‹ Semua renungan

Sabtu, 8 Juni 2030

Urusanmu, Urusannya

Petrus baru saja mendengar nubuat tentang bagaimana ia akan mati. Berat. Lalu ia menoleh, melihat murid yang dikasihi Yesus berjalan di belakang. Spontan ia bertanya, 'Tuhan, apakah yang akan terjadi dengan dia ini?'

Pertanyaan yang manusiawi sekali. Kalau aku harus menanggung salib berat, bagaimana dengan dia? Apakah dia juga? Atau dia enak-enak saja?

Jawaban Yesus tegas, hampir menegur: 'Jikalau Aku menghendaki supaya ia tinggal hidup sampai Aku datang, itu bukan urusanmu. Tetapi engkau: ikutlah Aku.'

Betapa sering hidup rohani kita terganggu bukan oleh salib kita sendiri, melainkan oleh membandingkannya dengan salib orang lain. Mengapa panggilanku lebih berat? Mengapa dia lebih diberkati, lebih lancar, lebih diperhatikan?

Membandingkan adalah pencuri sukacita yang paling tenang. Ia tidak merampok terang-terangan, ia hanya membisikkan pertanyaan sampai kita lupa jalan kita sendiri.

Hari ini kita juga mendengar akhir Kisah Para Rasul. Paulus di Roma, tinggal sebagai tahanan, tetapi tetap memberitakan Kerajaan Allah dengan terus terang dan tanpa rintangan. Ia tidak sibuk membandingkan nasibnya dengan rasul lain. Ia menjalani bagiannya sampai tuntas.

Kepada tiap orang Tuhan berkata kalimat yang sama seperti kepada Petrus: engkau, ikutlah Aku. Bukan tengok kiri kanan, ikutlah.

Hari ini, panggilan siapa yang sedang kita bandingkan dengan panggilan kita sendiri?

Tuhan, ampuni aku yang sering sibuk mengurus jalan orang lain. Palingkan mataku kembali kepada-Mu, dan biarlah aku cukup mendengar: ikutlah Aku. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →