Sabtu, 4 Agustus 2029
Sangkakala Yobel
Bayangkan sebuah tahun ketika semua utang dihapus. Tanah yang terpaksa dijual karena kepepet kembali kepada pemiliknya. Orang boleh pulang ke tanah asalnya tanpa menanggung malu. Terlalu indah untuk nyata? Itulah tahun Yobel yang diperintahkan Tuhan kepada Israel, setiap lima puluh tahun sekali.
Namanya berasal dari yobel, tanduk domba yang ditiup sebagai sangkakala. Satu bunyi panjang, dan seluruh negeri tahu: hari pembebasan telah tiba. Menariknya, pembebasan itu dibuka pada hari Pendamaian. Seakan Tuhan berkata, sebelum manusia dibebaskan dari utang harta, ia lebih dulu dibebaskan dari utang dosa.
Hari ini Gereja mengenang Santo Yohanes Maria Vianney, pastor sederhana dari Ars. Ia menghabiskan belasan jam sehari di kamar pengakuan dosa. Orang datang dari jauh, antre berjam-jam, hanya untuk mendengar satu kalimat: dosamu diampuni. Vianney seolah menjadi sangkakala Yobel yang hidup, meniupkan kabar pembebasan satu per satu.
Kita sering menunggu hari besar untuk memulai hidup baru. Padahal setiap pengakuan yang tulus adalah Yobel kecil. Utang lama dihapus, kita boleh pulang.
Adakah beban yang terlalu lama kupikul, padahal Tuhan sudah lama menyiapkan penghapusannya?
Tuhan, tiupkanlah sangkakala pengampunan-Mu dalam hatiku. Bebaskan aku dari utang yang tak sanggup kulunasi, dan izinkan aku pulang. Amin.