‹ Semua renungan

Kamis, 19 April 2029

Tarikan Halus

Anak kecil yang asyik bermain di ujung gang tidak selalu perlu dipanggil pulang. Kadang cukup aroma masakan ibunya lewat angin sore, dan kakinya berjalan sendiri ke rumah. Ada tarikan yang bekerja tanpa suara.

Yesus memakai bahasa itu dalam Injil hari ini: tidak ada seorang pun yang dapat datang kepada-Ku, jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa. Iman ternyata bukan pertama-tama hasil kecerdasan atau usaha kita. Sebelum kita melangkah, sudah ada tarikan halus yang mendahului. Kerinduan yang muncul entah dari mana, gelisah ketika lama jauh dari Tuhan, mata yang tiba-tiba basah waktu mendengar lagu rohani: semua itu bukan kebetulan. Itu aroma dari rumah Bapa.

Bacaan pertama memperlihatkan tarikan itu bekerja. Filipus, yang kemarin memberitakan Injil di Samaria, dituntun ke jalan sunyi ke arah Gaza. Di sana seorang pembesar Etiopia sedang membaca kitab Yesaya tanpa mengerti. Ia sudah ditarik jauh-jauh dari negerinya untuk beribadah; Allah tinggal mengutus seorang pembimbing, dan air baptisan pun ditemukan di padang gurun.

Hari ini Gereja mengenang Santo Georgius, perwira yang tarikan Kristus dalam dirinya terbukti lebih kuat daripada karier dan takut mati. Kita mungkin tidak diminta semartir itu. Kita hanya diminta tidak melawan tarikan yang sama: bila hati diajak berdoa, jangan ditunda; bila dipanggil pulang, pulanglah.

Bapa, terima kasih untuk tarikan halus yang tak pernah berhenti bekerja dalam hatiku. Jadikan aku peka dan taat kepadanya. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →