‹ Semua renungan

Rabu, 22 Mei 2030

Ranting Tidak Perlu Ngotot

Tidak ada ranting yang berbuah karena kerja lembur. Ranting hanya perlu satu hal: tetap tersambung pada batang. Getah mengalir, dan buah datang pada musimnya.

Kemarin kita mendengar Paulus dan Barnabas pulang ke Antiokhia membawa kabar sukacita. Hari ini kota yang sama diguncang perdebatan soal syarat keselamatan, sampai harus dibawa ke Yerusalem. Di tengah hiruk-pikuk semacam itu, Injil hari ini terdengar seperti ajakan pulang ke akar: 'Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.'

Kalimat itu menusuk kita yang terbiasa mengandalkan usaha sendiri. Bukan berarti kita boleh berpangku tangan; ranting tetap tumbuh, tetap menadah matahari. Tetapi sumber hidupnya bukan dirinya sendiri. Tinggal di dalam Aku, kata Yesus, dan kata tinggal itu kata rumah. Doa harian, firman, Ekaristi: itulah cara ranting menempel.

Ada pula pisau dalam perumpamaan ini. Ranting yang berbuah justru dibersihkan supaya lebih banyak berbuah. Kritik, kegagalan, kehilangan: kadang itu bukan hukuman, melainkan perawatan dari Sang Pengusaha kebun.

Hari-hari ini aku sedang ngotot sendirian, atau sedang tersambung?

Tuhan, jangan biarkan aku terlepas dari pokok. Pangkaslah aku bila perlu, asal aku berbuah. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →