Kamis, 8 November 2029
Yang Satu Itu Dicari
Kemarin kita mendengar tuntutan yang berat: siapa tidak melepaskan diri dari segala miliknya, tidak dapat menjadi murid-Nya. Hari ini kita diperlihatkan sisi lain dari Allah yang menuntut itu. Ia ternyata pencari yang tidak bisa diam.
Pernah kehilangan kunci di rumah? Satu benda kecil, tapi seisi rumah dibongkar. Laci dibuka semua, kolong ditengok, kantong baju kemarin digeledah. Dan begitu ketemu, leganya diumumkan ke semua orang serumah.
Begitulah dua gambar yang dipakai Yesus hari ini: gembala meninggalkan sembilan puluh sembilan domba demi mencari satu yang sesat, dan perempuan yang menyalakan pelita serta menyapu rumah demi satu dirham. Satu. Bagi Allah, yang satu itu layak dicari sampai ketemu. Dan waktu ketemu, sukacitanya sampai ke surga: ada pesta bagi satu orang berdosa yang bertobat.
Santo Carolus Borromeus yang kita kenang hari ini menghidupi gambar itu. Ketika wabah melanda Milan, uskup muda ini tidak mengunci diri di kediamannya. Ia keluar, mencari domba-dombanya yang sakit satu per satu, sampai hartanya habis untuk mereka.
Kalau hari ini kita merasa seperti yang hilang itu, dengarlah baik-baik: kita sedang dicari.
Tuhan, Gembala yang baik, carilah aku setiap kali aku menjauh, dan ajarilah aku ikut mencari yang hilang. Amin.