‹ Semua renungan

Senin, 7 Januari 2030

Apa yang Kamu Cari

Di pasar, penjual yang berpengalaman bisa menebak pembeli dari cara ia melangkah. Ada yang datang dengan daftar di kepala, langsung ke lapak yang dituju. Ada yang berjalan pelan, matanya menyapu ke sana kemari, sebenarnya belum tahu mau apa. Pertanyaan pertama yang keluar biasanya sama: cari apa?

Itu juga kalimat pertama yang Yesus ucapkan dalam Injil Yohanes. Ketika dua murid mulai mengikuti-Nya, Ia menoleh dan bertanya: apakah yang kamu cari? Bukan siapa namamu, bukan dari mana asalmu. Ia langsung menyentuh yang paling dalam, yaitu apa yang sesungguhnya sedang dicari hati mereka.

Jawaban mereka menarik. Bukan sesuatu, melainkan sebuah tempat. Rabi, di manakah Engkau tinggal? Mereka tidak ingin menerima keterangan, mereka ingin tinggal bersama. Dan Yesus menjawab dengan undangan, bukan penjelasan: marilah dan kamu akan melihatnya. Hari itu mereka tinggal bersama Dia, dan hidup Andreas berubah selamanya. Yang pertama ia lakukan sesudahnya adalah menjemput saudaranya, Simon.

Surat Yohanes menegaskan bahwa iman selalu kelihatan buahnya. Barangsiapa berbuat kebenaran, dialah yang benar. Mencari Yesus yang sungguh-sungguh tidak berhenti pada rasa hangat di hati, ia melimpah menjadi perbuatan dan kepedulian kepada saudara.

Maka hari ini pertanyaan itu kembali ditujukan kepada kita, sejujur pertanyaan penjual di pasar. Selama ini, sebenarnya apa yang kita cari? Dan kalau kita menemukan-Nya, siapa saudara yang akan kita ajak untuk ikut datang?

Tuhan, Engkau bertanya apa yang kucari. Murnikanlah pencarianku, agar yang kudamba bukan sekadar berkat-Mu, melainkan Engkau sendiri. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →