‹ Semua renungan

Rabu, 31 Oktober 2029

Pintu yang Sesak

Bacaan I Roma 8:26-30 Mazmur Mazmur 13:4-6 Injil Lukas 13:22-30

Gang menuju rumah nenek terlalu sempit untuk mobil. Siapa pun yang mau berkunjung harus turun, berjalan kaki, dan membawa seperlunya saja. Kardus besar oleh-oleh kadang harus dijinjing bergantian, dimiringkan. Gang itu tidak menolak siapa-siapa; ia hanya menolak yang tidak mau repot.

Kemarin Kerajaan Allah diumpamakan biji paling kecil. Hari ini pintunya pun ternyata kecil: "Berjuanglah untuk masuk melalui pintu yang sesak itu!" Ada orang bertanya kepada Yesus berapa jumlah yang diselamatkan. Ia tidak menjawab dengan angka, melainkan dengan arah: jangan sibuk menghitung, sibuklah berjuang masuk. Pintu sesak tidak bisa dilewati sambil memikul kesombongan, dendam, dan segala yang kita rasa wajib dibawa.

Yang menghibur, dari pintu sekecil itu ternyata mengalir rombongan besar: orang akan datang dari Timur dan Barat, dari Utara dan Selatan, dan duduk makan di dalam Kerajaan Allah. Sempit pintunya, luas ruangannya.

Dan kita tidak berjuang sendirian. Roh, kata Paulus, membantu kita dalam kelemahan dan berdoa untuk kita dengan keluhan yang tidak terucapkan, sebab Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk kebaikan mereka yang mengasihi Dia. Hari ini, bawaan apa yang perlu kita tinggalkan di mulut gang?

Tuhan, ringankanlah aku dari segala yang menyesakkan langkahku menuju pintu-Mu. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →