menggotong dengan kursi kayu, ada yang sekadar ikut menemani di jalan. Sakit satu orang, repot satu gang. Dan justru di situ letak indahnya.
Injil hari ini mencatat kalimat yang mudah terlewat: "Ketika Yesus melihat iman mereka." Bukan iman si lumpuh. Iman mereka, orang-orang yang membawanya. Orang lumpuh itu sampai kepada Yesus lewat punggung dan lengan teman-temannya.
Ternyata iman bisa menggotong. Ada orang yang terlalu lemah untuk berdoa, terlalu patah untuk berharap. Untuk merekalah iman kita dipinjamkan: lewat doa, lewat kunjungan, lewat tenaga.
Amos pun begitu. Ia bukan nabi karier. Ia peternak dan pemungut buah ara hutan yang diambil Tuhan dari belakang kawanan domba. Allah memang suka memakai orang biasa untuk mengangkat orang lain.
Hari ini, siapa yang sedang kita gotong menuju Tuhan? Atau jangan-jangan kita yang sedang digotong, dan lupa berterima kasih?
Tuhan, terima kasih untuk tangan-tangan yang pernah menggotongku. Kuatkanlah bahuku untuk gantian menggotong sesamaku. Amin.