Kamis, 20 Desember 2029
Nama-nama yang Panjang
Sebagian keluarga menyimpan catatan silsilah, entah di buku tua atau dalam ingatan orang paling sepuh. Menelusuri trah semacam itu selalu menarik, sebab di dalamnya bukan hanya nama orang-orang mulia. Ada juga leluhur yang kisahnya lebih baik tidak diceritakan, yang lahir dari perkawinan yang rumit, atau yang namanya diucapkan setengah berbisik.
Injil hari ini membuka dengan daftar nama yang panjang, silsilah Yesus dari Abraham sampai Yusuf. Sekilas membosankan. Tetapi jika dibaca pelan, daftar itu mengejutkan. Di sana ada Tamar, ada Rahab si perempuan sundal, ada Rut orang asing, ada perempuan yang dahulu isteri Uria. Ada raja-raja besar, dan ada raja-raja yang mempermalukan Allah.
Allah memilih menjadi manusia lewat garis keturunan yang seperti itu. Bukan silsilah yang bersih tanpa cela, melainkan yang penuh simpul dan noda. Ia tidak menunggu keluarga yang sempurna untuk memasuki dunia. Ia masuk justru lewat sejarah yang berantakan, dan menebusnya dari dalam.
Ini kabar baik bagi setiap keluarga yang punya bab-bab yang ingin disembunyikan. Tuhan tidak malu pada silsilah yang tak rapi. Ia sanggup menenun rencana keselamatan justru dari benang-benang yang kusut.
Adakah bagian dari sejarah keluargaku yang kukira terlalu buruk untuk dipakai Tuhan?
Tuhan, Engkau masuk ke dunia lewat silsilah yang tak sempurna. Tebuslah juga sejarah keluargaku, dan tenunlah kebaikan dari yang kusut. Amin.