‹ Semua renungan

Senin, 16 April 2029

Karena Roti Kemarin

Setiap orang pernah punya kenalan yang hanya muncul saat butuh. Bertahun-tahun tak ada kabar, tiba-tiba pesannya panjang dan ramah, dan di ujungnya ada pinjaman. Kita tetap menolongnya, tetapi ada yang terasa mengganjal: yang ia cari bukan kita, melainkan apa yang bisa kita berikan.

Orang banyak dalam Injil hari ini rela naik perahu menyeberangi danau demi menemukan Yesus. Kelihatannya sangat saleh. Tetapi Yesus membaca isi hati mereka dan berkata terus terang: kamu mencari Aku bukan karena kamu telah melihat tanda-tanda, melainkan karena kamu telah makan roti itu dan kamu kenyang. Mereka mengejar Yesus karena roti kemarin. Perut yang pernah kenyang ingin kenyang lagi.

Yang menghibur, Yesus tidak mengusir mereka. Ia hanya mengarahkan ulang: bekerjalah bukan untuk makanan yang akan binasa, melainkan untuk makanan yang bertahan sampai kepada hidup yang kekal. Ia tidak mematikan kerinduan mereka, melainkan memperdalamnya.

Baiklah kita periksa doa kita sendiri. Kalau isinya ditimbang, berapa bagian daftar permintaan, dan berapa bagian kerinduan akan Dia sendiri? Meminta itu tidak salah, Yesus sendiri mengajar kita meminta rezeki harian. Yang perlu dijaga hanyalah arahnya: jangan sampai kita mencintai pemberian-Nya lebih daripada Pemberinya.

Sebab roti kemarin akan habis lagi besok pagi. Dia yang memberi roti itulah yang tinggal selamanya.

Tuhan, aku sering datang kepada-Mu karena lapar akan pemberian-Mu. Ajarilah aku lapar akan Engkau sendiri. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →