‹ Semua renungan

Rabu, 8 Mei 2030

Benih Tertiup Angin

Petani tahu betul: ada benih yang tumbuh justru di tempat yang tidak pernah ditanami. Terbawa angin, terjatuh dari paruh burung, hanyut oleh air hujan. Tahu-tahu di pinggir pagar tumbuh cabai.

Kemarin kita mendengar Stefanus mati dilempari batu. Hari ini akibatnya terasa: penganiayaan hebat pecah, dan jemaat tercerai-berai dari Yerusalem. Kelihatannya seperti kekalahan total. Tetapi Lukas mencatat kalimat yang mengejutkan: mereka yang tersebar itu menjelajah seluruh negeri sambil memberitakan Injil.

Penganiayaan itu seperti angin. Ia bermaksud memadamkan, ternyata malah menerbangkan benih. Filipus tiba di Samaria, orang lumpuh disembuhkan, dan sangatlah besar sukacita dalam kota itu. Kekuatan yang ingin membinasakan Gereja justru memperluas wilayah tumbuhnya.

Allah tentu tidak mengirim yang jahat. Tetapi Ia sanggup memakai yang jahat untuk menumbuhkan yang baik. Pindah tugas yang tidak kita inginkan, usaha yang tutup, rencana yang bubar di tengah jalan: siapa tahu itu angin yang sedang memindahkan benih ke tanah yang baru.

Kalau kita yang diterbangkan, sanggupkah kita berbuah di tempat jatuh kita?

Tuhan, bila hidupku diterbangkan ke tempat yang tidak kupilih, jadikanlah aku benih yang tumbuh di sana. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →