‹ Semua renungan

Senin, 1 Oktober 2029

Kota yang Ramai Anak

Tanda kampung yang sehat itu sederhana. Bukan gapura megah di mulut jalan. Bukan aspal yang mulus. Tandanya: kakek dan nenek berani duduk berjemur di depan rumah, dan anak-anak bebas bermain di gang sampai sore. Kalau yang paling rapuh merasa aman, berarti seluruh kampung baik-baik saja.

Zakharia melukis kota impian Allah persis seperti itu. Bukan benteng. Bukan istana. "Akan ada lagi kakek-kakek dan nenek-nenek duduk di jalan-jalan Yerusalem, dan jalan-jalan kota itu akan penuh dengan anak-anak yang bermain-main di situ." Ukuran kota yang dipulihkan Allah adalah nyamannya orang-orang kecil.

Sementara itu para murid sibuk bertengkar soal siapa yang terbesar. Yesus tidak berpidato panjang. Ia mengambil seorang anak kecil, menempatkannya di samping-Nya, lalu berkata: yang terkecil di antara kamu sekalian, dialah yang terbesar.

Hari ini Gereja mengenang Teresia dari Kanak-Kanak Yesus. Ia tidak pernah pergi jauh dan tidak dikenal orang semasa hidupnya, namun menjadi besar lewat jalan kecil: kasih dalam perkara sehari-hari. Pertanyaannya bagi kita: siapa orang paling kecil di rumah dan lingkungan kita, dan sudahkah mereka merasa aman di dekat kita?

Tuhan, jadikanlah aku tempat yang aman bagi orang-orang kecil-Mu. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →