‹ Semua renungan

Rabu, 26 September 2029

Tas yang Terlalu Penuh

Bacaan I Ezra 9:5-9 Mazmur Tobit 13:2-4,6-8 Injil Lukas 9:1-6

Perhatikan orang berkemas untuk bepergian. Semakin cemas, semakin penuh tasnya. Payung dibawa takut hujan, jaket takut dingin, obat-obatan takut sakit. Sampai-sampai perjalanan itu sendiri menjadi berat oleh persiapan menghadapi hal-hal yang belum tentu terjadi.

Yesus mengutus kedua belas murid dengan aturan yang berlawanan dengan naluri kita: jangan membawa apa-apa dalam perjalanan, jangan tongkat, jangan bekal, jangan roti, jangan uang, jangan dua helai baju. Kejam? Tidak. Yesus sedang mengajarkan sesuatu lewat tas kosong itu: pembawa kabar tentang Allah yang memelihara harus lebih dulu hidup dari pemeliharaan itu. Bagaimana orang percaya pada kabar itu, kalau pembawanya sibuk mengamankan diri sendiri?

Lagi pula, ada rahasia yang diketahui setiap musafir: makin ringan bawaan, makin jauh kaki melangkah. Beban sering bukan pemberat dari luar, melainkan pilihan kita sendiri.

Doa Ezra dalam bacaan pertama menunjukkan bekal yang sesungguhnya: kesadaran akan kasih karunia. Di dalam perbudakan pun, katanya, kami tidak ditinggalkan Allah kami.

Barang apa dalam tas hidup kita yang sebenarnya hanya wujud dari kecemasan?

Tuhan, ringankanlah bawaanku, dan jadilah Engkau sendiri bekalku. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →