‹ Semua renungan

Rabu, 15 Mei 2030

Melepas yang Terbaik

Tim mana yang rela melepas pemain terbaiknya? Kampung mana yang mengikhlaskan warganya yang paling bisa diandalkan justru pindah?

Jemaat Antiokhia melakukannya. Ketika mereka beribadah dan berpuasa, Roh Kudus berkata: 'Khususkanlah Barnabas dan Saulus bagi-Ku untuk tugas yang telah Kutentukan.' Dua nama itu bukan pemain cadangan; merekalah pengajar terbaik jemaat. Dan jemaat menaati: berpuasa, berdoa, menumpangkan tangan, lalu membiarkan keduanya pergi.

Perhatikan urutannya. Perintah itu datang di tengah ibadah, bukan di tengah rapat anggaran. Jemaat yang tekun berdoa menjadi peka mendengar suara Roh. Dan jemaat yang murah hati tidak menggenggam erat orang-orang terbaiknya. Mereka percaya, apa yang dilepas demi Tuhan tidak pernah benar-benar hilang.

Dalam Injil, Yesus berkata: 'Barangsiapa percaya kepada-Ku, ia bukan percaya kepada-Ku, tetapi kepada Dia yang mengutus Aku.' Yesus sendiri menjalani hidup sepenuhnya sebagai utusan Bapa. Diutus dan mengutus adalah napas iman.

Kita pun sering diminta melepas. Anak yang terpanggil merantau atau masuk seminari. Rekan pelayanan yang pindah tugas. Sanggupkah kita memberkati kepergian itu, bukan menghalanginya dengan seribu alasan?

Tuhan, ajarilah aku dan komunitasku melepas dengan sukacita apa yang Engkau minta. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →