Jumat, 7 September 2029
Kantong Kulit Tua
Tukang tambal ban tahu aturannya: ban dalam yang sudah rapuh tidak kuat menahan tambalan baru. Ditambal hari ini, bocor lagi besok di tempat lain. Ada saatnya bukan tambalan yang dibutuhkan, melainkan penggantian.
Yesus memakai gambar serupa: anggur baru akan mengoyakkan kantong kulit yang tua. Anggur baru masih bekerja, masih beragi, masih mengembang. Kantong tua sudah kaku, tidak bisa mengikuti gerak itu. Yang tua bukannya jelek; ia hanya sudah berhenti lentur.
Kemarin kita melihat Simon dan kawan-kawannya meninggalkan segala sesuatu demi mengikut Yesus. Hari ini kebiasaan lama datang mempertanyakan cara hidup baru itu: mengapa murid-murid-Mu tidak berpuasa seperti kami? Yesus menjawab dengan gambar pesta: sekarang waktunya sukacita, sebab mempelai masih bersama mereka. Kebiasaan rohani yang baik pun bisa menjadi kaku bila ia berhenti mengikuti gerak Allah yang hidup.
Santo Gregorius Agung yang dikenang hari ini menuang pujian Gereja ke wadah yang diperbarui; dari zamannya kita mewarisi nyanyian yang sampai kini disebut gregorian. Isi yang sama, kantong yang lentur.
Di bagian mana hati kita mulai mengeras, sehingga anggur baru Tuhan tidak lagi tertampung?
Tuhan, lembutkanlah hatiku yang kaku, agar rahmat-Mu yang baru menemukan tempat. Amin.