Selasa, 5 Maret 2030
Matematika Benih
Petani mana pun tahu matematika yang aneh ini: satu butir benih yang dilepas ke tanah pulang membawa ratusan butir pada musim panen. Tetapi syaratnya keras. Benih itu harus benar-benar dilepas dari genggaman. Benih yang disimpan di toples memang aman dan utuh, tetapi tidak menghasilkan apa-apa.
Kemarin kita melihat seorang muda yang pergi dengan sedih karena tidak sanggup melepas hartanya. Hari ini Petrus angkat bicara: kami ini telah meninggalkan segala sesuatu dan mengikut Engkau. Jawaban Yesus mengejutkan: setiap orang yang meninggalkan rumah, saudara, atau ladang karena Injil akan menerima kembali seratus kali lipat, sekarang, pada masa ini juga. Bukan nanti saja di surga.
Ini bukan janji manis tanpa kaki. Siapa memberi diri bagi Tuhan memang menemukan keluarga baru di mana-mana, rumah yang terbuka di mana-mana. Tetapi Yesus jujur: sekalipun disertai berbagai penganiayaan. Panen seratus kali lipat tumbuh di ladang yang sama dengan salib.
Jangan-jangan selama ini kita menyimpan hidup rapat-rapat di toples, takut kehilangan, dan karena itu tidak pernah panen.
Apa yang hari ini berani kita tabur, bukan kita simpan?
Tuhan, ajarilah aku matematika-Mu: berani melepas supaya menerima berlipat ganda. Amin.