‹ Semua renungan

Sabtu, 12 Mei 2029

Datang Langsung

Di banyak rumah ada anak yang tidak berani langsung meminta kepada ayah. Ia menitip pesan lewat ibu. Bu, tolong bilang ke bapak, begini begini. Seakan ayah adalah pejabat jauh yang hanya bisa didekati lewat perantara. Padahal sang ayah, kalau tahu, mungkin justru sedih: mengapa tidak datang saja langsung kepadaku?

Yesus menyingkap sesuatu yang serupa tentang doa. Sampai sekarang, kata-Nya, kamu belum meminta sesuatu pun dalam nama-Ku. Mintalah, maka kamu akan menerima, supaya penuhlah sukacitamu. Lalu Ia menambahkan kalimat yang membongkar salah paham lama: tidak Aku katakan bahwa Aku akan meminta bagimu kepada Bapa, sebab Bapa sendiri mengasihi kamu. Yesus tidak menggambarkan Bapa sebagai atasan galak yang harus dilunakkan dulu oleh perantara. Bapa sudah lebih dulu mengasihi.

Kita gampang membayangkan Allah seperti pejabat sibuk yang hanya mau menerima kita kalau ada yang menjamin. Maka doa terasa seperti mengurus surat berlapis-lapis. Yesus meruntuhkan gambaran itu. Pintu ruang Bapa terbuka, dan yang menunggu di dalam bukan wajah masam, melainkan kasih yang sudah ada sebelum kita mengetuk.

Hari ini, adakah permintaan yang kita tahan-tahan karena merasa tak layak menghadap? Bapa sendiri mengasihi kita. Datang saja langsung.

Bapa, terima kasih Engkau lebih dulu mengasihi aku. Ajarilah aku datang langsung kepada-Mu, tanpa ragu dan tanpa berlapis-lapis. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →