‹ Semua renungan

Senin, 19 November 2029

Teriakan di Pinggir Jalan

Suara orang kecil gampang ditelan keramaian. Di rapat kampung, yang duduk paling belakang jarang didengar. Di jalan raya, klakson mengalahkan sapaan. Dunia punya cara halus untuk menyuruh diam orang yang dianggap tidak penting.

Pengemis buta di Yerikho itu tahu betul rasanya. Ketika ia berteriak, Yesus, Anak Daud, kasihanilah aku, orang-orang yang berjalan di depan menegornya supaya diam. Rombongan sedang lewat; jangan mengganggu acara. Tapi ia justru berseru semakin keras. Dan keajaiban hari itu terjadi dalam satu kata sederhana: Yesus berhenti. Seluruh rombongan besar itu ikut berhenti demi satu suara yang tadinya mau dibungkam.

Lalu keluarlah pertanyaan yang indah itu: apa yang kaukehendaki supaya Aku perbuat bagimu? Yesus tidak menebak-nebak kebutuhan orang. Ia memberi ruang bagi si buta menyuarakan kerinduannya sendiri: Tuhan, supaya aku dapat melihat.

Ada dua ajakan hari ini. Pertama, jangan biarkan siapa pun membungkam doamu; berserulah makin keras justru ketika keadaan menyuruhmu diam. Kedua, jangan ikut-ikutan menjadi kerumunan yang menyuruh diam suara orang kecil di sekitar kita.

Yesus, Anak Daud, kasihanilah aku. Buatlah aku dapat melihat, dan buatlah aku mau mendengar. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →