‹ Semua renungan

Selasa, 21 Mei 2030

Masuk Kota yang Sama

Ada luka yang membuat orang berhenti selamanya. Ada luka yang hanya membuat orang berhenti sebentar, lalu berjalan lagi.

Kemarin kita mendengar Paulus disangka dewa di Listra. Hari ini, di kota yang sama, ia dilempari batu, diseret ke luar kota, dan ditinggalkan karena disangka sudah mati. Dari sanjungan ke lemparan hanya berjarak beberapa ayat. Lalu datang kalimat yang paling hening dalam bacaan ini: ketika murid-murid berdiri mengelilingi dia, bangkitlah ia, lalu masuk ke dalam kota. Kota yang sama, yang baru saja melemparinya.

Dari mana keberanian macam itu? Injil hari ini menjawab: 'Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu.' Damai versi dunia adalah keadaan aman, tanpa gangguan. Damai versi Kristus adalah hati yang tetap teguh justru ketika keadaan tidak aman.

Maka nasihat Paulus selanjutnya kepada jemaat bukan teori: untuk masuk ke dalam Kerajaan Allah kita harus mengalami banyak sengsara. Ia baru saja membuktikannya dengan tubuhnya sendiri.

Kota mana yang tidak berani kumasuki lagi: rumah yang menyakitiku, pertemuan yang mempermalukanku, orang yang menolakku?

Tuhan, berilah aku damai-Mu, yang membuatku bangkit dan berani masuk kembali. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →