‹ Semua renungan

Sabtu, 17 Maret 2029

Sebelum Didengar

Kemarin kita mendengar orang banyak sibuk menebak-nebak asal-usul Yesus dan berusaha menangkap-Nya. Hari ini pertengkaran itu memanas. Sebagian berkata Ia nabi, sebagian berkata Mesias, sebagian menolak, "Mesias tidak datang dari Galilea!"

Lihat cara mereka menolak: bukan dengan mendengarkan apa yang Yesus katakan, melainkan dengan menimbang dari mana Ia berasal. Prasangka soal asal-usul mengunci telinga sebelum kata pertama sempat masuk. Orang Galilea, kampungan, mana mungkin.

Di tengah keriuhan itu, satu suara berani muncul. Nikodemus, yang pernah datang kepada Yesus pada malam hari, bertanya pelan, "Apakah hukum Taurat kita menghukum seseorang, sebelum ia didengar dan sebelum orang mengetahui apa yang telah dibuatnya?" Sebuah pertanyaan sederhana yang membongkar seluruh ketidakadilan itu. Mereka sudah memvonis sebelum mendengar.

Yeremia mengenal rasa itu. "Aku dulu seperti anak domba jinak yang dibawa untuk disembelih," katanya, sementara orang bermufakat menghabisinya. Orang benar sering dihakimi lebih dulu, baru dicari-cari alasannya kemudian.

Betapa mudahnya kita menjatuhkan vonis dari kejauhan: lewat satu potongan kabar, satu cerita sepihak, satu label. Kita menolak seseorang karena "dari mana ia berasal", dan lupa bertanya apa sebenarnya yang ia katakan.

Siapa yang sudah kuvonis hari ini, padahal aku belum sungguh mendengarnya?

Tuhan, tahan aku dari menghukum sebelum mendengar. Beri aku keberanian Nikodemus untuk membela yang diperlakukan tidak adil. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →