‹ Semua renungan

Selasa, 9 Oktober 2029

Duduk Dulu

Tamu datang, dan dapur langsung riuh. Air dijerang, gorengan diangkat, gelas dijajar. Di ruang tamu, si tamu sebenarnya cuma ingin satu hal: ada yang duduk menemaninya bercakap-cakap.

Kemarin Yesus menutup kisah orang Samaria dengan perintah "pergilah, dan perbuatlah demikian". Hari ini seolah dibalik. Marta yang sibuk melayani justru ditegur halus, dan Maria yang hanya duduk mendengarkan dipuji telah memilih bagian terbaik. Mana yang benar: pergi berbuat atau duduk mendengar?

Dua-duanya. Tetapi urutannya tidak boleh terbalik. Pelayanan yang tidak lahir dari mendengarkan lama-lama berubah menjadi kesibukan yang gelisah, seperti Marta yang akhirnya menyalahkan adiknya dan menggugat Tuhan sekaligus. Perbuatan baik pun bisa kehilangan jiwa kalau tidak pernah duduk.

Yunus dalam bacaan pertama menerima firman "untuk kedua kalinya". Ia baru berhasil di Niniwe setelah melewati tiga hari sunyi di perut ikan, tempat ia tidak bisa apa-apa kecuali berdoa. Sunyi dulu, baru berseru. Duduk dulu, baru melayani. Hari ini, sudahkah kita menyediakan kursi bagi Tuhan sebelum menyediakan gorengan bagi dunia?

Tuhan, ajarilah aku duduk diam di dekat-Mu, supaya pelayananku tidak kehilangan jiwa. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →